MAKAN jangan ASAL …………….


Kematian sodaraku hari ini, kok menginspirasi diriku kembali pada 2 karibku yang telah mendahului aku menghadap sang Kholiq, semoga amalnya diterima dan dikumpulkan dengan para suhadah.

Kematian 2 teman baikku, sungguh menggetarkan jantung, memuyengkan kepala, melumpuhkan sejenak langkahku, tak percaya memang awalnya, tetapi Gusti Allah rupanya lebih memilih dirinya menghadap lebih awal dari dirikku.

Pertama temanku sebut saja namanya Andini, tepat 27 Mei 2008, menelepon diriku mengucapkan SELAMAT ULANG TAHUN : azmi selamat ulang tahun yaa, ohh ya AN, selamat juga, kan kita ULTAH di TANGGAL yang sama, semoga kamu sehat dan sukses, seperti biasa saya katakan di status ini bila mendo’akan sohib dan ponakanku semua. Bulan Agustus 2008 diberitahu bahwa andini telah di pundut Gusti Allah, innalillahi wa’ inna ilahi roji’un

Kedua Adi sulistiyo, Meninggal September 2009, kawanku ini kepundut karena ada tumor dilehernya, sudah melakukan KEMOTRAPI sebanyak 35 tetapi yang ke 36 tak sanggup lagi melakukan, dirinya memilih pasrah pada gusti Allah, tak mau jalani kemo dan akhirnmya juga kapundut

Kapundutnya kedua kawan ini, menjadi inspirasi, agar teman teman dan ponakan pakde di pesbuk lebih berhati hati dalam menentukan pilihan untuk makan, mengapa demikian, karena kedua teman pakde ini boleh dikata tak pilah-pilah makanan, tak pilih pilih, juga tak mikir mikir asal enak, SANTAP !

Saat bapakku masih sugeng (hidup), selalu memberikan peringatan peringatan soal maem dan tata cara maem : azmi sebagai muslim soal maem uswah kamu adalah Rosulullah, perhatikan :

“Makanlah ketika lapar dan berhentilah sebelum kenyang..”. (terlepas pro kontra tentang bunyi hadits ini dho’if atau shaih).

dan
Wahai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezeki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar-benar kepada-Nya saja kamu menyembah. QS. al-Baqarah (2) : 172

Sedangkan :
“Dari Abu Hurairah ra berkata : Rasulullah saw bersabda: ” Sesungguhnya Allah baik tidak menerima kecuali hal-hal yang baik, dan sesungguhnya Allah memerintahkan kepada orang-orang mu’min sebagaimana yang diperintahkan kepada para rasul, Allah berfirman: “Hai rasul-rasul, makanlah dari makanan yang baik-baik, dan kerjakanlah amal yang shaleh. Sesungguhnya Aku Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan”

Dulurku Andini, soal maem memang jagonya, tak mikir penyakit yang mengelayut di tubuhnya sudah macem macem dari diabetes militus (DB), jantung, kolesterol, asam urat dan penyaklit rematik akut, umurnya juga sudah 50an.
Hobi mentraktir teman salah satu kelemahan yang dimiliki teman satu ini, seafood salah satu jujugan paporitnya, nasi bebek juga tak kalah seremnya. Padahal setelah makan dulurku ini harus menelan PIL yang selalu dibawa dan ditelan, setelah bersenang senang dengan kawan kawan.
Pernah kuberitahu. Andini, jangan kamu siksa dirimu dengan makan yang tidak bisa memperpanjang umur kamu, jangan kamu menyenangkan orang lain padahal dirimu terhempas kemudian, konco konco kamu hanya pengen kamu seger waras, bisa tersenyum lama bersama sama, Andini, aku cuman sebatas memberi nasehat yang tak bisa mencegah kegemaran kamu, namun ketulusan hati ini jangan kamu tapsirkan sebagai pembangkangan diriku dalam persahabatan ini.
Aku tak tega dirimu terus menerus menelan PIL, aku tak sanggup memperhatikan dirimu perlu dipijit pijit setelah makan bersama, tetapi itulah cara kamu menyenangkan kawan kawan.

