Kisah DZUL QARNAIN dan YA’JUJ dan MA’JUJ


oleh David Muhammad pada 14 April 2012 pukul 12:10 ·

Kisah DZUL QARNAIN dan YA’JUJ dan MA’JUJ

(Berdasar Al-Qur’an dan Hadits)

Maha Suci Allah yang telah berfirman:

“Mereka akan bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Dzulqarnain. Katakanlah: “Aku akan bacakan kepadamu cerita tentangnya””. (QS. al-Kahfi (18) : 83)

 

Mari kita simak kisah Dzul Qarna’in dan Ya’juj dan Ma’juj yang diabadikan Allah subhanahu wa ta’ala dalam Al-Qur’an yang suci, agar kita tidak tersesat pemahaman akan sejarah melalui sumber yang benar.

 

Siapakah Dzul Qarnain?

 

DZUL QARNAIN. Al-Hafidz Ibnu Katsir rahimahullah menyebutkan dalam kitab Al-Bidayah wa An-Nihayah bahwa: Dzul Qarnain adalah seorang Raja yang adil dan bijaksana yang telah menjelajahi Bumi sebelah Timur dan Bumi sebelah Barat. Ia adalah seorang mukmin penyebar agama Allah, melaksanakan sebab-sebab dalam mencapai tujuannya dan mempunyai banyak keajaiban atas kuasa Allah SWT. Ia mengajak penduduk negeri-negeri yang ditaklukkannya untuk beriman kepada Allah.

Baca lebih lanjut

Iklan

renungan JUMATAN


dulur apabila kita bersaksi : Laa ilaha illa allah >Tiada Tuhan kecuali Allah, maka konsekwensinya adalah kena ayat ini :

“Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah sebenar-benar taqwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam”

sedangkan orang sesat akan menterjemahkan :
“Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah sebisa-bisanya taqwa ; dan kamu boleh mati walo dalam keadaan bukan beragama Islam”

sungguh berani manusia yang mati dalam kedaan melepas keimanan Islamnya…..

naudzubillah min dzalik
Mari dulur kita jaga hati kita agar iman kita tidak tergadaikan . . . . —

Cuma begitu-begitu saja?


sumber : https://www.facebook.com/rahayumr/posts/3386899683644

Ketika itu aku klas 5 SD. Di dekat sekolah, ada seorang anak perempuan sebaya aku. Setiap hari dia duduk di teras rumahnya, diam menatap ke depan dengan pandangan kosong. Mbak cantik itu ‘katanya’ sakit tumor otak sehingga buta. Beberapa bulan kemudian terdengar kabar bahwa Mbak Cantik itu meninggal dunia.

Aku tercenung mendengar kabar kematiannya. Dengan ‘fikiran kecil’ku aku berfikir lama :”apakah manusia cuma begitu? Lahir, sekolah trus mati? Aku nanti bisa jadi ‘orang sampai besar’ seperti ayah ibuku, atau aku akan mati sebelum dewasa, seperti Mbak Cantik itu?
Baca lebih lanjut

Sales Tersesat JALAN


enak enak bubug pagar di ketok ketok teng teng – met siang
maap pak mengganggi, saya dari Ku@@ia motor ….
kantor kamu dapat teleopn dari nomor ini (kok nomor umah saya dalam hati) betul ini nomor rumah bapak ? betul’
boleh saya masuk ? boleh boleh silahkan . . . . .
informasi dari manager kami, pemilik rumah ini (bapak mungkin) menghubungi kantor kamu, untuk di survey sebagai jaminan iredit mobil !
apa saya bisa melihat rekening tekepon dan listrik juga teleponnya ?
saya juga minta fotocopynyaa rekening bapak 3 bulan ……

mas, maaf yaaa, dirumah ini ga ada orang mulai pagi, saya baru datang dari kantor, kalo pagi tadi teleponnya, berarti ada orang di rumah ini, padahal rumah ini saya kunci dari rumah, ati mungkin penghuni halus rumah ini…
aahhhh bapak ada ada saja…… apakah bapak minat kredit mobil ini dengan memperlihatkan gambar nissan juke….
heeee mas, saya ini pegawai rendahan, kalo soal pengen kredit mobil saya pengen sih, tapi soal bayarnya saya ga pengen….
maaf mas anda salah alamat dan salah orang disini manusianya seneng kfredit ga seneng bayar…..

sambil garuk garuk salesx keluar rumah, sambil perhatikan rumah….

pakde azmi –
pegel selalu ketemu sales yang ga jelas

DETIK-DETIK KEMATIAN


oleh David Muhammad pada 8 April 2012 pukul 13:39 ·

 

DETIK-DETIK KEMATIAN

Detik-detik kematian adalah waktu yangg paling genting bagi manusia dalam umur hidupnya.

