Catatan Abriansyah M. Noor: “Bila Hati Sudah Berkata”.


Berapa banyak malam yang engkau lewati dengan menelaah ilmu pengetahuan, membaca buku, berdiskusi, dan kamu selalu berusaha terjaga ? Aku tidak tahu apa yang memotivasimu untuk bangkit.

Jika motivasi yang ada dalam dirimu hanya untuk mencari kemegahan duniawi, mengejar pangkat dan kedudukan, dan hanya untuk mencari popularitas, alangkah malangnya nasibmu !. Tetapi, jika motivasimu itu ingin menghidupkan syariat dan misi Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wa sallam serta mengalahkan dorongan nafsu yang terus membawa manusia pada kejahatan, berbahagialah !

Sungguh benar yang dikatakan syair berikut ini;

“Meski kantuk menyiksa mata hingga buta,
percuma, bila bukan untuk mencari Ridha-Nya.
Meski menangis tersedu-sedu,
itu hanya laku bathil karena mencari selain-Mu.

Hiduplah sesukamu,
tetapi ingat !
kelak kamu akan mati.
Cintailah siapa saja yang kamu suka,
tetapi ingat !
kamu akan kamu akan berpisah dengannya.
Berbuatlah sesukamu,
tetapi ingat !
kamu akan memperoleh balasan
setimpal dengan perbuatan itu!


Apa yang telah kamu capai dalam mempelajari ilmu kalam, khilafah, kedokteran, farmasi, sastra, nahwu dan sharaf ? Itu akan sia-sia jika kamu tidak memanfaatkannya.

“Sesaat setelah mayat diletakkan di atas keranda sampai dibawa ke liang kubur, Allah mengajukan beberapa pertanyaan antara lain;

“Wahai hamba-Ku, kamu telah menyucikan pandangan ke arah makhluk selama bertahun-tahun. Dan kamu tidak mensucikan tempat pemandangan-Ku sekali waktu dalam setiap hari. Maka pandanglah hatimu sendiri setiap hari.”

“Wahai hamba-Ku, apa yang kamu perbuat terhadap selain-Ku, sedangkan dirimu berada dalam kebaikan-Ku. Adakah kamu tuli, tidak mendengar!

Ilmu tanpa dibarengi amal adalah gila,
dan amal tanpa dibarengi ilmu akan sia-sia!

Ketahuilah, ilmu pengetahuan tidak akan menjauhkan dirimu dari kemaksiatan di dunia ini. Pun tidak akan membawamu kepada jalan ketaatan kepada Allah Azza Wa Jalla, juga tidak akan memeliharamu dari amarah Neraka Jahannam, jika semua ilmumu itu tidak kamu amalkan.


Jika di dunia kamu telah lalai tentang masalah ini, kelak kamu akan menyesal, sembari berkata;

“Wahai Tuhan yang memeliharaku, kembalikanlah aku ke dunia agar di sana aku dapat beramal shaleh. Kelak aku akan menebus dosa-dosaku di masa lalu.”


Akan tetapi sayang, pemahaman ini hanyalah angin lalu….

“Berlomba-lombalah kamu kepada (mendapatkan) ampunan dari Tuhanmu dan surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Rasul-Nya. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya.
Dan Allah mempunyai karunia yang besar.” (QS. Al Hadit 21)


“Sesungguhnya penciptaan langit dan bumi lebih besar daripada penciptaan manusia akan tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.”
(QS. Al Mukmin 57)

“Maha Suci Allah yang menjadikan di langit gugusan-gugusan bintang dan Dia menjadikan juga padanya matahari dan bulan yang bercahaya.” (QS. Al Furqan 61).

“Dan Maha Suci Tuhan Yang mempunyai kerajaan langit dan bumi; dan apa yang ada di antara keduanya; dan di sisi-Nya lah pengetahuan tentang hari kiamat dan hanya kepada-Nya lah
kamu dikembalikan.” ( QS. Az Zukhruf 85)


Maha Benar Allah dengan segala Firman-Nya
Wallahu’alam bishawab,
Wassalam.

1 Komentar

  1. Savannah Home remodeling

    Catatan Abriansyah M. Noor: “Bila Hati Sudah Berkata”. | Pakde Azmi


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s