Jangan dekati Zina dan Suka Sesama Jenis


diinspirasi kata kata wong GEBLEK di pertigaan jalan.
Pakde waktu aku pas di solo, pengen jajan bakpo (ke lokalisasi wts red.), aku numpak becak, karo ngomong pak sampean ngerti ga tempat orang orang nakal?, inggih ngertos den! (yaa ngerti mas !), berapa kalau sampean ngater saya kesana?, yaa kasih saja 25 ribu, okelah saya mau, pelan pelan ae mas, supaya saya bisa menikmati kota solo, inggih den!, ehhh ternyata ga jauh, tukang becaknya berhenti persis di depan “LEMBAGA PEMASYAKATAN” (penjara), lhoooo pak kok berhenti disini sih ?, inggih (ya) den, ini tempat orang orang nakal yang sampean maksud ?, hoooo ? salah salaah, maksud saya orang wedok (perempuan) yang nakal, inggih den., di dalamnya juga ada wong wedoknya……………………..

kira kira demikian penggalan cerita saya dengan wong geblek.
Bangganya anak muda dengan terang terangan tak malu menyimpan AIB yang telah dilakukan kepada setiap orang, Ya Robb, negara ini sudah bukan negara mesteri lagi, orang berbuat AIB, foto dan video yang mempertononkan AURAT sudah menjadi kebiasaan insyan Indonesia saat ini, alasan keingintahuan hal yang kurang baik,menjaid hal yang lumrah.

Mari kita telaah ayat dan hadits dibawah ini agar kita merefleksi diri, mumpung hari jumat, siapa tahu hidayah Allah SWT, datang tepat saat kita sedang asik asiknya membaca note ini, amin.

Perzinahan dihukumi Dosa besar oleh Gusti Allah :

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,
وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا
“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk,” (QS. Al-Isra’: 32).
Kanjeng nabi Muhammad saw, Beliau juga pernah bersabda,
ثَلَاثَةٌ لَا يُكَلِّمُهُمْ اللَّهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَلَا يُزَكِّيهِمْ قَالَ أَبُو مُعَاوِيَةَ وَلَا يَنْظُرُ إِلَيْهِمْ وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ شَيْخٌ زَانٍ وَمَلِكٌ كَذَّابٌ وَعَائِلٌ مُسْتَكْبِرٌ

“Tiga golongan yang pada hari kiamat, Allah tidak akan mengajak bicara, tidak menyucikan, dan tidak mau melihat mereka, serta bagi mereka adzab yang pedih, yaitu orang tua yang berbuat zina, raja yang pendusta, dan orang miskin yang sombong.” (HR.Muslim dan Nasai)
Dari Jabir Bin Samurah RA, dari Rasulullah SAW: “Janganlah salah seorang dari kalian berdua-duaan dengan wanita, kerana syaitan akan menjadi ketiganya” (Hadith riwayat Ahmad dan Tirmidzi).

Penyuka Sesama jenis juga dilarang :
Islam melarang kaum lelaki untuk menyerupai kaum wanita, baik dalam pakaian, perhiasan, perilaku atau lainnya, dan demikian juga sebaliknya.
لَعَنَ النبي e الْمُخَنَّثِينَ من الرِّجَالِ وَالْمُتَرَجِّلَاتِ من النِّسَاءِ وقال: (أَخْرِجُوهُمْ من بُيُوتِكُمْ). متفق عليه

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melaknati lelaki yang menyerupai wanita dan wanita yang menyerupai lelaki, dan beliau bersabda: Usirlah mereka dari rumah-rumah kalian.” (Muttafaqun’alaih)
Berdasarkan hadits ini, kaum lelaki dilarang untuk mengenakan pakaian dan perhiasan yang merupakan ciri khas kaum wanita, dan demikian juga sebaliknya. Sebagaimana kaum lelaki juga dilarang untuk menyerupai suara, cara berjalan, dan seluruh gerak-gerik kaum wanita, demikian juga sebaliknya.([3])
Oleh karena itu diharamkan atas kaum lelaki untuk mengenakan perhiasan emas dan pakaian yang terbuat dari sutra. Ini semua karena kedua hal itu merupakan perhiasan yang dikhususkan untuk kaum wanita.