Kematian adalah awal dari kehidupan yang sebenarnya

Ketika manusia berada pada detik-detik kematian tak ada yang dapat dilakukannya

 

Saat itu Israil telah datang.

Manusia akan melihatnya dan akan mendengar kalimat yang sangat menentukan nasibnya kelak.

Tidak seorangpun disisinya yang dapat menolongnya

Kecuali lirih kalimat “Laa ilaha illallaah”, yang dibisikkan ke telinganya

 

Masa telah habis

Waktu kian menipis

Baca lebih lanjut

HEBATNYA BILA HATI IKUTAN IBADAH


mbambung di bandara hongkong tak mengecilkan nyali untuk putus asah menapakan perjalanan ibadah umroh.
lalu lalang orang di bandara seakan tak kuhiraukan, pasti mereka menganggap aneh, ada orang aneh yang sedang lesehan sendiri di pinggir tiket sales.
tak adil seperti itu kira kira yang keluar dari mulut saat itu, kenapa dari sekian banyak orang hanya satu saya pemilik tiket eror sistem.

menanti untuk registrasi dinegeri orang tak semudah yang dipikirkan.
kendala bahasa dan budaya penyebab komunikasi mandeg, karena sama sama sulit memahami bahasa verbal bertemu dengan bahasa tarzan.
mirip tarsan masuk kota pilem benyamin yang plonga plongo ga tahu jalan, ……..
Baca lebih lanjut

bercanda dengan PONAKAN-q di sekolah


siswa : pakde ujian nasional itu apa mirip dengan ujian sekolah kmaren ? –

pakde siswa maksudnya gimana ?

siswa : yaaa yang jaga guru guru kita juga, bukan guru sekolah laen?

pakde : kenapa ? – haaa UN itu gurunya dari sekolah laen sekolah di jaga POLISI, ada pengawas independen dari perguruan tinggi, wartawan yang ngintip sekolah kamu, ada pejabat yang datang, pokoknya mirip perang, cuman ga pake ada suara senjata, malah sebaliknya suasana seperti kuburan, pengawas ruang dan peserta semua ga bicara. karena itu biasakan mulai sekarang kamu ke kuburan, agar suasana kebatinan (seppi) kamu biasakan…..

siswa : hai …..

pakde: kenapa ?

siswa : kok serem ?

pakde : serem apa tidak tergantung kamu belajar apa ngga !

siswa : saya belajar dikit !’

pakde : yaaa seremnya dikit

siswa : kalo nggga belajar

pakde : yaaa serem banged, mulai sekarang sering sering berdoa seperti ini :

Allaahumma awwir bil kitabi bashari wasyrah bihii shadrii was tamil bihii yadanii wa athiiq bihil lisaanii waqawwi bihi janaanii wa asri bihii fahnii waqawwi bihii ‘zmii bihawlika wa quwwatika fa innahu laa hawla walaa quwwata il9la bika yaa arhamar raahimiina. Alaahummas tawda’tuka maa’ allamtaniihi fardudhu ilaa ‘indahaajatii liayhi walaa tansaniihi yaa rabbal ‘aalamiina.

Artinya:
“Ya Allah, terangilah pandangan saya dengan AL Qur’an. Dan dengannya lapangkanlah hati saya dan dapatlah kirannya beramal dengannya. Lancarkanlah lidah saya dalam mengucapkannya, dan teguhkanlah hati saya dengannya, dan percepatkanlah kefahaman saya dengannya serta teguhkanlah saya dengannya. Dengan sebab daya dan kekuatan-Mu, karena tiada daya untuk melakukan taat dan tiada upaya untuk menjauhkan maksiat, melainkan dengan pertolongan-Mu, ya Tuhan Maha Pengasih sekalian yang berkasih sayang, Ya Allah saya menitipkan kepada-Mu ilmu yang telah engkau ajarkan kepadaku, maka perkenankanlah kirannya Engkau mengembalikannya lagi kepadaku ketika saya membutuhkannya. Dan janganlah hendaknnya Engkau melupakannya, Wahai Tuhan Semesta alam.”