Jadikanlah JERUK NIPIS RASANYA manis…………….


ilustrasi

ilustrasi

Perjalanan prensipan dengan kawan kawan guru dan komite sekolah ke Jogya memberikan inspirasi, untuk membuat catatan “perjalanan unik”. Panitia prensipan telah berusaha menata bus berapa untuk siapa, agar perjalanan menuju, kota Jogya dapat menyenangkan.
Kebetulan aku berkumpul dengan pini sepuh (keluarga bapak bapak komite sekolah), juga beberapa pensiunan seperti Eyang kakung Darsono dan bapak Abd.Gani. tentunya panitia sangat hati hati memilihkan bus yang akan menjadi tumpangan para pini sepuh ini, dipilihkan Bus terbaik, dari bus yang ada, tentu saja kami penumpang Bus 1 sangat berterima kasih pada panitia yang telah memilihkan bus terbaik dalam perjalanan menuju Jogya.


Kesulitan pertama mulai nampak saat memasuki kecamatan MOJOAGUNG – Jombang, Ban depan pecah, perlu diganti, ban serep ternyata juga gembos tak ada anginnya, pinjem Ban serep milik Bus lain, selesai ngeban (ganti ban), perjalanan dilanjutkan, BUS lain sudah melesat lebih dahulu memuju kota jogya.
Bayangkan saja, Bus 1 didalamnya ada 2 guru agama senior, terkenal sebagai tukang doa, juga ada bapak bapak dan ibu ibu komite yang sudah sepuh sepuh, tentu Kesabaran dan doa yang dipanjatkan tak pernah berhenti selama perjalanan, namun Allah berkehendak lain, perjalanan yang seharusnya lancar tersebut menjadi tersendat saat masuk kota nGanjuk BAN pecah lagi, perjalanan tersendat lagi, kali ini bukan ganti BAN serep tetapi ganti ban dalam, ini memerlukan waktu cukup lama. Saat itulah saya dengar dari ibu ibu : “ALHAMDULILLAH” lama saya mehanan pengen pipis, untung berhenti lama, Ayo ibu ibu mumpung berhenti lama kita manfaatkan untuk tunaikan keinginan pipis, saat itu terjadi ger geran (bhs jawa ketawa bareng), perjalanan dilanjutkan sampai caruban ban kempes, akhirnya bus istirahat di sebuah POM Bensin besar dan memiliki Mushollah besar, nah saat itu lagi lagi penumpang mengucapkan Alhamdulillah, kenapa ? yaa itu tadi banyak yang pengen melampiaskan derita ga bisa pipis, kemudian dilanjutkan dengan sholat juga di tempat tersebut. Perjalanan dilanjutkan sampai di borobudur jam 09.15pagi, sedangkan bus lainnya sudah nyampe jam 07.00 cukup lama waktu jedah antar bus kami dengan bus lainnya.

Perjalanan Pulang, berangkat dari Jogya jam 14.20, mampir pusat oleh oleh Pia Pathok jam 16.10 bus mulai bergerak, tanda tanda bus ada masalah terasa, jalannya bus terasa berjalan zigzag, namun penumpang nampak tak panik, mungkin ini da kebal dengan peristiwa saat berangkat, bus berjalan lambat bagai kura kura kekurangan air, tak punya semangat maju, sedikit gerak terus berhenti, begitu selanjutnya, sampai di Surakarta matahari sudah tak nampak lagi, langit sudah nampak gelap, tiba tiba lampu BUS untuk jalan MATI, perlu perbaikan beberapa menit kemudian perjalanan dilanjutkan, sampai SRAGEN semua lampu MATI, terpaksa berhenti dengan memasuki POM bensin walaupun tak isi solar, kesempatan seperti ini tak di sia siakan bapak bapak ibu ibu anak anak semuanya keluar bus, ada cuman sekedar meluruskan badan, minum dan maem camilan, tapi acara rutin pipis dan wudhu-sholat menjadi acara utama untuk para sepuh, mereka seolah tak mau bergeser dari ingat pada gusti Allah, tasbih selalu digenggeman, pengen tahu sih, kenapa mereka ga mengeluh dengan kejadian kejadian seperti ini!, sayapun bertanya: bapak kenapa bapak ga nampak kesel dengan kejadian kejadian seperti ini ?, pakde, coba perhatikan apakah sampean juga kesel ?, ambil hikmahnya saja, kan sudah jelas kata gusti Allah :

Inna Ma’al ‘Usri Yusra (Sesungguhnya setelah kesulitan ada kemudahan).

Andai kemaren dan hari ini ban ga gembos sekarang lampu ga mati, betapa tersiksanya ibu ibu dan bapak bapak tak terpenuhi keinginannya, ada yang pengen pipis ada yang pengen sholat, namun dengan adanya cobaan ini, gusti Allah memberi kesempatan pada kita untuk selalu Eling dan melaksanakan Sholat dengan tanpa tergesah gesah, pakde andai kita dapat :

Jadikanlah jeruk nipis itu menjadi manis !!

Maka yang kita dapatkan kesegaran setelah minum es jeruk, kita kembali fit setelah menikmati manisnya bukan asemnya.

Pakde, kata orang bijak :
Orang yang cerdas, lagi pintar, akan merubah kerugian-kerugiannya kepada keberuntungan-keberuntungan. Sementara orang yang bodoh lagi selalu dalam keadaan bingung, akan menambah musibah menjadi dua musibah,.bahkan musibah bertingkat-tingkat.

Yaa Robbi, andai semua orang bisa menerima kesulitan dan cobaan seperti penumpang bus 1 ini, maka gusti Allah tak akan mendapatkan kata kata pengaduan, kalimat keluhan, karena yakin Inna Ma’al ‘Usri Yusra (Sesungguhnya setelah kesulitan ada kemudahan).

Alhamdulillah Jam 01.35 bus nyampe di surabaya, namun konco konco masih melanjutkan perjalanan ke Bangkalan, jam berapa mereka nyampe rumah sudah tak mereka permasalahkan lagi, mereka menikmati perjalanan tanpa beban kekesalan, mereka tersenyum karena semua keinginan sudah mereka dapatkan selama perjalanan dan saat di kota Gudeg itu sendiri.

Yang bisa kita dapatkan dari perjalanan itu :
1. Apapun rencana kita, apabila gusti Allah memberikan cobaan pada kita dengan mengalihkan kesenangan diganti dengan kesulitan, gimana kita mau PROTES ?
2. Kesabaran adalah kunci mengatasi masalah, bukan dengan marah marah atau mengeluh
3. Berdoa lebih baik daripada terus menerus, menumpahkan kekesalan, karena makin kita kesel makin menumpuk sifat SETAN pada diri kita.
4. Mencoba merasakan manisnya COBAAN itu, daripada mengingat ingat pahitnya.

Semoga bermanfaat
Pakde Azemi
Sambil Nyeruput Teh Anget plus PIA PATHOK dan Madumongso

Iklan

2 Komentar

  1. analogi yg manis pak 😀

    • terima kasih sudah mampir ke blog pakde
      semoga silaturahim ini berlanjut


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s