Managemen SODAQOH Bunda Ninik di SMADABA….


NOTE JUMATAN untuk merefleksi DIRI ……………….

Satu lagi gagasan luhur dari bunda ninik untuk meringankan siapa saja sebagai elemen smadaba yang memiliki keterbatasan dalam melaksanakan tugasnya baik siswa maupun siapa saja yang masuk dalam elemen sekolah. Gagasan itu dicanangkan dalam “gerakan bersodaqoh”.
Gagasan ini sebenarnya sederha, ingin mengajak semua elemen sekolah untuk memiliki EMPATI pada sesama, utamanya di dalam sekolah (SMADABA), caranya menyisihkan sebagian kecil saja duit yang dimiliki untuk di sodaqohkan (dimasukkan) ke dalam kotak amal yang telah disediakan di sekolah.


Gagasan sederhana bunda insya’ Allah mulai mendapat respon dari semua elemen sekolah dari guru, Tata Usaha, juga siswa siswa di smadaba.
Sifat bijak bunda untuk mengangkat orang yang tak memiliki keberutungan materi, agar merasakan senang seperti saudara saudaranya yang lain, patut di acungi jempol, sulit memang mencari figur kepemimpinan yang menomor satukan Wong Cilik, karena membantu orang yang kurang beruntung itu banyak resikonya, : 
1. Pitnah, apabila tak sesuai dengan keinginan yang menerima
2. Harus memiliki kesabaran untuk di cemooh orang lain
3. Uswah (keteladanan) harus dimulai dari PENCETUS ide itu sendiri

Pitnah alhamdulillah bisa diatasi, Sabar dan Uswah sudah bisa ditunjukkan BUNDA selama menjadi “MOTIVATOR” SODAQOH itu sendiri, gerakan mengajak tak henti hentinya di suarakan BUNDA baik dengan kelakar maupun serius saat rapat dinas. Tak tanggung tanggung BUNDA mensitir :
Al Baqarah ayat 254, yang artinya :
“ Hai orang-orang yang beriman, belanjakanlah ( di jalan Allah) sebagian dari rezeki yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang hari yang pada hari itu tidak ada lagi jual beli dan tidak ad lagi syafa’at. Dan orang-orang kafir itulah orang-orang yang zalim.”

Dan

Surat Al Baqarah : 195, yang artinya :
“ Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik. “
Dari ayat di atas, maksud “ …janganlah menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan “ adalah tidak mau bershodaqoh karena takut miskin.

Seperti ini Oleh oleh dari BUNDA saat RAPAT dinas hari senin (2 Agustus 2010) :
Perhatikan saat kita sodaqoh :
1. shodaqoh yang Anda berikan harus diniati untuk meraih ridho Allah, Lillahi ta’ala.
2. jangan sampai ketika bershodaqoh, kita menyakiti hati dan perasaan orang lain karena ketika Anda menyakiti orang yang Anda beri shodaqoh maka orang tersebut bisa saja tidak akan mendoakan kebahagiaan Anda.
3. hindarilah sifat pamer ketika bershodaqoh karena hal tersebut akan merusak shodaqoh Anda.
4. jangan mengerutu ketika Anda akan bershodaqoh.
5. jangan bershodaqoh dengan terpaksa dan mengharap apa pun dari orang lain.

Kesimpulan :
1. Sodaqoh perlu adanya USWAH (keteladanan)
2. Mumpung masih ada yang perlu mari kita bantu
3. Penataan batin untuk memulai bersodaqoh perlu ditanamkan melalui garis komando yang JUJUR
4. Sodaqoh bisa membuat kita bahagia, bila target yang kita maksud sama batin dan perasaannya.

MAMPUKAH yang ini NGARUH di HATI kita ?

Banyak sekali hadis yang menyatakan betapa pentingnya seorang Mukmin untuk melakukan sedekah. Diantara keistimewaannya ialah:

Pertama, bisa melepaskan pelakunya dari bencana. Sebab Rasul SAW bersabda : “ Sesungguhnya sedekah dapat menolak 70 pintu bencana “.

Kedua, merupakan obat penyakit pada tubuh. Rasul SAW. menjelaskan : “ Obatilah penyakitmu dengan bersedekah “.

Ketiga, sebagai benteng buat diri kita. Nabi SAW.menerangkan : “ Bentengilah harta bendamu dengan sedekah “.

Keempat, sebagai pemadam kemurkaan Allah. Rasul SAW.berwasiat : “Sedekah dapat menutup kemurkaan Allah.”

Kelima, menambah keakraban sesama Muslim“. Rasul mengingatkan : “Sedekah adalah hadiah. Maka berikanlah hadiah kepada teman pergaulanmu dan berkasih–sayanglah kalian dengan saling memberi sedekah“.

Keenam, mampu menanamkan rasa belas kasihan dalam hati. Rasul SAW.berpesan : “Barang siapa mendapatkan kesedihan di dalam hati, maka berikanlah sedekah“.

Ketujuh, dapat menambah umur. Ujar Rasul SAW : “Sedekah dapat menolak musibah serta dapat menambah keberkahan umur“.

Kedelapan, sebagai safaat kelak di akhirat. Rasul SAW menjelaskan : “Sesungguhnya yang akan menaungi orang Mukmin pada hari kiamat kelak, adalah sedekah“.

Kesembilan, menuai pahala yang teramat besar. Dalam sebuah atsar disebutkan : “Barang siapa bersedekah dengan sebiji tamar, kelak di ahri kiamat dia akan mendapat pahala sebesar gunung yang berada di atas timbangan amalnya“.

Kesepuluh, sebagai wasilah“ menambah“ rezeki. Rasul SAW. menjanjikan “Tidak akan berkurang harta yang disedekahkan, bahkan akan bertambah, akan bertambah dan akan bertambah“. Ali bin Abi Thalib KW berkata : “Pancinglah rezeki dengan bersedekah“.

Dulur, mari kita belajar mempunyai rasa empati pada orang lain, sisihkan sebagian milik kita, karena sesuangguhnya harta kita yang sesungguhnya adalah harta yang kita sisihkan untuk orang lain sebagai tabungan alherat.
Harta yang kita miliki saat ini, bisa jadi bukan menjadi milik kita, bisa saja menjadi milik DOKTER, milik MALING, Milik anak kita, milik isteri kita, namun harta yang kita sisihkan sesungguhnya KEKAL, akan kita petik saat kita menghadap GUSTI ALLAH

Pakde Azemi
Isuk isuk Nyeruput Wedang Jahe plus Godo Sukun

Iklan

1 Komentar

  1. You need to take part in a contest for one of the greatest blogs on the net.
    I’m going to recommend this web site!


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s