OM PIM PA negeri BINGUNG


Terlalu banyak yang dialami di negeri Om Pim Pa dalam seminggu ini, mulai dari kekerasan yang mengatas namakan agama, hingga tidak puas terhadap aparat (di eNTeB-bemo), akibatnya banyak properti yang tak ikut salah jadi sasaran amuk massa, mobil di bakar, rumah di rusak, motor dihancurkan, hingga mobil the POLISt di jungkir balikkan, masa’ Allah ada apa negeri ini? kata banyak orang, apakah salah urus ? apakah rakyatnya sudah ga peduli, apakah rakyatnya dan pemimpinnya da ga peduli ato memang sudah “mati hati” semua pemilik negeri ini ?

Terakhir yang ngetren adalah Gonjang Ganjing SUSU PORMULA, bermula dari keputusan MA :  “Putusan Susu Berbakteri Harus Diumumkan”.

Punggawa negeri ini, dianggap banyak kalangan pro Produsen susu, apakah ini yang disebut sebagai negeri NEOLIB ? waallahu a’lam !, nyatanya kemenkes tak mau mengumumkan bahwa susu susu apa saja yang tercermar entrobacter sakazakii, padahal bakteri ini bisa mematikan, dengan enteng kemeskes memberikan TIP untuk mengkonsumsi susu yang tercemar entrobacter sakazakii sbb :

  1. menggunakan air yang dimasak sampai mendidih. Biarkan air selama 10-15 menit agar suhunya turun menjadi tidak kurang dari 70 derajat celcius., karena entrobacter sakazakii akan mati dlam 3 detik dengan suhu 70” C
  2. Kaleng susu yang telah dibuka agar dimasukkan ke dalam lemari es, agar bakteri tidak muda berkemang
  3. Dst dst

Kalau kita mau menelisik lebih dalam, bahwa anjuran tersebut tidaklah memberikan solusi yangtepat, sebab masyarakat kita umumnya air mendidih masih dimasukkan dalam termos air panas, sehingga suhu air bisa saja menurun hingga dibawah 70”C, kedua tidak semua anak bangsa ini memiliki lemari es, sehinga kemungkinan untuk penyebaran entrobacter sakazakii semakin besar, karena itu pakai hati nurani dan keberanian untuk berkata “BENAR” susu apa saja ayng telah tercemar atau susu susu itu sudah tidak tercermar lagi setelah 2008 (sesuai batas penelitian IPB)

Yang menjadi pertanyaan  :

Mengapa kita tidak berani berkata lantang untuk menyelamatkan anak bangsa ini, sebab perusakan organ tubuh bangsa ini, akan menyebabkan bangsa ini (Om Pim Pa) makin menanggung beban berat dalam bidang kesehatan di masa depan. Inilah resiko yang harus di tanggung negeri Om Pim Pa masa depan.

Banyak suara sumbang pada pemerintah, namun semua tak memberikan solusi, gonjang ganjing ini seolah menjadi ajang GENOSIDA terselubung dimulai dari kekerasan, hingga penghacuran organ manusia dengan pemberian zat zat kimia yang berbahaya (bakso plus borak, ikan plus pemutih, tahu plus pormalin, NARKOBA,  dll dll). Sungguh di luar nalar semua pelakunya tak pernah dijerat dengan pasal berat, padahal mereka adalah penghancur masa depan bangsa di negeri Om Pim Pa.

Di sebuah supermarket sebelah rumah saya ketemu dengan seorang ibu yang sedang nenteng satu kotak susu pormula, saya tanya :  “bu apa sampean sudah dengar kalo susu pormula itu ada yang tercemar entrobacter sakazakii ?”, dijawab : “ia saya tahu pakde, tapi apakah itu namanya kan saya ga tahu saya ikut pemerintah saja, bahwa susu susu di negeri ini aman untuk dikonsumsi, sekarang sedang jadi pendonor susu ASI biar aman !”, oh gitu yaaa bu ?, inggih pakde !

Bener juga kata neng Sri itu, mending saya cari pendonor ASI, lebih hemat dan steril. Kalimat neng Sri tersebut menyebabkan saya ingat kata kata Bapak, saat saya masih belum nikah kalimatnya begini : azemi, apabila nanti kamu punya anak bayi, sedang tetek isteri kamu ga keluar, jangan kamu “mencari ASI pada orang yang tidak kamu kenal”, kemudian saya tanya:  “kenapa ?”, diojawab bapak :  “karena siapa tahu, anak kamu nantinya bila sudah besar “seneng” dengan anak orang yang telah menyusui anak kamu itu ?, hukumnya kan haram dinikahi !, ini yang menyebabkan anak kamu akan ngersulo, sakit hati, karena dirinya tak dapat menikahi gadis atau jejaka pujaannya, karena mereka ga tahu kalo jadi saudara sesusuan, yang fatal lagi mereka akan mengecam agamanya, bila mereka ga kuat kuat bener dalam memperlajari agamanya. Karena itu, kalo mau mencari ASI carilah orang yang bener bener kamu kenal, yang memungkinkan mereka nantinya tak akan saling mencintai satu sama lain.

