Su’udzon


========
Su’udzon
========
Saat tiba di IGD, daftar untuk di rawat cepat, karena dokter memutuskan untuk opname (rawat inap), maka saya si suruh untuk tanya da kamar apa ngga?.
-Resepsionis : bentar yaa saya carikan (telepon), tak lama di jawab, bapak kalo kelas 1 sudah penuh bapak.
-Saya : gpp kelas 2 juga boleh,
-Rs : telepon…… tanya kelas 2, kemudian dijawab, maap bapak kelas 2 jg penuh… tapi ada info kalau kelas 3 ada, tapi isteri bpk kan fasilitas kelas 1
-Saya : sudah gpp, pokok bisa ditangani dahulu.
-Rs : kelas 3 di kunci (lock), artinya sudah di tempati.
1.5 jam kemudian budhe di bawa ke ruangan kelas 3…. saat masuk, bener nangis batin, kok gini yaa naseb… kemudian budhe, saya besarkan hati : focuskan pada sakit, jgn pada ruangan, anggap aja kena musibah tsunami, terlempar g tahu dimana dirinya, berdoa saja agar sakit kamu gak terasa…. bener kok menangis, nelongso spt BPJS dan RS main main dengan orang sakit.
-Saya : iseng2 anak dan sodara2 ngintip2, ruangan2 kelas 1 dan kelas 2, ternyata banyak yang kosong
SU’UDZON MULAI canpur MARAH, kemudian kasih tahu berita itu, pak/ mas di kelas 1 dan 2 masih banyak yang kosong, saya jawab biyar aja rejeki kita memang disini, jgn membuat gaduh di RS, kita perlu bantuan RS, berdoalah agar yang gak nyaman menurut rasa kamu, menjadi enak dan nyaman sehingga ibu/kakak kamu bisa di tangani dg baik. Baca lebih lanjut

Iklan

Ukur dompet kita


Jangan bandingkan pelayanan paviliun dg kelas, sesuaikan dg dompet kita

===============
Pasien pasti minta pelayanan prima di rumah sakit.
Saat budhe masuk ruang kelas 3, banyak yg kasih masukan, budhe klo di kelas 3, apa ngga lama ntar operasinya ?
Saya : terus gmn ?
konco : pindahkan ke paviliun, agar dapat pelayanan prima !
Saya : apa anda pernah mengalami ?
Konco : katanya sih ! Baca lebih lanjut

Pengalaman


  1. Jangan berdebat yg kita gak tahu
    ============================
    Tabrakan/tabrak lari, BPJS tak mau mbay8ar (cover), karena itu ranah jasa raharja,
    Saat awal korban di bawa ke IGD, petugas penerima pasien IGD minta data2 bpjs, ditanya sakitnya apa, saat di jawab tabrak lari, maka loket beri surat pengantar ke polrestabes sby, urusannya semua di pusatkan di polsek dukuh kupang untuk bagian kecelakaan di surabaya.
    Pasien tetep dilayani bpjs sesuai kelasnya.
    Urusan kecelakaan ditangani satlantas mendatangi TKP untuk olah tkp, kemudian di buatkan surat pengantar ke jasa raharja, bila saksi2nya sesuai….. dari jasa raharja ada surat keterangan JR mengcover korban tabrakan maksimal 20 juta….. untuk di serahkan admisi bpjd di rumah sakit kelebihannya bila plavon lebih 20 jt di tanggung BPJS, sehingga korban bayar Rp.0,-
    Semoga pengalaman ini, kita tak menduga duga kenapa bpjs tak mau bayar, jawabnya sakit akibat kecelakaan adalah JR, bila korban jatuh di rumah BPJS yg menanggung sesuai UU yg ada.
  2. #mariTidakSuudzodDuluPadainstansiYangAda.
    Yg urgen kita tertolong dahulu dari pada berdebat, mengenai yg kita ga tahu, sedang petugas gak berani belok dari aturan

