Catatan Suci Gulangsari: Bukan Penggalan Kata Sempurna …


..bukan di puncak gunung, di atas bukit, di bawah langit, di dasar jurang atawa diantara riak gelombang lautan ..kutemukan-Mu ..tapi saat kuingin bersemayam dalam sakit yang menahanku untuk berteriak atawa menjerit ..

..sentuh-Mu nyata dalam mata batin yang masih saja lemah memilin waktu dan menunggu, ..pada kuasa nafsu yang terus saja mengganggu tuk ingkarkan-Mu, dalam segala cacat yang merajakan ribuan keluh dan hujat,.. mendesak, menyeruak di sela-sela kelemahan imani..yang selalu saja merasa tak pantas memuja ..apalagi menyeru-Mu ..

..Rinduku ini tak kan pernah jemu bila maharaya alam haq dalam genggam-Mu ..Apalah arti sang waktu, manakah ada makna dari setiap udara yang kuhirup dan helakan bila segala penentuan ini tetap bukan atas kuasaku ..tapi atas kehendak agung semesta-Mu ..berikut pundi cinta, rajabrana, dan jiwa ini yang syah milik-Mu ..

..di jagad, bumi yang mengawang di kaki langit-Mu ..setiap lelaku adalah ajar luarbiasa yang membatu, menjadi arca, menjadi berhala dan altar bagi persembahan cintaku ..bukan tuk kupuja sebagai selir-Mu ..bukan pula sebagai prasarana atas sekutu-Mu, tapi sebatas tanda kumasih zat yang tak kan pernah terizinkan, apalagi terkuasa tuk gambarkan wujud-Mu ..

..aku hanya bisa mengeja n a m a M u ..sebatas kata terbata yang kupunya, namun Kau beri ribuan ayat yang menjadi syair asmaraku ..hingga kumerasa begitu fakir dan pandir atas sgala indah-Mu ..Kalau begini, bagaimana bisa kuingkarkan arrohmannirahim-Mu ..

..jangan pernah ucapkan “terlalu pagi” saat kan pergi ..buat apa berujar “masih siang” ketika langkah tertahan di perjalanan .. dan apa guna bisikkan “hari tlah malam” sewaktu tiba di pelataran ..bila setiap belah waktu adalah jeda yang tak kan pernah terbataskan masa, apalagi inginmu ..

..duhai para hati yang berontak menghela gejolak, bolehlah hasrat menjadi kehendak ..tapi bukankah itu tak selalu berarti bahwa segalanya adalah hak ??
Sebagaimana jiwa yang fakir manfaat .. tak seharusnya terlalai adab dan adat, meski bagimu, sgala trasa sebagai suratan hidup dan catatan kodrat ..bukan sebagai sebuah noktah atau cacat yang menghakimimu bak penghamba khianat ..

~gulangsari~

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s