status guru MABUK


guru : anak anak kenapa kalian kok suka kertas ulangan  kembali
siswa : biar tahu hasil kita kita kerja
guru : kalo ternyata tahu nilainya jelek dan bapak ga mau remidi, mau ?
siswa : waaa ga mau pak
guru : sekarang kertas ulangan kamu kamu minta apa enggak

siswa : diminta tapi boleh tremidi
guru : kalo diminta ga boleh remidi, kalo ngga boleh remidi
siswa : gimana kalo beritahu nilai kami separuh saja pak
guru : oke – mita kamu dapat 40, hazmom kamu dapat 45
siswa : horeee horeeeee horeeeee
guru : kenapa kalian kok teriak . . . . .
siswa : kan saya sudah tahu nilai saya
guru : kan itu nilai separuh kamu
siswa : kan separuhnya saya sudah tahu
guru : aduchhhh kena lagi dechhhhh, sambnil tangannya di dahi======================================
status guru MABUK
======================================
pakde azmi
hati hatilah dengan siswa sekarang DULUR
cara mikirnya pake procesor Core i7
guru tuwek kalo ga cepet yoo di tabrak muride

Ketika putriku salaman . . . .


putriku wisuda

putriku wisuda

Pagi tadi jadi hari bersejarah untuk aku dan isteriku, karena aku menghadiri wisuda putriku bontotku “ANGGI SUKMA MIRZA”.

Putri bontotku  ini  sudah tak sabar untuk diwisuda sehingga sejak subuh sudah harus berhias ke salon, seperti layaknya emak emak yang akan kondangan, lama memang  tetapi setelah selesai  2 jam berhias, rasa kagum diriku pada putri bontotku makin berulang ulang, ckckckckckck kau memang cantig anakku, bapak tak mengira kau secantig ini, pasti pacarmu akan makin sayang pada dirimu.

Upacara wisuda sangat hitmat dan meriah, wisudawan/I, nampak semangat, suka cita, tampil elegan, sehingga ada ucapan, wisudawati cantig cantig yaaa, bulu matanya mirip buku mata “ANTI BADAI” milik syahrini, sanggulnya mirip JAMBUL KATULISTIWA ada juga seperti TEROWONGAN CASABLANCA, macam macam corak pakaian khas daerah, pakaian nasional tertata tak disengaja, tetapi sudah mirip karnaval JEMBER CARNIVAL acara tahunan yang digemari secara NASIONAL bahkan internasional.

Baca lebih lanjut

Kisah sepotong ROTI GORENG


roti goreng

roti goreng

roti goreng

Banyak yang tak acuh  . . . .

Harganya juga tak seberapa, cuman 2rebu saja

Kadang tak laku malaman

Kadang pembelinya berebutan . . .

Kali ini ROTI GORENG laris maniz, tahu kenapa ?

ROTI goreng malem itu kedatangan selebrities  mb“sok’IBAH”

Kedatangan mb sok’IBAH datang, masyarakat mendekati bakul roti goreng

Ada yang berpura pura beli, ada yang sekedar say hello mb sok’IBAH

Yang parah mereka yang poto poto, ini membuat jalanan crowded macet cet tak bisa maju atau mundur

Sedangkan mb sok’IBAH sendiri tak sdar kalo dirinya membuat MACET jalanan . . .

Saat PAK POLISI datang menghampiri mb sok’IBAH, baru dia sadar dan ngibrit pergi Baca lebih lanjut

macet macet, selalu kata itu yang terdengar . . . .


note ini terinspirasi dari status pak @Edy Rizal Panggabean “Serius juga macetnya….”

rasa terima kasih untuk bapak Edy Rizal Panggabean  yang telah memberi inspirasi untuk note ini

 

Negeri ini sudah makmur namun manusianya tak merasakan  . .

dulu banyak yang naek becak kini punya motor

dulu punya motor kini ditambah mobil

sepeda ontel  hanya untuk hobbi belaka, bukan lagi alat transportasi

Baca lebih lanjut

aku bangkit . . . . .


Hari ini antara bahagia dan duka

Bila ingat akan kekasihq aku bahagia

Bila ingat kaki aku sedih

Tak pelak aku harus memilih sedih  atau bahagia

 

Manusia di desain gusti Allah, makhluk sempurna

Manusia kadang merasakan dirinya tak sempurna

Manusia yang tak merasa sempurna karena dirinya tak menemukan jati dirinya

Manusia yang menemukan jati dirinya , ia akan bahagia dengan kesempurnaan

 

Berkata baik kadang menyakiti banyak orang

Berkata jorok kadang di applaus banyak orang

Begitulah hidup kadang tak sesuai dengan nurani

Apakah kita keluar dari nurani ?.  Jangan, tetaplah pada jalur yang benar

 

Berbuat menyenangkan banyak orang, kadang ada yang tercecer

Jangan kau sesali yang tercecer, berbenahlah untuk lebih baik

Berserilah dan tampakkan pada dunia bahwa dirimu sudah bahagia

Tak perlu menoleh kebelakang dengan penuh sesal

Baca lebih lanjut