Ponakan ku Keseleo (terkilir) …………………….


Renungan jumat hari ini tentang :

” Hai orang-oranng yang beriman peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka”

Pagi pagi da ada yang mewek mewek, saya tanya: “kenapa sih pagi pagi kok kamu da mewek mewek begitu ?”. Tau pakde, Saya bingung, mau masuk SMA mana?, saya kan da diterima di SMA PAPORIT, tapi saya pengen masuk sekolahnya Pakde?, lhoo kenapa?, danem kamu berapa sih ?, 34,xx, walahh nduk nduk, kok kamu nekat sih ? masuk sekolahnya pakde!, sekarang sudah menjadi sekolah PALING PAPORIT?, danem segitu yooo, “TERLEMPAR”, tapi saya sudah diterima di sekolah PAPORIT itu pakde, dan sudah daftar Regsitrasi da keterima.

Saya pengennya masuk ke sekolah ini pakde?, kamu disekolah rangking berapa ?, rangking 1 (satu), waduh kamu pinter yooo?. Iyoo pakde saya memang di sekolah paling pinter, tapi ntah kenapa saat Ujian Nasional Nilai saya kok JEBLOK, yoo wes nasib kamu nduk!.

Nduk!, kamu Ranking 1 kok ga ikut SPA (seleksi prestasi akademik)?, yaa itu pakde!. Saya ga tahu kalau di Sekolah ini ada SPA, saya telanjur ikut sekolah lain, setelah pengumuman SPA sekolah ini, saya baru denger, telambat pakde!.

Heee maapin pakde yaaa!, pakde ga bisa menolong kamu, cuman ada solusi!, sebelumnya pakde tanya dulu, waktu sekolah di raport nilai matematika kamu berapa? yaaa 10, pakde!, Bhs. Inggris 9.5, kalau IPA berapa? Yaa 9.0 pakde!, waduhhh kamu pinter nduk!,

Begini!, mungkin ini bisa jadi solusi untuk kamu!, setelah pengumuman, masih akan ada Test Prestasi Akademik (TPA), kamu bisa ikut TPA, kan kamu pinter, nah disitu kamu bisa bersaing dengan nilai danem lainnya walaupun gede, kamu belum tentu kalah, kalau kamu pinter beneran. Bagaimana ? iya pakde saya coba!, doakan saya yaa pakde, insya’ Allah kalau kamu bener bener pinter, kamu Insya’ Allah, akan diterima lewat jalur test bukan melalui jalur DANEM……………………………

Itulah sekedar gambaran, betapa sakitnya anak anak kita, bila mereka keseleo (terkilir), akibat salah menentukan pilihannya, padahal mereka punya potensi bagus, namun sayangnya mereka enggan dengan yang tak mereka minati, apakah ini tidak mengganggu HASIL PRESTASI BELAJARnya selama di SEKOLAH baru nanti ? ga boleh kita biarkan teruuss berlangsung.

Untuk orang tua yang punya anak perhatikan TIP memilih sekolah untuk anak :

1. Telusuri minat dan bakat anak, arahkan bakatnya sesuai dengan keinginan anak.

2. Cari sekolah sesuai dengan minat dan bakat anak.

3. Pilih lokasi strategis yang dapat memudahkan proses pendidikan anak Anda.

4. Perhatikan lingkungan sekitar yang akan berpengaruh terhadap perkembangan anak Anda.

5. Pilih sekolah dengan fasilitas yang lengkap, kurikulumnya berbasiskan kompetensi, kualitas pengajar yang baik, dan metode belajar yang berkualitas seperti menggunakan metode active learning. Observasi sekolah tersebut apakah materi pembelajarannya sesuai dengan perkembangan anak.

6. Perhatikan frekuensi belajar sekolah dan sesuaikan dengan ritme anak Anda.

7. Siapkan segala kebutuhan anak Anda sejak dini, termasuk mempersiapkan biaya pendidikan dalam bentuk Tabungan pendidikan

Orang Perlu Mikir saran ini :

1. Karena itu sebagai orang tua jangan memaksakan anaknya untuk masuk pada sekolah PAPORIT tertentu, apabila anaknya kurang minat, sebab akan berdampak negatip pada prestasi belajar anak.

2. Perhatikan tip nomor 5, jangan sampai orang tua hanya melihat luarnya saja PAPORIT (terjebak dengan kebiasaan lama), sedangkan BIBIT unggul sebenarnya berada di sekolah PAPORIT lain, selain itu perhatikan mutu dan kinerja guru, ini penting, jangan sampai anak kita hanya mendapat STEMPEL SEKOLAH PAPORIT di Lengan mereka, sedangkan Otak dan Ototnya tak memuaskan.

3. Terakhir, paling penting janganlah kita menyekolahkan anak yang tidak seAQIDAH dengan kita, walaupun, menurut kita sekolah yang seAQIDAH kurang profesional, dan kurang ditunjang dengan fasilitas yang memadai, banyak tokoh tokoh dunia dan TOKOH Bangsa Indonesia, waktu sekolah dulu kurang mendapat fasilitas yang memadai, namun semangat mereka luar biasa untuk mendapatkan ilmu, maka prestasi mereka di acungi JEMPOL masyarakat dunia.

Surat At-Tahriem ayat. 6.

” Hai orang-oranng yang beriman peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka”

“Sebagian hak orang tua (ayah) terhadap anaknya adalah mendidik/menanamkan budi pekerti yang luhur dan memberikan nama yang baik”. (H.R. Al-Baihaqi).

“Tiada pemberian yyang utama dari seorang ayah kepada anaknya dari pada pemberian adab/pendidikan yang baik”. (H.R At-Tirmidzi dari Ayyub bin Musa).

“Tidaklah seorang anak dilahirkan kecuali dalam keadaan suci (fitrah), maka kedua orang tuanyalah yang menjadikanya yahudi atau nasrani atau Majusi “. (H.R. Muslim).

PENJELASAN PASAL 28 AYAT 2 UU NO.2 TAHUN1989.

“Tenaga pengajar pendidikan agama harus beragama sesuai dengan agama yang diajarkan dan agama peserta didik yang bersangkutan”.

PENJELASAN PASAL 39 UU NO.2. TAHUN 1989.

“Pendidikan agama merupakan usaha untuk memperkuat iman dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan agama yang dianut oleh peserta didik yang bersangkutan dengan memperhatikan tuntunan untuk menghormati agama lain, dalam hubungan antar ummat beragama dalam masyarakat untuk mewujudkan persatuan Nasional “.

Dengan bertawakkal kepada Allah SWT, maka majelis fatwa BKSPP Indonesia dalam sidangnya tanggal 4 Sya’ban 1414 H/16 januari 1994 M memutuskan :

“HARAM HUKUMYA MENYEKOLAHKAN ANAK-ANAK MUSLIM DI SEKOLAH-SEKOLAH KRISTEN/KATOLIK TERSEBUT “

Note ini tak bermaksud menggiring opini agar masyarakat banyak mendaftar ke skula ku, namun ini sekedar gambaran, betapa sulitnya kita sebagai orang tua memilihkan SEKOLAH untuk buah hati kita, karenanya, sebaliknya ajak anak kita untuk berdiskusi, tawarkan solusi kita dan dengarkan kemauan anak kita, selanjutnya timbang timbang, apakah sekolah tersebut tidak menyalahi AQIDAH kita?

Keputusan kita sangat menentukan nasib buah hati kita saat menjalani proses pendidikan di sekolah yang menerima dirinya.

Semoga ada manfaatnya.

Pakde Azemi

Mabuk Duren dan Tape Bondowoso

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s