SELAMATAN Berangkat HAJI


Malam itu (kemaren) tak seperti biasanya sebuah gang sempit dengan julukan gang Kelinci karena penghuninya sangat banyak sekali (operlod). Biasanya jarang dirambah orang berlalu lalang, sore itu nampak penuh dengan orang bersarung dan bersurban layaknya ada kondangan pernikahan.

 

Pak Maderi. Lelaki paruh baya adalah sohibul bait. Seorang lelaki sederhana, malah boleh kita katakan sebagai “GAKIN”, namun Pak Maderi tak mau dikatakan sebagai “GAKIN” karena pak Maderi tak pernah mau menerima bantuan “RASKIN” apalagi zakat pitrah dan sodaqoh orang lain, alasannya, pemberian dari gusti Allah sudah lebih dari cukup untuk dirinya.

 

Selamatan Haji artinya sohibul bait akan menunaikan ibadah haji, nah disini timbul rasan rasan (gosip) para undangan yang hanya mengandalkan AKAL bukan Takdir Gusti Allah.

Rasan rasan (gosip) makin hebat setelah tahu makanan dengan prasmanan model manten masa kini, dengan menu yang sangat mewah mulai dari sate – gule, nasi kebuli – bubur harizah pokoknya semua makanan ARAB dan INDIA, karena memakai jasa catering yang memiliki event organizer (EO) sekalian, agar dapat mengatur segala sesuatunya, luar biasa kalau diukur dengan kenyataan sehari hari dari Pak Maderi akan berbalik 1000 derajat.

 

Kiyai yang dipanggilpun ga tanggung tanggung ada 3 kiyai terkenal dari Lamongan, Probolinggo dan Surabaya, satu satu kiyai bercerita tentang perjalanan spiritual haji, tak ada yang istimewa karena semua sudah sering dikhotbahkan saat sholat jumat atau acara agama di TePe. Yang beda ketika Pak Maderi sendiri tampil sebagai sohibul bait untuk berpamitan mohon do’a agar perjalanan spiritualnya dapat dia jalan dengan baik sehingga dia dapat julukan sebagai haji mabrur.

 

Cerita dari bapak Maderi dalam selamatan haji sebagai berikut :

Bapak bapak saya sebagai sohibul bait mohon maap apabila undangan yang kami sebarkan tidak sampai untuk semua warga kampung, karena kurangnya kami mendata satu satu warga kampung ini sehingga semua akan dapat merasakan kebahagiaan seperti bahagianya diri kami malam ini.

Perjalanan haji kami nanti dengan ONH Plus, karena mendaftar dengan Haji biasa harus menunggu lama, tentunya bapak bapak bertanya kok bisa saya melaksanakan perjalanan ibadah ini dengan OHN Plus, tentunya ini ada cerita yang harus saya ceritakan agar tak ada sak wasangka diantara kita, agar saya tidak dituduh dapat duit darimana ?

 

Keinginan saya untuk menunaikan ibadah haji sudah ada sejak 1990, namun saya menyadari keterbatasan saya untuk mendapatkan duit sebanyak itu tidaklah mudah, namun  saya selalu percaya dengan ayat ayat Gusti Allah sebagaui berikut :

 

” Dan tidak ada suatu binatang melatapun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya” ( QS Hud; 16).

 

Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertaqwa pastilah Kami limpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan ayat-ayat Kami itu, maka Kami akan siksa mereka disebabkan perbuatannya.” (QS. Al- A’raaf, 96 ).

 

Barangsiapa bertaqwa kepada Allah niscaya dia akan mengadakan baginya jalan keluar dan memberinya rizki dari arah yang tiada disangka-sangka; dan barangsiapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan keperluannya ” ( QS Ath-Thalaq; 2-3).

 

Dari ke 3 ayat diatas sejak 1990, saya selalu sholat jumat di masjid Al-Mabrur Asrama Haji Sukolilo Surabaya, disana saya selalu melihat replika Ka’bah, saat saat itu selalu saya sentuh dan saya berdoa, Ya Robbi, hari ini saya menatap ka’bah Replika, saya percaya melalui takdirMU saya dapat melihat ka’bahMU yang sebenarnya di Mekkah. Itu selalu saya lakukan setiap jumat dan setiap ramadhan (sholat taraweh) sejak 1990. Saya tak pernah berputus asah untuk mendapatkan rejeki yang tidak disangka sangka dari gusti Allah, karena janji GUSTI ALLAH tak pernah teringkari, Allah selalu bayar tunai janjinya pada HambanNYA yang mau meminta.

 

Pendek kata 2009 bulan Oktober Bapak Syaiful Islam (mualaf) keterunan Tionghoa, memanggil saya untuk diajak berbicang bicang soal agama, dia menuturkan pengen berangkat haji tapi ga bisa yang lama lama disana, karena saya bekerja, takut pekerjaan (toko) terlalu lama tutup, kemudian saya sarankan naik haji dengan ONH Plus saja waktunya pendek tetapi tidak mengurangi esensi peribadatannya, kemudian pak Syaiful Islam menawari apakah mau membimbing saya saat dimekkah, saya jawab : “berangkat haji itu sudah ada yang membimbing dari biro perjalanan”, tetapi kata beliau : “saya perlu teman curhat saat disana”, spontan saya menangis : “Ya Robbi, apakah ini jawaban dari doaku yang selama ini aku panjatkan kepadaMU ?” Alhamdulillah

Pak Syaiful Islam kemudian mendaftarkan dirinya dan saya (hanya berdua), karena kebetulan beliau adalah seorang duda sedangkan saya diajak untuk menemani beliau selama disana, sambil berkelakar pak Maderi mengatakan : “andai saja, isteri saya berdoa sama seperti saya, mungkin saya dan isteri saya berangkat bersama sama”, tapi inilah takdir gusti Allah saya sangat bersyukur dan saya berjanji disana nanti saya akan berdoa untuk isteri saya agar dapat menunaikan ibadah seperti yang insya’ Allah akan saya jalankan.

Sedangkan mengenai selamatan ini, sebenarnya duitnya bapak Syaiful Islam, saya cuman kebagian nama saja, karena itu semoga bapak bapak dapat menerima kelebihan dan kekurangannya, atas jamuan dari Pak Syaiful Islam malam ini.

Akhirnya kami berdua mohon doa restu dari para kiyai dan ulama yang ada malam ini, juga pada bapak bapak dan saudara saudara yang hadir, mohon maap apabila ada kesalahan selama kami bergaul, sehingga saat menjalankan ibadah haji nanti kami tak mendapatkan halangan apa apa, sekian terim kasih.

 

Kesimpulan :

  1. Keyakinan Pak Maderi sungguh luar biasa, kesabaran beliau untuk mendapatkan rejeki yang tak disangka sangka dari Gusti Allah begitu lama, namun tekat beliau patut diacungi jempol
  2. Doa yang tulus selalu diijabah Gusti Allah.
  3. keberangkatan Pak Maderi tak dapat dipikirkan oleh AKAL manusia, karena ukuran manusia dengan Gusti Allah berbeda.
  4. Semoga pak maderi menjadi haji yang mabrur, amin

 

 

Semoga bermanfaat

Pak Azemi

Sambil Nyeruput Wedang Ronde plus Kucur Anget

 

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s