Begitu kira kira kalimat bapak saya saat itu, inilah yang sedang bener menjadi pikiran saya mengandai andai, pada orang orang yang berbaik hati mau mendonorkan ASInya untuk Orang lain yang kekurangan ASI, ketulusan ini, apabila tidak dibarengi dengan sosialisasi yang bener tentang hukum agama Islam (bila mereka islam), maka akan menjadi Preseden buruk di masa depan, mengapa demikian, pendonor tentu akan di konsumsi oleh banyak bayi, artinya pendonor harus tahu siapa siapa saja yang sudah mengkonsumsi ASInya, dan memberi tahu anaknya kelak bila sudah besar, apabila tidak, dikhawatirkan mereka punya hubungan cinta (pengen nikah/berumah tangga)

Ini sudah digariskan dalam hadits kanjeng nabi Muhammad saw :

Rasulullah bersabda, “Diharamkan dari saudara sesusuan segala sesuatu yang diharamkan dari nasab”.( HR. Bukhari dan Muslim )

Hikmah Diharamkannya Menikahi Saudara Sesusuan

Rasulullah bersabda, “Diharamkan dari saudara sesusuan segala sesuatu yang diharamkan dari nasab”.HR. Bukhari dan Muslim Sejumlah penelitian ilmiah baru-baru ini menemukan adanya gen dalam ASI orang yang menyusui, dimana ASI mengakibatkan terbentuknya organ-organ pelindung pada orang yang menyusu. Yang demikian apabila ia menyusu antara 3 sampai 5 susuan. Dan ini adalah susuan yang dibutuhkan untuk bisa membentuk organ-organ yang berfungsi melindungi tubuh manusia. Maka, apabila ASI disusu maka ia akan menurunkan sifat-sifat khusus sebagaimana pemilik ASI tersebut. Oleh karena itu, ia akan memiliki kesamaan atau kemiripan dengan saudara atau saudari sesusuannya dalam hal sifat yang diturunkan dari ibu pemilik ASI tersebut. Dan juga sudah ditemukan bahwa organ-organ yang berfungsi melindungi tubuh mungkin akan menyebabkan munculnya sifat-sifat yang diridhai oleh sesama saudara dalam kaitannya dengan pernikahan. Dari sini, kita mengetahui hikmah yang terkandung dari hadits di atas yang melarang kita dari menikahi saudara sesusuan yaitu mereka yang menyusu pada ibu lebih dari 5 kali susuan

Sesungguhnya kekerabatan karena sesusuan ditetapkan dan dapat dipindahkan karena keturunan. Dan penyebab yang diturunkan dan gen yang dipindahkan. maksudnya adalah bahwa kekerabatan karena faktor sesusuan disebabkan karena adanya perpindahan gen dari ASI orang yang menyusui kepada orang yang menyusu tersebut, masuk, dan bersatu dengan jaringan gen orang yang menyusu tersebut, atau ASI tersebut memang mengandung lebih dari satu sel, dimana sel itu merupakan inti dari kehidupan manusia. Sel itu sering disebut dengan DNA. Juga mungkin karena organ sel pada orang yang menyusu menerima sel yang asing, sebab sel itu tidak matur. Keadannya adalah keadaan percampuran dari berbagai sel, dimana perkembangannya tidak akan sempurna kecuali setelah melewati beberapa bulan atau beberapa tahun sejak kelahiran. Kalau penjelasan asal-mula penyebab adanya kekerabatan karena hal ini, maka hal ini memiliki konsekuensi yang sangat penting dan sangat menentukan.

( Dr. Muhammad Jamil Jabbal, Dr. Miqdad Mar’iy ) di post by yudhi : http://yudhim.blogspot.com

Kesimpulan :

  1. Jadi punggawa kudu berani berkata benar untuk bangsanya, bukan malah membelah kepentingan pengusaha
  2. Perlu sosialisasi pemakaian susu pormula dengan baik
  3. Banyak sudah penelitian hari pertama hingga ke tiga ASI sulit keluar, ini perlu dirangsa untuk diteteki bayi, agar terangsang dan keluar, bila hari pertama hingga ketiga sudah malas dikhawatirkan malah mampet (hasil diskusi di Tvone dengan AIMI = Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia)
  4. Pengguna dan pendonor ASI, bila mereka beragama islam harus selektip bener dalam memilih pengguna dan pendonornya (menghindari pitnah masa depan)

Semoga ada manfaatnya.

Pakde Azemi

Ayo kita saling mendoakan agar sehat dan sukses selalu…….

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s