CINTAku Terhalang “HALUSINASI” …….


Percintaan  pairin dan kalela dirajut sejak berada di negeri jiran, sama sama pencari depisa di negeri orang, sama sama punya nasib sebagai pekerja keras, namun kelelahan itu tak pernah dirasakan, sejak keduanya bertemu dan saling suka dinegeri Noordin yang terkenal ngeTOp itu.

Pertemuan keduanya di awali dari sms nyasar dari Pairin kepada Kalela isinya Tst ..Tst ke Taste.

Pertama dimulai dengan  tst…tst kemudian berlanjut dengan ngedate, namun semua hanya 8 bulan saja dinikmati indahnya romantika pergulatan batin yang terlanjur terrajut hingga sulit untuk diurai kembali menjadi helai benang seperti semula, ini akibat.  Romantisme Kalela dan Pairin tak dapat berjalan sempurna akibat  adanya “Halusinasi” yang dimiliki Pairin. Menurut Pairin, secara akal memang nggak kepikir namun ini nyata adanya.

Pairin bercerita : “Halusinasi nggak dapat dibicarakan secara gamblang, ini membuat percintaan Kalela dan Pairin penuh dengan penderitaan batin dan raga, rasa takut, perasaan mengerikan hanya dialami Pairin bukan  mereka  rasakan bersama, namun Pairin sebagai pihak yang menderita harus kuat-kuat menanggung semua ini demi keindahan  cinta yang telah bersemi nggak terkoyak-koyak bagai bunga yang layu kemudian jatuh ke tanah nggak ada yang memunguti lagi, kemudian setelah kering tersapu angin terbang nggak tahu kemana.

Taste yang mereka  rasakan bagai sebutir mutiara yang  jatuh kemudian pecah berantakan tak berbekas. Semua harus dihadapi dengan lapang dada dan lapang pikir, karena kejadian yang menimpa mereka ini bukan keinginan mereka tapi memang “Halusinasi” dari kejadian nggak bisa dilihat dan dirasakan, hanya “mata batin” saja

Kalela adalah anak semata wayang, orang tuanya sangat mencinta dan selalu menjaga dirinya, beberapa bulan lalu bapaknya meninggal dunia, akibat serangan jantung, namun kalela tak dapat pulang untuk melihat makam bapaknya. Nah sepeninggal bapak kalela ini, halusinasi pada Pairin mulai tumbuh, salah satu cerita halusinasi yang dialami Pairin adalah sbb :

Saat berangkat kerja, Pairin di datangi seorang lelaki setengah baya, mengaku sebagai bapaknya Kalela, karena tak pernah bertemu, maka tangan bapak Kalela disambut Pairin untuk dicium, karena calon mertuanya, namun lelaki itu menarik tangannya dan mengibaskan sebagai tanda enggan bersalaman dengan Pairin, pertemuan dengan lelaki itu, Pairin diberitahu bahwa dirinya tak suka, kalau putrinya berpacaran dengan Pairin, ditanya kenapa ? dijawab : karena putrinya akan dijodohkan dengan anak sodagar kaya di desanya, Pairin mengatakan : bahwa dirinya sudah lama berpacaran dengan putrinya, malah disarankan untuk pisah dengan ancaman akan selalu membuntuti kemana saja Pairin pergi, sambil melemparkan apel yang sudah dikunyah dikeluarkan dari mulutnya, ke muka pairin, lelaki itu meninmggalkan pairin, sambil berkata : “awas jangan dekati anakku !”

Halusinasi itu diberitahukan kepada Kalela, Kalela malah mesem (senyum) tak percaya, namun Pairin selalu meyakinkan, bahwa dirinya selalu dibuntuti bapak Kalela baik sendiri maupun bersama Kalela, sayang Kalela tak dapat melihat kejadian yang sebenarnya.

Saat Belanja di Mall berdua Parin dan Kelela juga dibuntuti bapaknya Kalela, Pairin memberitahu, bahwa kita dbuntuti bapak kamu, namun Kalela cuman senyum mendengar kata kata Pairin dianggap sebagai canda, tak berapa lama wajah Pairin, seperti dilempar Jambu yang sudah dikunyah, sehingga nampak seperti orang blo’on,

malu memang namun tak bisa menghindar karena “halusinasi”. Kejadian yang sudah sering kali, menyebabkan Kalela jadi obyek yang kebingungan ga percaya tapi nyata, percaya kok ga bisa dinalar ?, ini yang menyebabkan Pairin putus asah untuk melanjutkan hubungan percintaan mereka, padahal batin mereka masih sama sama menyatuh, Kalela masih ga percaya, sedangkan Pairin meyakinkan bahwa ini bukan Halusinasi, tapi kejadian sebenarnya.

Pairin Putus asah Bapak Kalela juga putus asah, ini nampak pada salah satu perbincangan Pairin dengan Bapake Kalela sebagai berikut :

NASEHAT “HALUSINASI”

Nasehat ini dikutip dari kejadian Halusinasi terakhir, saat malam dengan kegelapan akibat daya asupan PLN padam, datang seorang Bapak mendekati diri q sambil berurai air mata dan menangis sesenggukan pria itu berkata :

Anak muda : jangan anda lanjutkan hubungan dengan putriku, jangan anda manfaatkan kelemahan saya karena saya sangat sayang putriku.

Kemaren anda berjanji nggak akan teruskan hubungan ini, namun janji yang anda ucapkan, anda ingkari lagi.

Apakah anda tidak punya rasa untuk berbelaskasihan pada diri saya, apakah saya nggak boleh mencintai anak saya?, dengan menentukan masa depannya ?,  apakah saya nggak boleh menjaga anak saya?, apakah saya salah melakukan ini untuk anak saya?

Anak muda : tolonglah saya, biarkan putriku seperti orang diluar hati anda, jangan mendekati putriku dengan hati, jangan dekati dirinya dengan rasa suka dan cinta.

Anak muda : jangan membuat petaka yang merugikan diri anda, jangan membuat kemarahan kembali bergejolak, jangan mengobarkan api kebencian, karena kebencian yang akan saya kobarkan tak akan berujung pangkal, tolong cam kan itu!.

Anak muda  : biarkan dan relakan saya untuk tidur nyenyak menantikan fajar yang sebentar lagi datang. Jangan bangunkan saya saat saya mimpi indah dengan melodi kerinduan pada putra-putri saya, maafkan saya …………..

Saya berterimakasih karena anda tak merusak masa depan putriku.

Salam saya untuk putriku …………

Katakan ini jujur dan nyata bukan khayalan……….

Jawaban pairin :

Putri anda saat ini sakit akibat kedatangan anda, bagai burung merpati yang nggak dapat terbang, perlu dokter cinta, tolong datangkan dokter cinta itu untuk putri anda, saya ikhlas melepas merpati itu, artinya, sebutkan siapa yang akan anda jodohkan dengan putri anda, saya akan melepaskan dia dan melepaskan hati yang telanjur merekah bagai bunga dan tlanjur menyatu bagai air dan gula, sungguh aku ikhlas untuk itu, asal putri anda bahagia dengan pilihan anda.

Menurut anda apakah PAIRIN mengidap Schizophrenia, atau memang terjadi dalam dua alam yang berbeda, kenyataannya kalela mengetahui, bener bener tahu, walaupunj kalela tak pernah tahu siapa dibalik peristiwa peristiwa yang dialami Pairin !

 

Pakde Azemi

Nyeruput Kopi Plus TopicanaSalim

 

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s