Sugih bondo koyok di kuyo kuyo………….


Judul tersebut bila diterjemahkan menjadi KAYA SEPERTI TERSIKSA

“Sesungguhnya hartamu dan anak-anakmu hanyalah cobaan (bagimu): di sisi Allah-lah pahala yang besar.” (At-Taghabun: 15)

Penggalan ayat diatas, menunjukkan betapa Gusti Allah selalu menguji manusia baik dalam keadaan lapang maupun dalam keadaan kurang punya.
Kemapanan seseorang kadang menjad dirinya congkak, namun ada juga dengan kemapanan dirinya makin mendekatkan dirinya kepada Gusti Allah


Kemaren sore saat mengambil obat rutin cek-up bulanan buat mertuaku di RS Haji Surabaya, ada seseorang yang nampak kecape’an di teras ruang tunggu pasien yang sedang opname, nampaknya menarik untuk diajak ngobrol, sapa tahu ada hal yang bisa sharing dengan orang lain.
Assalamu’alaikum, boleh saya duduk disini, ohh yaa silahkan pak!, silahkan, nama saya pakde azmi begitu biasa saya dipanggil, sampean siapa, nama saya rusdi!, sampean menunggu sodara yaa, kok nampak sedih? Ahh bukan pak saya, menunggu majikan saya, masuk opname kemaren di ruang VVIP. Ohhh gitu yaa, diruang VVIP berarti majikan sampean itu sugih yaa mas?, ohh ya pakde: “majikan saya itu sugih tenan, hobbinya aja koleksi mobil mobil bagus, alphard, hammer, audi, jaguar etc ”, yang saya pake sekarang ini aja Hammer. Kok sampean ngomong yang saya pake?, kenapa bukan sampean katakan yang majikan saya pake?. Ohh itu begini pakde!, majikan saya ini, kata orang jawa “KEDONYAN” (gila harta).

Semua mobil koleksinya tak boleh dipake anaknya, saya kasihan dengan anak anaknya mobilnya, yaaa biasa biasa aja paling bagus hongda jozz lainnya apanza, padahal dirinya tak pernah menikmati naik mobil mobil mewah tersebut, paling satu minggu belum tentu sekali. Kenapa ?, karena majikan saya itu seringnya dijemput dengan AMBULANCE, lhoo kok begitu ?, akhir akhir ini majikan saya sering penyakit jantungnya kumat!, sehingga selalu pake AMBULANCE kalau ke Rumah Sakit, sedangkan mobil mewah harus selalu mengiringi AMBULANCE.

Kenapa begitu? Yaa begitu memangnya pakde!, kan saya da bilang majikan saya itu “KEDONYAN” (gila harta). Padahal kalau mau di pikir, yang menikmati kemewahan itu adalah saya, karena saya selalu pake mobil mewahnya, majikan saya dan isterinya (naik AMBULANCE) selalu mendampingi suaminya, anaknya ga boleh naik/ memakai mobil mobil mewahnya. Saya sebenarnya sungkan dengan anak anaknya, tapi anaknya sangat nurut dengan bapaknya, yaa nerima apa yang diberikan padanya.
Saya selalu berfikir begini pakde!, yang kaya ini sebenarnya siapa yaa?, majikan saya, anaknya atau saya?, karena saya selalu pakai mobil mobil mewah, selalu berganti ganti, menurut pakde siapa yang kaya ?

Waduch, saya ga bisa menjawab mas! “ begini yaaa saya ingat bunyi ayat alquran :

”Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhan kalian telah memaklumkan; “Sesungguhnya jika kalian bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepada kalian, dan jika kalian mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih“. (Q.S. Ibrahim [14]: 7).

Dari ayat tersebut sudah jelas, kenikmatan yang diberikan oleh Gusti Allah, apabila tak dapat memberikan manfaat untuk orang lain, maka kenikmatan itu berbuah malapetaka, saya khawatir sakitnya majikan sampean itu karena “JANJI GUSTI ALLAH” dalam ayat tersebut berlaku.

Karena itu mas rusdi, sampean yang sedang menikmati enaknya naik mobil mewah sering sering bersodaqoh, karena sapa tahu sampean juga apes nyerempet atau ditabrak, kan sampean bisa di PHK atau disuruh ganti wuihhh biso malapetaka gede mas, coba perhatikan sabda Rasulallah SAW , sbb :
“Bersegeralah bersedekah, sebab yang namanya bala tidak pernah mendahului sedekah “.

Dari pengalaman tersebut dapat disimpulkan :
– Kekayaan dapat menghancurkan kenikmatan masa depan
– Kekayaan dapat juga “sasaran tembak” GUSTI ALLAH untuk mencoba kepekaan kita terhadap lingkungan
– Kekayaan harus diupayakan dapat bermanfaat untuk keluarganya
– OJOK DUMEH SUGIH BANDHA (jangan sombong saat kaya)
– Mari kita interospeksi diri……………….
– Gusti Allah PEMILIK KEKAYAAN
– MARI BERSEDEKAH

Semoga bermanfaat

Pakde Azemi
Sambil Nyeruput Neser Capee + Nyamil KUCUR anget

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s