GIMANA nie PAKDE


Kumpul dengan wong cilik, wong abangan (islam KTP), tentu menarik untuk direnungi, karena dari mereka, kita akan mendapatkan banyak informasi yang sebelumnya tak pernah kita duga (pikirkan).

Awal perbincangan ini, dimulai saat cak dasim penjual soto ayam (nama samaran) di tritisan kali.

Curhat pada cak nuralim penjual mie ayam, sedangkan bakul lainnya dan sopir angkot dan tukang becak hanya sebagai pendengar saja.

Cak  dasim : “cak nuralim, kenapa sih orang orang sugih, saat jumatan, kok jarang masukkan  duit  saat kaleng jalan depannya ?”

Dak nuralim : “cak dasim, biarkan saja,  itu ga ada paksaan, seikhlas mereka ?”

Cak dasim : “ iya sih, tapi andaI wong sugih mbantu masjid dengan duit mereka, tentu masjid itu akan makmur, wangi, bersih dan nyaman”.

Cak nuralim : “nyatanya kan mereka seperti itu, masak harus dipaksa ?”, kan ga lucu.

Cak dasim : “ masalahnya, kalo kita, masukkan sangat terbatas, sehingga yaa hanya cukup untuk keperluan kecil masjid itu sendiri”.

Cak nuralim : “mumpung ada pakde, ayo pakde gimana, keluhan cak dasim, soal wong sugih, yang Nampak ga mau masukkan duit pada celengan yang berjalan saat jumatan….

 

DULUR ku – – –  –

Terutama perkiraan cak dasim, kemungkinan bener kemungkinan juga ga bener,

Pertama : orang orang  tersebut memang kikir

Kedua : orang tersebut sudah memasukkan pada CELENGAN saat memasuki masjid, tujuannya agar saat khotbah ga terganggu konsentrasinya……

Andai saja yang bener adalah nomor 1 (kikir), kita masih salah, karena kita menghibah orang lain (mempergunjingkan orang) walo itu bener – sampe segitunya islam menuntun kita, orang yang melakukan ghibah dihukumi sama dengan memakan bangkai saudaranya, mau ente maem bangkai ?, tentu menjijikkan

Andai yang bener nomor 2, maka kita sudah melakukan firnah, ini tambah parah, hukumnya lebih kejam dari pada membunuh orang tersebut.

 

DULUR ku. . . ..

Alquran mencatat amalan manusia, seperti yang tersurat pada Al- baqarah  ayat 274 :

Orang-orang yang menafkahkan hartanya di malam dan di siang hari secara tersembunyi dan terang-terangan, maka mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.

 

Dari ayat ini kita boleh beramal dengan terang terangan atau sembunyi sembunyi, semua amalan seseorang akan tercatat rapih, tentu diperhatikan niat masing masing, ada unsur riya’  ngga ?

 

Perhatikan Hadits di bawah ini :

“Orang yang mengeraskan bacaan Al Qur’an sama halnya dengan orang yang terang-terangan dalam bersedekah. Orang yang melirihkan bacaan Al Qur’an sama halnya dengan orang yang sembunyi-sembunyi dalam bersedekah.”

[HR. Abu Daud no. 1333 dan At Tirmidzi no. 2919, dari ‘Uqbah bin ‘Amir Al Juhaniy. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih.]

 

 

 

 

 

 

 

Agar lebih mantep kita perlu mengkaji  alquran surat  Al-Anfal

ayat 2 – Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang bila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka (karenanya), dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakal.

 

ayat 3 – (yaitu) orang-orang yang mendirikan shalat dan yang menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka.

 

ayat 4 – Itulah orang-orang yang beriman dengan sebenar-benarnya. Mereka akan memperoleh  beberapa derajat ketinggian di sisi Tuhannya dan ampunan serta rezeki (nikmat) yang mulia.

 

DULURku – – – – – –

Pada ayat ke 2 surat al anfal : tertulis manusia yg beriman bila di sebut nama Allah hatinya bergetar.

Maksud yang terkandung pada ayat ini bukan dalam arti real memetar (menggigil), namun ada klik (nyambung), contoh saat ada panggilan adzan, hati manusia beriman akan klik sambung, maka di tinggalkan semua aktipitas, ambil air wudhu dan sholat….

Saat takbiran, hatinya klik sambung, maka di keluarkan fitrah atau membeli kambing, sapi, merasa ini untuk keperluan di dirinya kelak saat berada di akherat.

 

Pada ayat 3 : orang beriman mendirikan sholat, artinya bukan mengerjalan sholat, tetapi menjaga makna sholat dalam urusan dengan TUHAN dan urusan dengan MANUSIA, sehingga kalimat terakhir sholat membaca salam, benar benar diaplikasika, orang yang mendirikan sholat akan menjaga keselamatan manusia: artinya tak melakukan yang di larang Gusti Allah, dan mengerjakan apa yang diperintahkan Gusti Allah tanpa bla la bla……

Juga pada ayat ini dituliskan, manafkahkan sebagian rezkinya, INGET hanya sebagian saja HARTA miliknya yang akan di keluarkan, padahal semua itu kan milik Gusti Allah kenapa kita eman ? – ini yang perlu pembelajaran dalam memulai yang kecil kecil dahulu, lama lama juga  besar.

 

Pada ayat 4 : kita terjemahkan, orang yang mampu memgeluarkan sebagian hartanya itu akan diangkat derajatnya dan diganti dengan rejeki yang BAIK  . . . .

 

DULURku . . . ..

Mari kita mulai dari yang kecil kecil saja dulu, sehingga kita mampu untuk membelanjakan rejeki kita di jalan GUSTI ALLAH.

 

Cak Dasim, cak nuralim, cak dan abang kabeh, semoga sifat suudzon pada orang lain pelan pelan kita tinggalkan, kita ganti dengan saling mengingatkan dan berbuat sabar……

 

Kesimpulan :

  1. Sifat suuzon dapat merusak keimanan kita, pelan pelan sebagai noda yang kurang baik untuk masa depan kita dihadapan Gusti Allah.
  2. Tak ada yang tahu apa yang ada dalam benak seseorang, karenanya hindari Ghibah dan Fitnah
  3. Mari kita belajar menyambungkan hati kita (klik) dengan Gusti Allah saat terdengar ayat ayat alquran
  4. Gusti Allah hanya menuntut sedikit (sebagian) dari rejeki yang telah dberikan kepada kita untuk di sedekahkan itupun akan diganti derngan yang lebih baek
  5. Percayakah  kita dengan ayat ayat gusti Allah tersebut  ?

 

Semoga yang sedikit dapat menjadi obat hati bagi kita semua

 

Wassalamu’alaikum

 

Pakde Azemi

Menunggu Proses KALKULASI NILAI MURIDku

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s