Yang GILA siapa ? “yang EDAN apa yang WARAS ”


Mengantar ponakan yang punya kebiasaan aneh, kata beberapa orang, anak ini termasuk anak yang haeperaktip, tak bisa diem, selalu gerak mulai dari tangannya, kakinya sampai mulutnya, kalau ga tangan ngeplak orang, yaa kakinya yang nyepak, kalau mulutnya yaitu sering ngeludahin orang yang liat dirinya.

Pak ponakan sampean bawa aja ke RS Jiwa Menur, disana ada Poliklinik konsultasi kejiwaan, konsultasi masalah pelajaran dan vokasional wes pokoknya kalau pengen sekolah jos, pinter tanpa gangguan, sukses tanpa tekanan mumetnya otak, yaa kesana aja bisa konsultasi untuk mendapatkan hasil maksimal.

Sampai sekarang RS JIWA dianggap hanya untuk menampung pasien Skizofrenia gangguan kejiwaan akibat ketidakseimbangan dopamin yaitu salah satu sel kimia dalam otak. Bisa juga karena Psikotik hilangnya perasaan afektip ataui respon positif emosional yang berakibat menarik diri dari hubungan sosial, sering juga diikuti halunisasi dan delusi.

Karena dekat antara rumah dan RS JIWA, maka nyantai untuk datang kesana tak perlu persiapan yang lama, tinggal starter motor dengan sekali gas da nyampai karena jaraknya tak sampai 500 meter, naik becak juga hanya bayar 3ribu perak saja.
Setelah mengambil nomor antrian terbaca 173 padahal dokter belum ada, katanya sih masih visit ke sal sal rumah sakit.
Menunggu adalah pekerjaan yang membosankan itu betul, karena itu saya jalan jalan disekitar rumah sakit sambil melihat lihat betapa bersih dan eloknya rumah sakit ini, tak nampak orang gila berkeliaran, tak ada tanda tanda bahwa Rumah Sakit ini adalah rumah sakit jiwa.
Ada bangku panjang yang diduduki 3 orang yang sedang berbincang santai, sesekali mereka tertawa dan lainnya tersenyum, tertarik dengan mereka, saya mendekat dan duduk diantara mereka, mas saya duduk disini ga ganggu kan ?, ohhn silahkan.
Kok sampean gayeng (nyantai) benar sih? Apakah sampaen semua sedang menunggu panggilan giliran panggilan POLI, yaaa serentak mereka jawab, ohh sama dengan saya juga nunggu giliran.

Memulai pembicaraan, saya tanya kepada mereka, saya awali dari sebelah saya dahulu, ada masalah apa mas sampean sampai datang kemari ?. pak saya ini dianggap gendeng oleh bapak saya, lhoo kok gitu?, kan saya diolok olok anak anak kecil karena mereka banyak, saya lari kemudian panjat pohon kelapa, lhoo anak anak kecil itu menggoyang goyang pohon, karena takut, maka saya lempar mereka dengan kelapa, begitu apa saya salah sih pak ?, kalau sampean apa mas, begini pak, isteri saya selingkuh, sebagai lelaki saya kan cemburu, langsung saya gebuki mereka berdua, yang demikian saya dikatakan gendeng (gila), apakah saya ini gendeng menurut bapak ?, ahh ya ndak lah mas. Kalau sampean gimana, saya duduk duduk di tepi jalan, ada ANGKOT ngeban (ganti ban), lama mereka cari sesuatu tolah toleh, saya tanya: cari apa cak ? waahh gendeng diem aja!, lhoo cak saya kan tanya baik baik!, sampean mau cari apa?, cari murnya ban hilang tiga, dijawab dengan ketus, walaahh cak cak sampean emang gendeng juga yaa, gitu aja kok ga bisa ngatasi ?, begini, ambil satu mur di ban kanan depan satu ban belakang 1 sebelah kiri depan ambil satu kan pas tiga mur!, ntar kalau ada toko onderdil sampean beliiin, dasar sopir koplak (goblok) gendeng maneh huewweeekk, saat itu saya tengkar sampai gelundungan di jalan, nah saat itu saya dikatakan gendeng beneran, padahal kan saya ga gendeng. Sekarang giliran Bapak cerita sama kami, waduchhh kok aku disangka gendeng?, begini mas saya dikirim kemari oleh isteri saya, karena isteri saya ga percaya kalau rambut saya lama tumbuhnya, karena ga percaya itulah saya dianggap gendeng……qiqiqiqiqiqiqiqi ketawa dalam hati aduhhh aku kok yoo melu melu gendeng lisan.

Waduchhh mumpung belum dianggap gendeng beneran mending aku cabut dari sini, kabuuurr
Dokter dokter pasiennya kabur, mereka berteriak barengggggg !!!!
Langkah seribu dua ribu sampai sepuluh ribu agar lebih cepat nyampai poli…..
Alhamdulillahhhhhh aku selamat dari sergapan para psikotik atau psikosomatik.

Bener kata orang, kalau orang EDAN ketemu orang EDAN bisa sembuh, tetapi kalau orang WARAS ketemu orang WARAS kadang bisa jadi GENDENG karena di tagih UTANGnya………..
Ananda : Haryo Penangsang Kinan Hariyadi, yaaa suss sayaaaa….
Maap yaaa pembaca sekian cerita konyol yang ga bener ada dan tidaknya, tetapi sekedar REFRESS OTAK bolehlah kita anggap BENER adanyaaaaa.

Nyeruput TEH “SELIKUR” (sebutan wong edan di AMPEL) dengan gula TOPICANA SALIM
Pakde Azemi

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s