LENTERA – dari ceceran Surat di UGD ……….


note ini fiksi / ilusi yang ditemukan saat taon baruan di UGD dr. soetomo, diinspirasi banyaknya pasien yang mengerang sambil teriak teriak memanggil kekasihnya, juga dibumbui cerita konyol para pengantar, karena itu jangan dimasukkan hati, karena ini sekedar hiburan yang tak punya maksud POLITIK, ekonomi dan SOSIAL.

 

LENTERA di MALAM TAHUN BARU

 

Pengedapan batin telah nyata, bahwa penantian cinta harus diakhiri.  fefe,  malam itu betapa kecewa perasaan kaka, karena penantian kedatangan kamu nggak pernah terwujud. Sejak awal telah kaka sadari tahun-baru akan menjadi tonggak berakhirnya tumpahan asmara kita, rasa suka, rasa percaya, rasa memiliki. Karena pesta tahun baru, akan menina bobokkan seseorang untuk lupa kejadian semu, mereka menyongsong kejadian nyata, itu pasti.

fefe, malam itu, kaka tunggu kamu sampai  jam 02.00, ternyata SMS itu nggak datang dan memang nggak akan pernah datang, kaka memutuskan untuk ke hotel tempat teman kaka berkumpul, disana kaka ngaji, bersama teman-teman lainnya, satu-satu ayat diperdengarkan, dibacakan artinya, pelan-pelan air mata kaka mulai jatuh, isak terus mengikuti qori dan pembaca terjemahan, betapa dahsatnya firman Allah yang menghujam dalam kalbu saat itu, lobi hotel yang biasanya di pakai hura-hura berubah hikmat, sunyi, mencekam karena bunyi tangisan penterjemah, “Ya Allah, betapa kami manusia tak menyadari, KAU pasti menjemput, tak pernah menyadari bahwa kenikmatan itu tak akan diberikan selamanya, betapa angkuhnya manusia, mereka mengira harta itu dapat mengekalkan dirinya, sesungguhnya tidak”.

 

fefe, saat seperti itu, kaka tersentak betapa jauh angan-angan kaka untuk mendapatkan dirimu, padahal kecil kemungkinan itu terwujud, getaran cinta kamu pada calon pilihan bapak dan emak kamu sudah menggelembung bagai butiran salju  yang begitu halus mendinginkan hati kamu, cepat atau lambat butiran kristal salju itu akan mengendap dan menggumpal dalam batin kamu, saat itulah kamu tak dapat berpaling darinya.

fefe, kaka hanya ingin kau tahu tentang  kebenaran, kau harus tahu tentang kekuatan cinta, kau kudu tahu tentang rasa dan olah batin. Kini telah bergeser  rasa dan olah batin kedalam cinta yang kamu miliki, kau tak boleh bohongi batin kamu, kau masih memiliki rasa pada kaka saat ini, hanya karena kamu merasa bersalah saja, padahal getar-getar cinta yang  kau rasakan telah berpindah. fefe, kaka merasa bersalah telah tumbuh dalam kehidupan kamu, hingga  dirimu menemukan  kebuntuhan dalam menentukan masa depan yang gemilang.

 

fefe, jujurlah, bahwa kau tak mau dan tak bisa melepaskan dirinya, karena dirimu telah memiliki rongga cinta yang besar padanya, padahal kamu tahu dengan kaka, kamu sulit mendapatkan kejelasan waktu,  kapan kita married ?, dengannya kamu tak lama lagi, Insya’  Allah akan mendapatkan kebahagiaan yang kamu idamkan.

 

fefe, mari kita lepas getar-getar cinta, kita jauhkan diri kita dari kepalsuan, kepura-puraan, kenistaan, kaka takut kamu akan menjadi isteri yang tidak setia pada suami, padahal dirimu adalah wanita  yang memiliki kesetiaan sejati. fefe, berat memang keputusan ini, tapi kaka kasihan dengan dirimu, menjadi wanita tak sempurna dalam berpetualang cinta. Kaka bukan benci kamu, tapi kaka tak ingin kau menjadi wanita yang memiliki kepalsuan batin, kaka tak ingin menjadi penghalang masa depan kamu, makin kamu pegang lengan kaka dengan erat, makin sulit kamu lepaskan kepalsuan ini, makin kamu ingin dekat kaka, makin jauh kamu dalam kepalsuan dan kepura-puraan.

 

fefe, kamu harus berani menentukan pilihanmu, pastikan jangan kamu batasi diri kamu dengan bayang-bayang kaka, atau orang lain, karena masa depan kamu, hanya kamu yang tahu dan yang menjalani, kaka hanya bisa berdoa untuk kebahagiaan dan masa depan kamu. fefe kepalsuan itu akan menjerat kita dalam ketidakpastian, dan akan menyebabkan malapetaka. fefe kau ibarat pecinta alam yang sedang mendaki menuju puncak kepuasaan, sedangkan kaka adalah penonton yang melihat kau merayap meniti titik demi titik menuju puncak yang diinginkan, kaka akan tersenyum gembira bila kau sukses mencapai puncak itu, tetapi kaka akan menangkap saat kau terjerembab ke bawah, namun kaka tak pernah berdoa semoga kau terjerembab, doa kaka senantiasa mengiringi kegembiraan dan kebahagiaan kamu.

