Catatan Abah Heri: Munajat ku


Ya Allah kami datang dengan sekeping hati yang kami miliki.
Yang dengannya ingin kami bawa pulang kepadaMu dengan sejahtera.
Kami datang dengan tangan penuh noda dan dosa.
Tiada lagi yang kami miliki selain ini ya Allah…

Ya Allah benar-benar diri kami ini senantiasa di dalam keadaan lupa dan lalai.
Terseret dengan tipu indahnya dunia.
Terkadang kami mencintaiMu,
terkadang kami memilih dunia.
Benar-benar kami tertipu!

Ya Allah, kali ini kami datang padaMu.
Dengan hati yang menjerit pedih, dengan hati yang menangis hiba.
Dengan Luka yang dalam dan tajam. Yang telah berdarah kembali.
Kami tidak pernah putus asa dengan Rahmat Mu ya Allah,
karena dengan itu kami masih bernafas dan hidup

Namun kali ini kami menghadap dengan hati dan jiwa kami.
Memohon harap dan memanjat doa dalam suatu munajat
KarenaMu Ya Allah,
Engkau berjanji itulah senjata kami.
Pada waktu ini apa lagi yang kami miliki…
air matapun tak menetes karena hati ini keras kebanyakan dosa…
Ya Allah..Ya Rahman…Ya Rahim…Ampuni kami maafkanlah kami….

“Ya Allah, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika
Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya
pastilah Kami Termasuk orang-orang yang merugi.”
(QS Al A’raaf 7:23)

“Ya Tuhanku, Sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari memohon
kepada Engkau sesuatu yang aku tiada mengetahui (hakekat)nya. dan
Sekiranya Engkau tidak memberi ampun kepadaKu, dan (tidak) menaruh
belas kasihan kepadaKu, niscaya aku akan Termasuk orang-orang yang
merugi.”
(QS Hud 11:47)

“Sesungguhnya aku bertawakkal kepada Allah Tuhanku dan Tuhanmu. tidak
ada suatu binatang melatapun melainkan Dia-lah yang memegang ubun-
ubunnya. Sesungguhnya Tuhanku di atas jalan yang lurus.”
(QS Hud 11:56)

“Ya Tuhan Kami terimalah daripada Kami (amalan kami), Sesungguhnya
Engkaulah yang Maha mendengar lagi Maha Mengetahui”
(QS Al Baqarah 2:127)

“Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku Hikmah dan masukkanlah aku ke dalam
golongan orang-orang yang saleh,”
(QS As Syuaraa 26:83)

“Sesungguhnya aku menghadapkan diriku kepada Rabb yang menciptakan
langit dan bumi, dengan cenderung kepada agama yang benar, dan aku
bukanlah Termasuk orang-orang yang mempersekutukan tuhan.”
(QS As Syuaraa 6:79)

Allahumma innaka afuwun karim, tuhibbul afwafafu anni”
Allahumma inna nas aluka ridhoka wal jannata, wa na udzubika min sakhotika wannar”
Ya Ghofur Ya Bashir..
Engkau Maha Melihat segala perbuatan kami yang tampak dan tersembunyi
Engkau juga mengetahui segala dosa dan taubat yang kami lakukan
Kepada siapa lagi kami memohon ampun jika bukan Engkau yang Mengampuni kami?
Mudahkanlah jalan taubat kami Ya Allah,Ya Fatah..Ya Rozak.. ya Latif.. Ya Allah…
Aminnn

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s