Catatan Abriansyah M. Noor: Hal yang sia-sia.


Kata Ibnu Qayyim al-Jawziyyah
(w. 751 H),

‘Ada 10 hal’
yang tidak mendatangkan manfaat’.

Pertama,
ilmu yang tidak diamalkan.

Kedua,
amal yang tidak ikhlas dan tidak sesuai tuntunan.

Ketiga,
harta yang tidak di-infak-kan untuk akhirat.

Keempat,
hati yang hampa dari cinta, rindu, dan kedekatan dengan Allah.

Kelima,
badan yang tidak mau diajak untuk ketaatan.

Keenam,
cinta yang tidak diikat dengan ridha Allah dan taat kepada-Nya.

Ketujuh,
waktu yang terbuang sia-sia dari melakukan kebaikan.

Kedelapan,
pemikiran yang tidak mendatangkan manfaat.

Kesembilan,
aktivitas yang tidak mendekatkan dirimu kepada Allah dan tidak mengajakmu untuk memperbaiki agamamu.

Kesepuluh,
takut dan harapmu kau sandarkan kepada orang lain, padahal mereka juga berada di genggaman Allah dan tidak dapat memberi manfaat, mudharat, hidup, mati, dan kebangkitan.

Pangkal dari itu semua adalah
dua hal:

1. Menyia-nyiakan hati.
2. Menyia-nyiakan waktu.

Menyia-nyiakan hati adalah dengan terlalu terpikat dengan dunia.
Menyia-nyiakan waktu adalah dengan panjang angan-angan.
( mau ini mau itu).

Semua kerusakan adalah karena terlalu mengikuti keinginan dan panjang angan-angan.
Obatnya adalah dengan mengikuti petunjuk dan melakukan persiapan untuk berjumpa dengan
Allah Subhanahu Wata’ala.

Wallahu’alam bishawab.

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s