ISLAM DENGAN SUNNAH DAN BID’AH HASANAH


Banyak saudara2 kita sesama muslim yg salah paham akan arti “kullu bid’ah dlolalah” mereka menerjemahkan setiap/semua bid’ah adalah sesat, padahal arti yg tepat adalah sebagian bid’ah adalah sesat. Mereka yg menerjemahkan “semua bid’ah itu sesat” berpandangan “lucu” karena apa?karena sebenarnya mereka juga mengartikan sebagian tapi tidak disadari oleh mereka. mereka bilang bid’ah hanya masalah ibadah bukan masalah dunia,kalau hanya masalah ibadah kan secara akal itu berarti “sebagian” padahal Nabi Muhammad saw ahli di bidang dunia dan agama sekaligus, karena Nabi Muhammad saw adalah insan kamil,urusan dunia beliau pernah berdagang,saat di Madinah beliau jadi pemimpin negara dan beliau yg merumuskan “Piagam Madinah”. masalah agama jelas menguasai karena beliau Rosulullah. Baca lebih lanjut

Catatan Azis Setiawan: Berfikirlah untuk Berjalan


Hampir mirip dengki/iri,Sinisme dan Sarkasme. 2 suku kata yang sering kita dengar di dalam keseharian. Secara umum dua kata ini mengandung arti sifat yang mengarah pada kesinisan ataupun keinginan untuk mencela baik secara halus ataupun secara kasar kepada pihak lain dengan maksud apapun.

Secara khusus …
Sarkasme : bentuk Ironi yang mengandung kepahitan serta kekasaran, bentuk ironi yang bersifat mencemoohkan, menyakitkan hati dan selalu ditujukan kepada pihak tertentu.

Sinisme : majas atau gaya bahasa yang menyatakan sindiran secara langsung dan cara pengungkapannya lebih kasar.Dari sini sudah jelas perbedaan yang mendasar arti antara kedua kata ini.
Walaupun sama-sama bertujuan sama :Mencemooh, mencela ataupun menyindir.Terkadang menggunakan pihak lain dengan memujinya,tapi dengan tujuan menjatuhkan orang lain.
Baca lebih lanjut

Catatan Abah Heri: Matur Nuhun Facebook


Assalamualaikum Facebook.
Andaikata saja engkau sama seperti diriku
Yang dapat bicara aku pasti aku akan layangkan
Ucapan terima kasih yang banyak padamu
Lewat dirimu aku banyak belajar
Lewat dirimu aku banyak mengenal sahabat
Yang kemudian menjadi kerabat
Yang selalu memberi dukungan dan do’a
Bahkan memberi bekal berupa ilmu
Baca lebih lanjut

BUNDA bagai “MAGNET” sekaligus “LENTERA” SMADA


Keberadaan bunda di tengah SMADA bagai MAGNET yang selalu menarik untuk di ikuti, bunda selalu memiliki gagasan gagasan baru yang belum pernah dimiliki pemimpn sebelumnya, banyak yang te lah dikerjaklan, namun BUNDA belum juga menyerah untuk berhenti berkarya, banyak yang tak mampu mengikuti gaya kepemimpinan beliau, sehingga pengen mundur di tengah jalan, tetapi BUNDA selalu memberikan suplement penyemangat agar yang tak mampu mengikuti gaya beliau kembali segar untuk terus jalan.
Banyak yang telah beliau tanamkan sebagai tetenger (tanda) di SMADA ini, baik sebagai prestasi maupun berupa bangunan, contoh saja yang nyata lahan parkir MOTOR untuk siswa, yang paling nyata adalah PAGAR sekolah begitu megah, menampakkan betapa anggunnya SMADA nampak dari luar, di dalam ada KANTIN megah (kantin BAROKAH).

Baca lebih lanjut

  • TOPIC

  • Komentar yang masuk

    Belinda pada apa itu PPM
    Doni pada Cocokkan Warna Urine di Sini U…
    Dorris pada Mungkin ini yang Anda CARI…
    Mohd khair othman pada Mungkin ini yang Anda CARI…
    Kusuma pada menangis saat SAKIT
  • Arsip Bulanan