Manusia soal HARTA


Hakikat harta diterangkan Rasulullah saw seperti sabdanya yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah:
“Seorang hamba (manusia) berkata, ‘Hartaku, hartaku!’ Padahal hartanya itu sesungguhnya ada 3 jenis: (1) Apa yang dimakannya lalu habis. (2) Apa yang dipakainya lalu lusuh. (3) Apa yang disedekahnya lalu tersimpan untuk akhirat. Selain yang 3 itu, semuanya akan lenyap atau ditinggalkan kepada orang lain”. (Muslim)

begitulah sifat manusia bila di tanya tentang harta selalu berkata milikku, milikku, milikku. Padahal semua itu adalah milik gusti allah yang dititipkan kepadanya seperti cerita ini :

Pak kaji saat duduk duduk di teras rumahnya, ditanya tetangganya : 
Tetangga : pak haji rumah ini milik siapa, 
Pak haji : sambil jalan di jawab milikku, 
Tetangga : kalo mobil itu milik siapa ?, 
Pak haji : yaa milikku, 
Tetangga : sawah itu milik siapa pak haji ? 
Pak haji : yaa itu semua milikku :
Kemudian menuju ke peternakan ayam :
Tetangga : pak haji kalo ayam2 ini milik sipa ?
Pak haji : yaaa ini semua milikku
Tetangga : kalo terlur telur itu telur siapa ?
Pak haji : yaa telur ku . .. . . .

Ayam ayam yang ada dikandang protes tapi ga bisa bicara. 
Waduh pak haji. Saya yang ngejan kok pak haji yang ngakui heeeee (guyon pizz)

Dilanjutkan ke kandang sapi 
Tetangga : pak haji sapi sapi ini milik pak haji pastinya yaaa ?
Pak haji : iya itu sapi sapi saya semuanya
Tetangga : kalo kotorannya milik siapa ?
Pak haji : yaaa . . . . .. . . 

Karena itu bersedekahlah sebeum harta itu, loncat/pindah pemilikannya . . . .

Pakde Azmi
Oleh oleh kultum subuh 
di masjid AL FALAH SUROBOYO

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s