Sedangkan dulurku Adi Sulistiyo, menurut penuturan isterinya, minta makanan yang seharusnya tak boleh dimakan, seperti martabak, nasi bebek, nasi kebuli AMPEL, kambing oven di KH Masnyur, kare jerohan dekat stasiun pasar turi. Padahal dirinya tahu pantangan itu harus dipatuhi orang yang sedang terapi kemo dan kena diabetes militus, kolesterol dan asam urat, namun permintaan yang disertai pemaksaan menyebabkan isterinya tak kuasa untuk menolak permintaan suami, karena tak kuat ngamugnya mas Adi kata isterinya, setiap hari isterinya harus keluar membeli makanan kesukaan suaminya, 1 hari lancar, 2 hari lancar hari ke 18 suaminya ambruk tak berdaya, kaki dan tangan bengkak, mata dan telinganya merah, sambat kepalanya seperti muter muter, mau muntah ga bisa, menjerit tak bersuara, lunglai ditangisi anak dan isterinya, sambil membacakan surat yasin, sedangkan anaknya yang lain mentalkinkan (menuntun) Allah Allah Allah hingga napas terakhir……

Pelajaran penting dari kenekatan (maap) tak ada kata lain yang lebih pas, bahwa sebagai muslim seharusnya perlu meniru Rosulullah saw, untuk memenuhi hasrat mengenyangkan perut kita.
Wahai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezeki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar-benar kepada-Nya saja kamu menyembah. QS. al-Baqarah (2) : 172

Tidak semua makanan yang HALAL itu baik untuk kita makan, bebek itu HALAL tetapi untuk orang kolesterol tidak Toyib (baik), Islam jelas menuntun manusia agar tidak sembrono atau dalam bahasa orang orang pinggiran sak penak’e dewe dalam memenuhi hajat makan.
Kadang penyiksaan terhadap diri sendiri kurang mendapat porsi pertama, sehingga perlu dibantu oleh orang lain untuk mengingatkan.
Orang yang menganiaya diri sendiri sangat tidak disukai Gusti Allah, banyak sudah kita melakukan perbuatan yang sebenarnya merupakan penyiksaan terhadap diri sendiri, contoh yang nyata adalah MEROKOK, jelas dalam kemasan disebutkan merokok dapat menyebabkan kanker dan jantung dan menganggu janin, tetapi mengapa masih kita lakukan ?
Emping mlijo, bebek goreng, ayam goreng, gurami bakar dan sejenisnya tak baik bila kita
makan terlalu sering dan berlebihan, karena berlebihan itu tidak baik, makanlah secukupnya.
Gule kambing, sate dan sop buntut emang enak, tetapi untuk yang memiliki darah tinggi kudu membatasi diri.

Menurut saya, Islam tidak mengenal VEGETARIAN, karena menurut islam semua yang terhampar di dunia memang disediakan untuk kepentingan manusia, maka nikmatilah, makanlah yang dihalalkan dan hindari yang diharamkan Gustu Allah.
Bayangkan kalau semua manusia mengikuti VEGETARIAN, tak ada itu IEDUL ADHA, dan bagaimana banyak kambing, domba, sapi dan lain lain yang diperbolehkan untuk dijadikan korban. Dunia akan dipenuhi bintang, di darat maupun di LAUTAN, lalu untuk apa Gustui Allah menciptakan lezatnya ikan ikan dan binatang yang dapat dipadu dengan sayuran ?
“Rasulullah tidak pernah makan siang dan makan malam dengan daging beserta roti kecuali bila menjamu para tamu.” (HR. At-Tirmidzi)


Mari jalani hidup SEHAT seperti Rosullah SAW, hindari makan berlebihan, makan makanan yang baik (bergizi) bermanfaat untuk tubuh
“Ya Tuhanku, sungguh aku berlindung kepada-Mu dari memohon sesuatu yang aku tidak mengetahui hakikatnya. Dan sekiranya Engkau tidak memberi ampunan serta tidak menaruh belas kasihan kepadaku, niscaya aku akan termasuk golongan orang-orang yang merugi.” (QS. Hud: 47).
Semoga bermanfaat

Nyeruput TEH Pandhan Rho’om pake gulo TOPICANA SALIM
Pakde Azemi

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s