HEBATNYA BILA HATI IKUTAN IBADAH


mbambung di bandara hongkong tak mengecilkan nyali untuk putus asah menapakan perjalanan ibadah umroh.
lalu lalang orang di bandara seakan tak kuhiraukan, pasti mereka menganggap aneh, ada orang aneh yang sedang lesehan sendiri di pinggir tiket sales.
tak adil seperti itu kira kira yang keluar dari mulut saat itu, kenapa dari sekian banyak orang hanya satu saya pemilik tiket eror sistem.

menanti untuk registrasi dinegeri orang tak semudah yang dipikirkan.
kendala bahasa dan budaya penyebab komunikasi mandeg, karena sama sama sulit memahami bahasa verbal bertemu dengan bahasa tarzan.
mirip tarsan masuk kota pilem benyamin yang plonga plongo ga tahu jalan, ……..

banyak TKI & TKW asal indonesia, tetapi mreka juga sibuk urusan sendiri, di hongkong kalo masih bisa disekesaikan maskapai orang yg tak berkepentingan dilarang mendekat, mengapa? ini yang saya ga ngerti jawabannya, sesekali dulur TKI dan TKW hanya bisa melambaikan tangan tanda memberikan support agar saya sabar….

karena niat utamanya adalah ibadah, maka kejengkelan itu diganti dengan zikir dan baca alquran.

di madinah dan mekkah tidak sedikit jamaah umroh yg tersesat jalan saat pulang dari masjid, seperti yang dialami kang Rohman, tetapi jawaban kang rohman yang seharusnya ngeluh, malah di jawab dengan alhamdulillah katanya dgn tersesat saya malah banyak tahu akan jalan jalan si madinah,

di mekkah cak Basher saat makan ga kebagian jatah,cak basher malah berkat: alhamdulillah saya bisa puasa hari ini…
padahal mreka semua bukan termasuk usia produktip, rata rata mereka sudah banyak usianya,

ini sekedar gambaran ketulusan beribadah mengalahkan eloknya dunia, bersihnya hati menganggap dunia itu hanya fatamorgana, allah itu lebih dari segalanya.

Semoga ini bisa jadi pembelajaran saat kita menikmati ibadah di negeri sendiri

Pakde Azemi
Pengen share pengalaman
Barangkali ada manfaatnya….

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s