Catatan Abi Heri: Fikirkan kemudian Syukuri !


“Jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan sanggup menghitungnya” (QS.Ibrahim: 34). Pernahkah kita memikir bagaimana kasih sayang Allah kepada kita sebagai makhluk Nya ? mari kita fikirkan bagaimana sayang Allah kepada kita dengan mencermati ciptaannya yang berupa makhluk yaitu manusia.

Kita dikarunia Allah dua mata, satu lidah, dua bibir, dua tangan dan dua kaki. Kita sering menganggap sepele dan mengira berjalan dengan kedua kaki itu sesuatu yang mudah sedang kaki acapkali menjadi bengkak bila digunakan jalan terus menerus tiada henti? Apakah Anda mengira bahwa berdiri tegak di atas kedua betis itu sesuatu yang mudah, sedang keduanya bisa saja tidak kuat dan suatu ketika patah? Maka sadarilah betapa nikmat Nya yang diberikan kepada kaki anda sehingga masih bisa berjalan dengan baik. Caranya dengan banyak berjalan mencari keridhaan Nya

Kemudian perhatikan kedua mata kita yang menjadi kamera buat otak kita. Bayangkan kalau kita tidak memiliki mata . Tetapi sadarilah, betapa hinanya diri kita manakala tertidur lelap, ketika sanak saudara di sekitar Anda masih banyak yang tidak bisa tidur karena sakit yang mengganggunya? Sadari dan syukuri dengan bangun tengah malam untuk menggapai ridha Nya.

Kemudian bagaimana dengan lidah kita, betapa rasa nikmat makan dan minum dapat terasakan oleh indera yang satu ini. Coba fikirkan betapa banyak orang kaya yang justru tidak sudah tidak dapat merasakan nikmatnya makanan. Karena nikmat itu sudah dicabut darinya berupa penyakit.
Fikirkan dan syukuri bahwa kita masih memiliki lidah yang sehat dengan cara mengucapkan kata-kata yang baik dalam rangka mencari ridha Allah.

Coba pikirkan, betapa besarnya fungsi pendengaran, yang dengannya Allah menjauhkan Anda dari ketulian. Perhatikan bagaimana orang-orang yang sudah mulai menderita ketulian sehingga terputus hubungannya dengan dunia luar. Fikirkan dan syukuri nikmat itu dengan banyak mendengar ayat-ayat Nya yang indah dan agung.

Kemudian kita ingat betapa begitu banyaknya dosa kita baik kepada sesama manusia, kepada lingkungan apalagi terhadap Allah. Tetapi Allah sangat baik terhadap kita. Semua dosa kita itu ditutupi oleh Allah. Bayangkan kalau dosa itu tidakditutupi Nya. Bagaimana manusia memandang kita ? bagaimana rupa kita dengan dosa yang sangat banyak yang kita perbuat sejak masa baligh kita ?

Fikirkan lagi mengenai sifat yang ada pada diri kita. Allah telah begitu baik kepada kita dengan membungkus sifat-sigat kita dengan keindahan dan kebaikan. Apa yang terjadi apabila apabila sifat buruk tadi dapat tampak oleh mata manusia. Aapakah kita masih bisa merasakan nikmatnya hidup bila orang tahu hati kita yang suka berbohong, dusta atau bahkan suka mengadu domba ?
Tetapi Allah menutup ini dengan memberikan pandangan yang terbatas kepada manusia.

Atau juga fikirkan bagaimana Allah menutupi isi perut kita dengan kulit. Sehingga orang lain tidak tahu apa dan bagaimana bentuk isi perut kita yang sebetulnya bau itu. Betapa tidak nikmatnya hidup bila orang lain bisa mencium kotoran kita ?

Begitulah, sebenarnya Anda berada dalam kenikmatan tiada tara dan kesempumaan tubuh, tetapi Anda tidak menyadarinya. Anda tetap merasa resah, suntuk, sedih, dan gelisah, meskipun Anda masih mempunyai nasi hangat untuk disantap, air segar untuk diteguk, waktu yang tenang untuk tidur pulas, dan kesehatan untuk terus berbuat.

Anda acapkali memikirkan sesuatu yang tidak ada, sehingga Anda pun lupa mensyukuri yang sudah ada.Jiwa Anda mudah terguncang hanya karena kerugian materi yang mendera. Padahal, sesungguhnya Anda masih memegang kunci kebahagiaan, memiliki jembatan pengantar kebahagian, karunia, kenikmatan, dan lain sebagainya. . “Maka nikmat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan?” (QS. Ar-Rahman: 13) Oleh karena itu fikirkan semua itu, dan kemudian syukurilah!

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s