 

fefe, kau kasihan dengan kaka, semata-mata kamu merasa menomor duakan kaka, namun kau juga tak mau menomor duakan dia, bukan ?, fefe, jujur sebenarnya kaka sangat cemburu kau di berada dekat orang lain, kau di gandeng, demikian juga dia akan marah besar bila tahu backstreet ini, sebab itu, mari kita akhiri petualangan ini, kaka sudah gak kuat berbuat kepalsuan ini terus menerus, tentunya kamu juga bukan ?, hanya lelaki tolol saja yang membiarkan pacarnya berada dekat orang lain dan hanya wanita kuat saja yang dapat mencintai 2 pria sekaligus, tetapi kau lemah fefe, kau rapuh, kau wanita perasa, ini dibuktikan kau hanya menangisi ceritera yang kamu buat sendiri, ini menyiksa, lepaskan !.

 

fefe, sementara ini kaka pingin melakukan ritual untuk mencari sejatining diri, agar doa-doa kaka tembus pada Sang Khaliq tanpa Hijab, kaka pingin mendoakan kamu di tahun ini bisa diterima menjadi  menantu yang baik, karena itu kaka akan melakukan ritual-ritual khusus, untuk dapat di dengarkan oleh ALLAH SWT.  Petualangan kita akan membahayakan diri kita sendiri, kamu harus tahu itu!, perasaan tak pernah bisa kamu bohongi dengan keceriaan wajah, namun sejatining diri itu hanya diri kamu saja yang bisa merasakan dan  mengukur, orang lain hanya penonton saja.

 

Rupanya, malam tahun baru ini merupakan LENTERA  bagi kaka untuk menetap masa depan, dan mengingatkan kaka akan sejatining diri kaka sebenarnya, yang telah terbang bagai buih air sabun yang tak memiliki cita-cita, andai malam itu kau hadir di hadapan kaka, pasti kaka tak akan pergi mengikuti pengajian, dan kau juga merasa terpaksa untuk meninggalkan dia. Padahal dia masih pengen berlama-lama dengan kamu, rupanya  ALLAH memalingkan kita berdua untuk mendapatkan jalan masing-masing. “Ya Allah kau memang pencipta manusia dan kau telah memasang-masangkan batin yang kau ciptakan”. LENTERA itu telah kita dapatkan untuk kamu satu, pakai untuk menerangi kamu dalam menapaki kehidupan, satu untuk kaka insya’ Allah akan kaka pakai untuk  menerangi  jiwa yang haus sifat-sifat ketuhanan dan untuk membantu orang yang sesat dalam perjalanan.

 

Akhirnya, kaka mengucapkan SELAMAT TAHUN BARU, songsong dan tatap masa depan kamu jangan menoleh kebelakang, hadapi kehidupan nyata, jangan ada lagi kepalsuan dan kepura-puraan, cintailah masa depan, hancurkan kemunafikan, SEMOGA KEBAHAGIAAN AKAN SELALU KAMU DAPATKAN, DAN KAMU MAMPU MENGHADAPI COBAAN DALAM KEHIDUPAN INI.

Terima kasih kau telah batalkan janji, sehingga kaka dapatkan LENTERA ITU, maafkan apabila kaka selalu mengganggu kehidupan kamu, merobek cita-cita kamu, memberikan ketidakpastian padamu, membuat kamu lunglai, lemah, rapuh.

 

Sekarang  bangkitlah, senyumlah,  kaka akan berdoa untuk kamu sepanjang hidup ini, janganlah kamu menjadikan kaka sebagai musuh setelah ini, janganlah kau memusuhi dia setelah ini, janganlah kau memusuhi dirimu sendiri setelah ini, karena kita tak pernah tahu apa yang akan terjadi ESOK.

Sekali lagi maafkan kakamu yaaaaa !!!!!, kita bukan petualang cinta, tapi takut kehilangan. Nyenyakkan tidurmu, lezatkan makanmu, nikmati minummu, agar masa depan kamu bisa terhampar luas. Duniamu sekarang harus kamu hadapi, kaka jadi penontonnya. Lakukan peran kamu dengan indah sehingga ceritera ini akan Happy Ending.

 

 

Wassalam

kaka

 

 

surabaya, 01-01-2011

dari :

pakde Azemi

yang masih ngantug sambil nyeruput Kopi

Nyamil Kucur Madura rasa jeruk nipis…

 

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s