Kalau Allah pengen siapa yang bisa Cegah ?


Ilustrasi

Pagi ini (20 Pebruari 2010), Jl. Soekarno Hatta Bangkalan dipenuhi siswa SMADA, sepintas mirip ada aksi DEMO, banyak pengendara bertanya tanya, ada apa, sih kok ga biasanya SMADA se pagi ini siswanya belum pada masuk ke sekolah.

Seperti sudah ada firasat, BUNDA kemaren di statusnya berdo’a untuk masyarakat Jakarta timur yang kebanjiran hampir 1 meter, semoga cepet surut airnya, ehhhh kok yaaa nyambung dengan kejadian di SMADA hari ini (20 Pebruari 2010), lapangan basket digenangi air, sehingga siswa kesulitan untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar, sebenarnya masuknya air tak sampai ke dalam kelas kelas, hanya jalan menuju kelas tergenang sampai mata kaki, namun khawatiran banjir dimanfaatkan siswa untuk semprot semprotan, malah fatal, akhirnya rapat singkat dewan guru staff tata usaha dan kepala sekolah memutuskan, agar anak anak di pulangkan untuk belajar di rumah.

Banyak wartawan yang datang baik media cetak maupun elektronik, untuk meengabil gambar sekolah dalam keadaan berbasah basah, termasuk mengambiol gambar saat guru guru dan staff tata usaha bergotong royong menyelamatkan aset sekolah.

Wartawan sedang Wawacaran dengan bunda :
bagaimana bu, kok bisa yaaa sekolah ini sampai kemasukan air begini, enteng bunda menjawab:
“cobalah baca surat terakhir Al Baqarah” sbb :

Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa): Ya Rabb kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami bersalah. Ya Rabb kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang yang sebelum kami. Ya Rabb kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir. (QS. 2:286)

Cobaan ini masih ringan dibandingkan dengan nasib saudara saudara kita di tempat lain, harus
berbasah basahan hingga 1 minggu dan aset mereka banyak yang rusak, alhamdulillah aset kita masih terselamatkan, tak ada barang yang rusak, dokument sekolah terselamatkan.
Disamping itu, menurut bunda : Alhamdulillah, dengan adanya banjir ini kita (kepala sekolah,
dewan guru dan staff tata usah bisa rukun bergotong royong membersihkan sekolah).
ini harus kita syukuri, tanpa BANTUAN Allah (banjir) ini, tak mungkinlah kita mau berbasah basah
membersihkan sekolah.

kata bunda Kalau Allah sudah PENGEN siapa yang bisa mengelak, banjir bukan hanya untuk kita, banjir
pasti bermanfaat bagi yang lain, banjir sangat dibutuhkan untuk yang membutuhkan, karena itu bersabarlah agar kita bisa insterospeksi, menerima cobaan Allah ini.
semoga………………

CATATAN :
untuk alumni mohon do’anya agar bunda dapat terus membenahi SMADA,
berikan masukan dengan solusinya ,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,

di buat di surabaya
saat ngangkring takut kebajiran
sambil nyeruput KOPI JAHE buatan bojo-Q
neng siti nurchasanah

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s