KATA BIJAK


Apabila engkau ingin memahami seseorang
buatlah dia berbicara. Maka engkau akan tahu
dia yang sebenarnya dari ucapannya.
“Bagaimana jika dia menipu, karena tahu bahwa
orang dapat diketahui dari ucapannya, sehingga
terus menerus mengucapkan sesuatu yang
samar agar tidak diketahui?”

Pertanyaan ini, sama halnya dengan dongengan
tentang anak kecil yang ketakutan, seraya
berkata kepada ibunya.
“Saat malam hari menjadi gelap, hantu muncul
kepadaku. Aku akan takut dibuatnya”
“Engkau tidak usah takut,” kata ibunya
“Jika engkau melihat hantu itu, beranikanlah diri,
kemudian seranglah dia. Maka engkau akan tahu
bahwa itu hanyalah khayalanmu.”
“Tapi, bagaimana jika ibu hantu itu mengatakan hal yang sama pada anaknya?” kata anak itu.

Namun jika ada seseorang yang sengaja tidak
ingin diketahui dan berdiam diri, bagaimana cara
tahu dia yang sebenarnya?
Jawabannya adalah dengan berdiam diri terhadap kehadirannya. Berikan dirimu
kepadanya dan bersabarlah!

Suatu ketika sebuah kata akan terluncur dari
bibirnya. Jika tidak, barangkali secara tidak hati-hati
justru kata-kata, pikiran atau gagasan itu
muncul dari dirimu. Maka dari kata-kata, pikiran,
atau gagasan itu, engkau bisa mengetahui dia
Apalagi bila engkau telah terpengaruh olehnya,
sehingga kata-kata, pikiran dan gagasan yang
keluar dari dirimu sesungguhnya adalah
pernyataan dirinya yang terpantul lewat dirimu

JALALUDIN RUMI

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s