(حرم لباس الحرير والذهب على ذكور أمتي وأحل لأناثهم) رواه الترمذي والنسائي وصححه الألباني

“Diharamkan pakaian sutra dan perhiasan emas atas kaum lelaki dari umatku dan dihalalkan atas kaum wanita mereka” (HR. At Tirmizy, An Nasa’i dan dishohihkan oleh Al Albani)
Para ulama’ menjelaskan hikmah dari larangan ini, bahwa perhiasan emas dan pakaian sutra dapat mempengarui kepribadian lelaki yang mengenakannya. Bahkan Ibnul Qayyim menyatakan bahwa biasanya orang yang mengenakan perhiasan emas atau pakaian sutra memiliki perilaku yang menyerupai perilaku kaum wanita. Kedua hal ini akan terus menerus melunturkan kejantanan lelaki yang mengenakannya, hingga pada akhirnya akan menjadi sirna, dan berubah menjadi kebancian. Oleh karena itu, pendapat yang lebih benar adalah: diharamkan atas orang tua untuk mengenakan kepada anak lelakinya perhiasan emas atau pakaian sutra, agar kejantanan anak tersebut tidak terkikis.([4])
Bukan hanya sebatas dalam penampilan belaka, bahkan ketika sedang sholat pun kaum lelaki dilarang untuk menyerupai wanita.

(يا أَيُّهَا الناس ما لَكُمْ حين نَابَكُمْ شَيْءٌ في الصَّلَاةِ أَخَذْتُمْ في التَّصْفِيقِ إنما التَّصْفِيقُ لِلنِّسَاءِ من نَابَهُ شَيْءٌ في صَلاتِهِ فَلْيَقُلْ سُبْحَانَ اللَّهِ) متفق عليه

“Wahai sahabatku, mengapa ketika mendapatkan sesuatu ketika sedang sholat kalian bertepuk tangan. Sesungguhnya tepuk tangan hanya dibolehkan bagi kaum wanita. Barang siapa (dari kaum lelaki) mendapatkan sesuatu ketika sedang sholat, hendaknya ia mengucapkan : “Subhanallah”.” (Muttafaqun ‘alaih)

Syari’at untuk membedakan diri dari lawan jenis ini juga ditekankan kepada kaum wanita, sehingga mereka dilarang melakukan hal-hal yang menyerupai kaum lelaki dan dianjurkan untuk melakukan hal-hal yang selaras dengan kewanitaannya. Di antara hal yang dapat menunjukkan identitas kewanitaan seseorang ialah dengan cara merubah warna kuku jari jemarinya dengan hinna’.

عن عَائِشَةَ رضي الله عنها قالت: مَدَّتِ امْرَأَةٌ من وَرَاءِ السِّتْرِ بِيَدِهَا كِتَاباً إلى رسول اللَّهِ e، فَقَبَضَ النبي e يَدَهُ، وقال: (ما أَدْرِى أَيَدُ رَجُلٍ أو أيد امْرَأَةٍ) فقالت: بَلِ امْرَأَةٌ . فقال: (لو كُنْتِ امْرَأَةً، غَيَّرْتِ أَظْفَارَكِ بِالْحِنَّاءِ).

Sahabat ‘Aisyah radhiallahu ‘anha mengisahkan: ada seorang wanita yang dari balik tabir menyodorkan secarik surat kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Maka Nabi pun memegang tangannya, dan beliau bersabda: “Aku tidak tahu, apakah ini tangan seorang lelaki atau wanita?” Wanita itu pun berkata: Ini adalah tangan wanita. Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Andai engkau adalah benar-benar wanita, niscaya engkau telah mewarnai kukumu dengan hinna’.” (HR. Ahmad, Abu Dawud, An Nasa’i dan dihasankan oleh Al Albani)

Seperti ini hebatnya Amarah Gusti Allah :

Kemudian Nabi Luth mengulang perkataannya sebagai nasihat di kala kaumnya semakin tidak menggunakan otaknya lagi. “Sesungguhnya kamu sekalian mendatangi lelaki untuk melampiaskan nafsumu (kepada mereka), bukan kepada wanita. Bahkan kamu ini adalah orang-orang yang melampaui batas.” (Al-A’raf: 81)