Baca lebih lanjut

Oleh oleh jumatan


Oleh oleh jumatan
================
Kata pak khotib : sabda Rosulullah saw : rusaknya umatku karena :
1. Tak punya ilmu, ini karena malas, majelis taklim tak di kunjungi, sehingga buta ato masa bodoh pada halal haram, acuh pada ibadah yg benar.
2. Seneng menghitung hitung harta tapi tak mau mengeluarkan zakat (harta bukan miliknya), karena banyak orang yg cinta harta, gandengannya takut mati, dia mengira harta itu bisa mengekalkan dirinya.

يَحْسَبُ أَنَّ مَالَهُ أَخْلَدَه
ُdia mengira bahwa hartanya itu dapat mengekalkannya.

semoga kita mau nambah ilmu agama, agar bekal kita menuju surga sempurnya, katanya katanya….

Sekian, semoga ada manfaatnya

selamat untuk KOTAku 10 NOPEMBER 2017


selamat untuk KOTAku (SUROBOYO)10 NOPEMBER 2017

HARI PAHLAWAN menyusuri lorong lorong perumahan dan kampung kampung
tak sampai 1 persen yang mengibarkan benderasungguh miris melihat FENOMENA ini
hari PATRIOTISME arek suroboyo, namundi KOTA ini sendiri tak mampu memberi contoh.
sebenarnya pantas sih sebagai KOTA PAHLAWAN ?
Baca lebih lanjut

MILAD BOJOKU KE 56


untukmu ISTERIku ku ucapkan :
SELAMAT MILAD “pie b’day”s dan sehat
Selalu dalam keberkahan GUSTI ALLAH Baca lebih lanjut

Hikmah atas meninggalnya Ibu-ku


Hikmah atas meninggalnya Ibu-ku
(ibu Samiati Sadono biasa di panggil Ibu Soegiri)
======================================
sepintas proses kematian itu hal lumrah (biasa), namun saya merenung ada apa di balik meninggalnmya ibu mertuaku ini !.
Ibu soegiri seorang wanita tangguh, sabar dan punya kepribadian yang patut di tiru anak cucu serta cicitnya kelak, beliau selalu melindungi semua putra putri tanpa kecuali, baik anak2 yang patuh maupun yang sedikit kepatuhannya, selalu di bela dan di doakan agar suatu saat kelak bisa menjadi manusia sempurna (itu pesan yang selalu saya dengar).
Proses kematian ibu mertuaku termasuk cepat dan singkat bila di runut dari macam2 penyakit yang di derita, namun karena beliau rajin berobat ke rumah sakit selama kurang lebih 20 tahunan, namun beliau nampak segar dan sehat selalu, padahal setiap kontrol ke dokter obat yang harus di ambil satu keresek penuh, bisa kita bayangkan betapa malasnya bila itu menimpa orang lain, tapi ibuku ini tetep rutin konsumsi obatnya, baik oral maupun yang suntik, apa kata beliau kok rajin konsumsi obat, agar dirinya masih bisa momong anak2, cucu2 dan cicit2nya, agar bisa memberikan teladan dan kemakmuran HATI (kesabaran) pada keluarga besarnya, hidupnya bisa bermanfaat untuk keluarga besarnya baik keluarga kecilnya (bapak, ibu dan anak, cucu dan cicitnya), maupun keluarga besarnya (keluarga SADONO), semua adek2nya di rangkul, ponakan2nya di nasehati, cucu dan cicit ponakan di beri kasih sayang yang sama tanpa membedakan status sosial, agama dan kebiasaan. kini kebiasaan itu akan hilang; beliau selalu memberikan sedekah untuk sodara2, ponakan dan cucu, cicit ponakan semua yang datang baik lebaran maupun ngga inshaa allah diberi angpo, lhaa yang seperti ini sulit di tiru bila tidak dibiasakan mulai awal.

Baca lebih lanjut