TIGA UNTUK TIGA


Assalamualaikum,

Hidup di dunia bagi seorang mukmin merupakan daftar panjang menghadapi aneka ujian yang datang dari Allah Sang Pencipta Yang Maha Berkehendak lagi Maha Kuasa. Terkadang hidup diwarnai dengan kondisi suka dan terkadang dengan kondisi duka. Seorang mukmin tidak pernah mengeluh apalagi menyalahkan Allah ketika sedang diuji dengan kesulitan hidup. Ia selalu berusaha untuk tetap bersabar manakala ujian duka melanda hidupnya. Sebaliknya seorang mukmin tidak bakal lupa bersyukur tatkala sedang diuji dengan karunia kenikmatan dari Allah. Demikian indah dan bagusnya respon seorang mukmin menghadapi aneka ujian hidup sehingga Nabi Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam mengungkapkan ketakjuban beliau.
Baca lebih lanjut

Catatan Abriansyah M. Noor: “Kami tetapkan didalam rahim”


Firman Allah swt :

لِّنُبَيِّنَ لَكُمْ وَنُقِرُّ فِي الْأَرْحَامِ مَا نَشَاء إِلَى أَجَلٍ مُّسَمًّى

Artinya :

“Agar kami jelaskan kepada kamu dan kami tetapkan dalam rahim, apa yang kami kehendaki sampai waktu yang sudah ditentukan.”
(QS. Al Hajj : 22)

Ibnu Katsir mengatakan bahwa makna dari “agar kami jelaskan kepada kamu dan kami tetapkan dalam rahim, apa yang kami kehendaki sampai waktu yang sudah ditentukan.” adalah janin itu kadang kokoh berada didalam rahim tidak keluar atau jatuh/keguguran.
Baca lebih lanjut

Banyak Yang Haram dirumah kuuuu……. gara-gara kamu.


Melengkapi catatan dr. Islisyah Asman, ada beberapa artikel yang menarik untuk ditelaah. Perlu untuk dketahui oleh kita semua, khususnya manusia seperti abah yang dari desa, bila sewaktu-waktu belanja di pasar-pasar moderen.

Dalam aturan Islam, salah satu bahan yang perlu dikritisi kehalalannya adalah bahan yang berasal dari hewan. Kehalalan bahan asal hewan tidak saja ditentukan dari asal hewannya, tapi juga cara penyembelihannya. Membanjirnya produk impor ke negari kita, mengharuskan konsumen untuk lebih teliti mengenali produk-produk yang mengandung produk hewani yang jelas-jelas haram atau minimal subhat.
Berikut ini istilah bahan-bahan haram yang jamak dipakai.
Baca lebih lanjut

Andai Semua “Muridku Membaca” dan ngerteni isinya……….


Filosofi Pohon Kelapa (Kisah ketawadlu’an Kyai Hamid Pasuruan)

Dewasa ini. Kita pasti mengetahui, bahwasanya guru mana yang tidak mau semua muridnya berhasil dan sukses dalam mata pelajarannya. Tak ayal jika guru ketika berada di rumah sang guru mondar-mandir, ke sana ke mari, hanya perlu memikirkan metode pengajaran yang mudah dipaham oleh para muridnya.

Hal inilah yang pernah dialami oleh Ust. H. Syamsul huda, seniman kaligrafi berkaliber nasional jebolan Pondok Pesantren Salafiyah. Selain sangat ahli dalam masalah seni tulis dan lukis kaligrafi, beliau juga sangat ahli dalam masalah ilmu Nahwu.
Baca lebih lanjut

Munajat di Zaman Kezaliman


Untuk dulur”Q dan ponakanQ yang sedang diDERA dengan Kekuasaan !!
Pantang untuk menyerahkan diriMU pada pelukan SETAN

Semoga mereka diberi kekuatan dan kilatan cahaya Ilahi, menjadi pasukan kekasih-Nya untuk melumpuhkan musuh-musuh-Nya
Baca lebih lanjut

Catatan Abah Heri: MENJAGA PINTU PERZINAHAN, Pakai Satpam ?


“Jangan kamu ikuti pandangan pertamamu dengan pandangan kedua dan selanjutnya. Milik kamu adalah pandangan yang pertama, tapi yang kedua bukan”.Melihat adalah sumber dari segala bencana yang menimpa diri manusia. Melihat melahirkan lamunan atau khayalan, khayalan, dan khayalan melahirkan pemikiran, pikiran melahirkan syahwat, dan syahwat melahirkan kemauan, kemauan itu lantas menguat, kemudian menjadi tekat kuat dan terjadi apa yang selagi tidak ada yang menghalanginya. Kalau demikian apakah kita tidak boleh melihat kepada lawan jenis kita ?
Baca lebih lanjut

Catatan Azis Setiawan: JANGAN MEMBICARAKAN AIB ORANG LAIN


“Seorang mukmin adalah cermin bagi mukmin lainnya. Apabila melihat aib padanya, dia segera memperbaikinya.” (Al-Bukhari)

Tidak ada manusia yang sempurna dalam segala hal. Selalu saja ada kekurangan. Boleh jadi ada yang indah dalam rupa, tapi ada kekurangan dalam gaya bicara. Bagus dalam penguasaan ilmu, tapi tidak mampu menguasai emosi dan mudah tersinngung, kuat di satu sisi, tapi lemah di sudut yang lain.
Baca lebih lanjut