Harus Kemana “MALEM TAHUN BARU” MASEHI…..


ilustrasi

ilustrasi

Setiap menjelang pergantian tahun Masehi, saya selalu diingatkan bapak seperti ini :

“azemi, janganlah kamu ikut ikutan, menikmati malem pergantian tahun baru masehi, karena kamu punya tahun Hijriyah “. Setiap ada pertanyaan itu saya selalu bertanya kepada bapak, kenapa pak ?

“azemi, kamu ngerti ngga, pertama : saat itu umat kristiani sedang melaksanakan kebaktian, sehingga bapak takut mereka akan tergannggu dalam ibadahnya, kedua : malem pergantian tahun baru itu selalu dibarengi dengan kelakuan maksiat, MO 5 (mo limo), sehingga akan banyak menelan korban disebabkan kelakuan yang maksiat tersebut, contoh, orang minum – insya’ Allah mabuk, saat mabuk mereka pake motor, apakah ga’ berbahaya menurut kamu ?, judi, akibat judi jelas akan menyebabkan sakit hati yang kalah, pasti akan berdampak negatip.
Baca lebih lanjut

Negeri OM PIM PA


Note ini hanya sebuah ILUSI, orang setengah teler setelah kemasukan JAILANGKUNG, sehingga ga bisa dipake sebagai acuan kebenarannya, karena negeri OM PIM PA adalah negeri Dongeng saat permainan JAILANKUNG, bila ada kata ato kalimat yang menyerupai negeri anda mohon dimaapkan karena tak ada unsur kesengajaan.

Peradaban berubah semenjak globalisasi mendesak semua sektor, pendidikan, sosial, kesehatan, hingga kemasyarakatan sudah berganti wajah, berganti cerita. Negeri OM PIM PA  dulu terkenal dengan sebutan negeri  seribu mpu, negeri seribu  cahaya, negeri serius seniman, kini ta ada lagi seni yang dapat kita nikmati, ketoprak sudah dijadikan nama makanan, jaipong sudah berganti ngebor,  para mpu banyak yang migrasi ke negeri seberang, disana mereka dapat mengekspresikan dirinya dalam sebuah pagelaran akbar, seniman juga ngekor mpu, disana mereka dapat mengakarkan corak seni seperti di negeri OM PIM PA, tak salah bisa ada kemiripan rasa berkesenian dinegeri seberang dengan negeri OM PIM PA.

  Baca lebih lanjut

Surat yang cecer untuk BUNDA


Masih belum lama rasanya bunda jadi nakodahnya SMADA Bangkalan,  namun perputaran tempat mengabdi  harus BUNDA jalankan sebagai konsekwensi ABDI negara, wajib mentaati dan mau ditempatkan dimana saja, sebagai kawan tak pernah tetesan noda amarah, tak ada kalimat pedih menyembilu di hati, tawa canda dengan banyak bahasa, kadang propesional, kadang dagelan, kadang yang kekanak kanakan, semua menyimpan rindu untuk semua teman teman guru maupun staff tata usaha.

Note ini sengaja tak pengen menyanjung nyanjung BUNDA, seperti kata beliau di setiap pertemuan, pekerjaan yang ikhlas tak perlu memerlukan sanjungan, karena sanjungan bisa meneteskan noda riya’, gusti Allah punya buku, gusti Allah punya catatan, itu saja, agar kita bisa menjalan sesuatu itu tanpa beban.
Baca lebih lanjut

PAKEWUH …….


Suporter INDONESIA Ndingkluk (tertunduk) setelah melihat langsung ato sekedar NOBAR di TePe tetangga yang gedenga nga’udubillah (kata orang jawa), kekalahan 3-0 atas Malaysia, tentu saja membuyarkan rencana besar para suporter dan PSSI untuk mengarak piala AFF itu keliling Indonesia, Pelatih tim nasional Indonesia, Alfred Riedl, mengatakan : peluang Firman Utina dan kawan-kawan untuk menjuarai Piala AFF 2010 kini hanya tinggal 5-10 persen saja (kompas.com). Ini sebuah bentuk keputusasaan, seperti yang saya tulis kemaren
Baca lebih lanjut

PENOMENA SEPAK BOLA di negeri ini


Perlu di  ketahui note ini tak bermaksud untuk menyurutkan minat BANGSA ini CINTA BOLA…..

Penomena AFF 2010 sungguh banyak menyita perhatian banyak kalangan di INDONESIA, padahal dinegara lain kok biasa biasa saja yaa ? pertanyaannya adalah apakah mereka tulus apa cuman menuntut agar TIM GARUDA MENANG. Kalau jawabannya hanya pengen TIM GARUDA menang sungguh menakutkan.

  Baca lebih lanjut

Ayo Rerepleksi Diri…


Sharing di hari Jumat legi,

BNS (Batu Nite Spektakuler)

Di BNS, semua pada melihat gemerlapnya lampu, asiknya pendar : LAMPION, permainan yang menantang adrenalin, permainan ketangkasan, namun aku terdampar di sudut sepi menatap hiruk pikuk, lalu lalang pengunjung yang memadati BNS malem itu.

Pikiranku, menerawang ke alam bawah sadarku, mengapa semua ini bisa terjadi disini “BATU”, padahal BNS itu di tempat yang jauh dari keramaian, jauh dari kenyamanan, dingin menusuk tulang pengaruh hawa pengunungan. Tentu tempat ini dahulu bukan lahan yang produktip, saya yakin betul, apabila ini lahan produktip tak akan ada ijin untuk mengubah tata kelola peruntukannya bagi BNS tentunya.

Pengunjungnya rata rata dari kota besar, Malang, Surabaya, Blitar, Pasuruan, Banyuwangi, sampai Jakarta, Bandung  juga ada yang datang ?, sungguh!, pembagi rejeki ikut berperan dalam gundukan rupiah di “BATU”, orang boleh bangga dengan prestasi, orang boleh berkata ini karya anak bangsa, namun ikut campur GUSTI ALLAH, sangat dominan menggiring hati untuk datang kesana.
Baca lebih lanjut

OTAKku PENUH pengen KETAWA……


bukan ASI ku pak Dokter

ning sumi ke puskesmas sambil nggendong bayi
setelah registrasi, ning sumi duduk
tak lama ning sumi di panggil untuk masuk keruangan dokter
dalam hati ning sumi, jamput doktere guanteng rek !

setelah memeriksa bayi, dokter tanya ke ning sumi, “ning, anak ini dikasih minum ASI apa susu botol ?”
“ASI pak dokter…..” jawab ning sumi

Kalau begitu, tolong saya perlu periksa ASI sampean ning ?” kata dokter

Ning sumi nurut, baju dan Bhnya di buka
Setelah diperiksa pak dokter dengan teliti …..
Ning sumi seneng aja karena pak doktere ganteng sih…

Setelah selesai. Pak dokter bilang, “ning, pantes aja bayi sampean kurus, Sampean ga punya tetek (payudara)”

Kata ning sumi, “pak dokter bukan saya yang menyusui”
“Lalu sapa lagi kalau bukan sampean ?”, tanya pak doter

“Lho saya ini pembantunya kok dokter…..

Kadung uenak diemek karo pak dokter……………..semriwing……………

Pakde Azemi
Ngombe Wedang Ronde