Tapi, saat fajar menyingsing datanglah perintah Allah swt. Jibril membedol kota Sodom. Mengangkat tinggi-tinggi rumah-rumah mereka di udara. Lalu membaliknya dan menghempaskannya ke bumi diiringi hujanan batu-batu sijjin. “Maka tatkala datang adzab Kami, Kami jadikan negeri kaum Luth itu yang di atas ke bawah. (Kami balikan), dan kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang terbakar dengan bertubi-tubi, yang diberi tanda oleh Tuhanmu, dan siksaan itu tidak jauh dari orang-orang yang zhalim.” (Hud: 82-83)

Kesimpulan : betapa dahsyadnya amarah gustio Allah pada kaum penyuka sesama jenis, bila orang berzinah/penyuka lawan jenis tanpa ikatan sah, mereka hanya dirajam di cambuk atau dilempari batu oleh manusia. namun untuk penyuka sesama jenis, homo dan lesbi gusti Allah secara langsung menghancurkan sebuah kota yang didiami oleh mereka.
Ini sekaligus untuk menjawab pertanyaan temen temen atau calon temen, yang merasa di diskriminasikan oleh pakde karena ga mau bertemen dengan dirinya. Sungguh bukan pakde sombong, namun :

pertama : pakde hanya takut amarah gusti Allah akan menimpa pada pakde dan temen yang baik baik ini, jangan di kotori dengan bdermuka dua, pertama berjanji bukan penyuka sesama jenis, kemudian dalam perjalanan, ngirim poto poto yang ga pantas (kelamin lelaki, maap), merelka langsung pakde blokir sebagai tanda adanya pengingkaran perjanjian yang telah disepakati dalam pertemanan.
Kedua : pakde seorang guru, akan lebih fatal lagi kalau diketahui murid atau mantan murid (alumni) pakde punya temen homo atau lesbi, mereka akan mengira kalau pakde juga penyuka sesama jenis.

Semoga temen temen yang telah ke blokir atau yang belum tetapi masih punya kebiasaan seperti yang pakde sebutkan, pakde mohon untuk mengundur diri dari pertemanan ini, semoga sampean akan mendapatkan kawan yang lebih bagus, dan menyenangkan daripada pakde yang lebih KERAS seperti sabda kanjeng Nabi Muhammad SAW : “
Usirlah mereka dari rumah-rumah kalian.” (Muttafaqun’alaih)
Berdasarkan hadits ini, kaum lelaki dilarang untuk mengenakan pakaian dan perhiasan yang merupakan ciri khas kaum wanita, dan demikian juga sebaliknya. Sebagaimana kaum lelaki juga dilarang untuk menyerupai suara, cara berjalan, dan seluruh gerak-gerik kaum wanita, demikian juga sebaliknya.

Semoga renungan jumat ini menjadi pelajaran bagi kita semua.
Maapkan bila ada kata kata yang tak berkenan, hanya Gusti Allah dan kanjeng nabi Muhammad sebagai rujukan pakde mengabarkan berita yang benar…………..

Pakde Azemi
Teh Poci di sruput tanpa Gula,

Iklan

5 Komentar

  1. Matur suwun pencerahane, Pakde.

    • pak Muhammad gimana caranya kita bisa saling nge TAG note, maklum pak awak iki kurang pinter soal IT, heee sukses dan sehat selaluu pak !

  2. pak, bagaimana cara menyadarkan seseorang yang memiliki kelainan seperti menyukai sesuka jenis tanpa cara kekerasan. Akan kah Allah mendengarkan do’a dari seorang saudaranya?

    • hida : penyuka sesama jenis sangat dibenci Gusti Allah, karena akan menghancurkan tatanan dunia, Dunia sudah di pasang pasangkan, jadi tak ada manusia ketiga dengan jenis kelamin beda dari yang dua itu (laki apa perempuan) , semua makhluk dipasangnkan, nah untuk do’a dari saudaranya asal ikhlas insya’ Allah bisa memberi solusi, walo tak menjamin, Agar hasilnya maksimal yaa harus ke DOKTER JIWa, ini akan menunjukkan jalan yang positip, atau kembali belajar AGAMA, agar dirinya makin mengerti rambu2: agama.
      semoga yang sedikit bisa memberikan pencerahan, mari kita doakan semua manusia yang nyeleneh dari kodratnya agar lurus sesuai dengan kodrat KeLAMINnya


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s