Ketika putriku salaman . . . .


putriku wisuda

putriku wisuda

Pagi tadi jadi hari bersejarah untuk aku dan isteriku, karena aku menghadiri wisuda putriku bontotku “ANGGI SUKMA MIRZA”.

Putri bontotku  ini  sudah tak sabar untuk diwisuda sehingga sejak subuh sudah harus berhias ke salon, seperti layaknya emak emak yang akan kondangan, lama memang  tetapi setelah selesai  2 jam berhias, rasa kagum diriku pada putri bontotku makin berulang ulang, ckckckckckck kau memang cantig anakku, bapak tak mengira kau secantig ini, pasti pacarmu akan makin sayang pada dirimu.

Upacara wisuda sangat hitmat dan meriah, wisudawan/I, nampak semangat, suka cita, tampil elegan, sehingga ada ucapan, wisudawati cantig cantig yaaa, bulu matanya mirip buku mata “ANTI BADAI” milik syahrini, sanggulnya mirip JAMBUL KATULISTIWA ada juga seperti TEROWONGAN CASABLANCA, macam macam corak pakaian khas daerah, pakaian nasional tertata tak disengaja, tetapi sudah mirip karnaval JEMBER CARNIVAL acara tahunan yang digemari secara NASIONAL bahkan internasional.

Semua itu tak seberapa menarik perhatian diriku. Setelah upacara wisuda selesai  buru buru putri bontotku menghampiri diriku, sambil memegang tanganku dia ciumi berkali kali sambil berkata : bapak makasih yaa da ngantar aku sampe aku bisa di wisuda” .

Ya Gusti Allah tak terasa aer mataku meleleh sambil memeluk putri bontotku, aku berdoa : “Ya Gusti, Alhamdulillah sudah KAU berikan aku KENIKMATAN hari ini, yang tak dapat aku lupakan selamanya, Ya Allah Andai kenikmatan dan rejeki yang barakah tak KAU berikan kepada keluarga kami, niscaya anakku tak dapat menikmati indahnya hari ini, puji sukur tak terhingga untukMu yaa Robbi”.

Sambil menahan emosi yang tak terbendung aku berkata pada putriku : anakku, sungguh ini karunia gusti allah, bapakmu hanya bisa berikhtiar saja, semuanya adalah kemurahan Gusti Allah, karena itu pesan bapak untuk dirimu, jangan kau sia siakan kenikmatan ini, semua yang kau dapat harus kau baktikan pada negeri ini, kau telah makan dan minum di negeri ini, jangan kau hiyanati negeri ini, jangan cabik cabik apa yang telah kau miliki, dengan melakukan hal hal yang diluar yang dibolehkah negeri ini.

Anakku, masa depan dan kesuksesan tergantung dari usaha dan doa kamu, apabila kau dapatkan yang kamu cita citakan, jangan kau rampas hak orang lain, jangan kau marug harta, jangan kau acuh pada sekitarkan……..

Mulailah dari sekarang tanamkan dirimu punya EMPATI pada sekitar kamu, niscaya dirimu akan dihormati orang orang sekitar kamu…. Bekerjalah untuk bangsamu bukan untuk diri dan keluarga kamu, sisanya akan kamu tarik (dapatkan) setelah negeri ini berseri seri karena pengabdian dirimu.

Buanglah mental korup, mental adu domba, mental CARMUK, ikhlaskan dirimu untuk semua orang, abdikan dirimu dengan sebenar benernya ikhlas, selebihnya akan kau dapatkan di akhir pengabdian dirimu, insya allah.

Anakku, ibumu sudah memberikan yang paling mulia yang pernah dimiliki untuk dirinya, ibumu sudah banyak merasakan pait, agar dirimu bisa seperti ini, maka mintalah doa pada ibumu, karena doa ibumu insya’ allah  paling cepat di ijabah gusti Allah…….

Anakku, kasih sayang ibumu tak akan pernah lepas sampai dirimu tak memerlukan sekalipun, karena keikhlasan ibumu itulah kamu bisa meraih yang kau impikan saat ini sampe kelak yang belum kamu pikirkan sekarang. Ibumu tak pernah lelah memberikan kasih sayang atau apa apa yang kau butuhkan baik yang kamu minta maupun yang belum dapat kamu katakan, ibumu sudah lebih dahulu menyediakan untuk dirimu, sungguh luar biasa pengorbanan ibumu.

Berbaktilah dan berjanjilah untuk ibumu . . . . . .

Semoga dirimu kelak akan membanggakan keluargamu dan negeri ini…….

Pakde Azmi

Berbahagia tak terhingga . . .

1 Komentar

  1. Selamat njih pak dhe.. nderek bingah mawon.. monggoo


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s