RENUNGAN – DOA


Berdoalah kepadaKu, niscaya akan aku kabulkan

 

Assalamu’;alaikum wr.wb.

Bismillahirrahmanirrahim –

Pada hakikatnya –sebagaimana ayat diatas “Berdoalah kepadaKu, niscaya akan aku kabulkan”- adalah sebuah janji yang mutlak tidak mungkin diingkari oleh Allah Swt. karena sesungguhnya Allah tidak menyalahi janji (QS. Ra’d: 31).

 

Kenapa note ini terlalu sederhana, tentunya tidak juga ?

Mari kita renungkan, kenapa kita harus berdoa?

Gusti Allah tak pernah bosen dan lelah untuk menerima doa seseorang, gusti Allah tak pernah berkurang sedikitpun kekayaanNYA apabila kita minta, makin sering kita minta dan berdoa, gusti Allah makin sayang pada kita. Nah ini bedanya Gusti Allah dengan kita.

Kita bila selalu dimintai anak setiap hari, di sambati isteri setiap hari, tentu akan bosen juga dan akan berkata : “wa wa anakku rek!, gak bisa mandiri minta terus sampe aku yang kasih tuh bosen, sedangkan pada isterinya dia berkata : “dik, jangan belanja terus, ga capek ta tiap hari ke MALL?”

Subhanallah ! Gusti Allah tak pernah mengeluh atas permintaan hambaNYA.

Perlunya kita berdoa, menunjukkan diri kita lemah, manusia itu makhluk yang lemah tak mampu berbuat banyak apabila Gusti Allah tak menolong dirinya.

Coba perhatikan, manusia tak mampu / tak punya kekuatan untuk menahan agar rambutnya selalu hitam, masih rambut belum GIGInya, TULANGnya. Siapa yang mampu dan yakin giginya tak akan tanggal?, kalo masih muda kita bisa sholat taraweh di masjid2 kecil di kampung yang rukuk sujudnya cepet sekali, setelah uzur yaaaa pisan patah tuh tulang kalo ngikut sholat ekstra cepet itu.

 

Saat baca ayat di atas, selalu saja ada yang ngganjal dalam hati, apakah doaku diterima ato tidak yaa ?

Padahal apabila kita kita yakin dengan janji Gusti Allah, maka kita akan mendapatan yang kita minta !

Do’a yang dipanjatkan seseorang ada kemungkinan  :

  1. Langsung di kabulkan
  2. Di pending
  3. Diganti dengan pahala untuk menghapus dosa dosanya

 

Ad.1  doa yang langsung di kabulkan, karena :

  1. Mereka ikhlas saat berdoa
  2. Mereka melakukan ikhtiar dengan sungguh2 untuk mewujudkan doanya
  3. Mereka memang layak untuk di kabulkan karena punya ilmunya

Subhanallah, bayangkan kalo kita dapat katagori yang pertama, minta suguh dikabulkan sugih, minta jabatan di kabulkan jabatan, kita akan menyanjung gusti Allah sebagai pemurah

Banyak orang yang berdoa namun hatinya kurang ikhlas, mereka berdoa untuk kesembuhan orang lain, saat berdoa dalam benaknya tersimpan angan angan akan dikasih berapa yaaa ?

 

Ad.2. doa yang dipending, ini mungkin karena :

  1. Mereka sudah ikhlas berdoa
  2. Mereka sudah sungguh sungguh dalam berikhtiar untuk mewujudkan doanya
  3. TETAPI ilmu mereka kurang banyak (yaa di pending dulu)

Misalnya nich, anak kita yang masih perawan, sekolah kelas 4 SD, datang dan berkata : pak atau bu, aku pengen seperti orang orang lain di TePe itulo pak, bu, punya suami, yaaa nikahkan aku yaaa pak bu ?

Bagaimana jawaban kita, apakah kita kabulkan, permintaan anak kita tersebut ?

Jawabab kita, apakah okelah kalo begitu, mumpung penghulunya di depan rumah, kamu saya nikahkan sekarang, tentu akan berkibat buruk untuk anak kita setelah menikah di usia dini.

Jawaban kita tentu : aduh nak, kamu masih SD kamu masih harus sekolah dulu, sampai PT baru setelah itu kamu bapak nikahkan . . . . . . . .

 

Ad.3. diganti dengan yang lain, ini mungkin :

  1. Mereka sudah ikhlas berdoa
  2. Mereka sudah sungguh sungguh dalam berikhtiar untuk mewujudkan doanya
  3. TETAPI yang mereka minta kurang pas menurut ukuran Gusti Allah

Misalnya : anak kita sudah pacaran dengan mas benjot, menurut anak kita mas benjot tuh baik amat, namun menurut gusti Allah kurang baik, mat benjot di belakang banyak tingkahnya, suka mabuk, pecandu NARKOBA dan oekerjaan adalah tukang COPET, maka gusti Allah, mengganti dengan Gus Azmi qiqiqiqiqiqiqii, karena Gus Azmi orangnya kalem, pinter, walopun kurang ganteng sih heee ngalem awake dewe.com.

 

Bagi yang suka berdoa pilihan Gusti Allah yang ke 3 ini justru yang mereka inginkan, karena pelan pelan mereka sudah mulai mencicil untuk membersihkan diri saat menuju sakaratul maut, sehingga mereka bertemu Gusti Allah pada hari Kiamat kelak, mereka sudah bebas dari banyaknya dosa dosa yang menempel untuk menghalangi dirinya masuk ke dalam suarganya GUSTI ALLAH

 

Semoga yang sedikit ini bisa menjadi embun untuk berlatih sabar dalam berdoa

Wassalamu’alaikum wr.wb.

 

Pakde Azemi

Tak Pernah Murung karena selalu Untung punya Gusti Allah

Iklan

2 Komentar

  1. Coba lihat:
    Al Quran Surat Ar Ra’d 31:
    Dan sekiranya ada suatu bacaan (kitab suci) yang dengan bacaan itu gunung-gunung dapat digoncangkan atau bumi jadi terbelah atau oleh karenanya orang-orang yang sudah mati dapat berbicara, (tentulah Al Quran itulah dia)[774]. Sebenarnya segala urusan itu adalah kepunyaan Allah. Maka tidakkah orang-orang yang beriman itu mengetahui bahwa seandainya Allah menghendaki (semua manusia beriman), tentu Allah memberi petunjuk kepada manusia semuanya. Dan orang-orang yang kafir senantiasa ditimpa bencana disebabkan perbuatan mereka sendiri atau bencana itu terjadi dekat tempat kediaman mereka, sehingga datanglah janji Allah. Sesungguhnya Allah tidak menyalahi janji.

  2. Q.S. Al Mumin 60:
    Dan Tuhanmu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku[1326] akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina.”


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s