Kisah sepotong ROTI GORENG


roti goreng

roti goreng

roti goreng

Banyak yang tak acuh  . . . .

Harganya juga tak seberapa, cuman 2rebu saja

Kadang tak laku malaman

Kadang pembelinya berebutan . . .

Kali ini ROTI GORENG laris maniz, tahu kenapa ?

ROTI goreng malem itu kedatangan selebrities  mb“sok’IBAH”

Kedatangan mb sok’IBAH datang, masyarakat mendekati bakul roti goreng

Ada yang berpura pura beli, ada yang sekedar say hello mb sok’IBAH

Yang parah mereka yang poto poto, ini membuat jalanan crowded macet cet tak bisa maju atau mundur

Sedangkan mb sok’IBAH sendiri tak sdar kalo dirinya membuat MACET jalanan . . .

Saat PAK POLISI datang menghampiri mb sok’IBAH, baru dia sadar dan ngibrit pergi

Orang orang yang tadinya hanya pura pura da telanjur duitnya masuk laci penjual roti goreng, mau atau ngga, suka atau ngga harus menunggu antrian gorengan matang…..

Tragisnya lagi yang da telanjur memberikan duit malah meninggalkan bakul roti goreng, karena emang tujuan mereka cuman dapat poto bareng mb sok’IBAH.

Penjual ROTI GORENG makin bingung, kenapa duitnya kok sebanyak ini yaa ?

Padahal dagangan masih banyak, sedangkan yang antri tinggal dikit ?

Apakah ini yang dinamakan rejeki yang tidak disangka sangka ?

Penjual roti itu rupanya baru nyadar kalo itu adalah sesuai dengan firman Gusti Allah :

“Barang siapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan Allah memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.” [At Thalaaq  2-3].

Bakul roti bercerita :

Semalam aku didatangi seorang tua yang sedang kelaparan, meminta makan, saya katakan kalo kami belum masak, dia mengatakan ga apa apa adonan roti goreng itu untuk saya makan, karena saya lapar bener sore ini, saya katakan :  “sebentar kakek saya gorengkan saja barang dua atau tiga, jangan mentahan begini entar malah kakek sakit perut”.

Setelah saya goreng 3 roti goreng, saya berikan beliau, dan kemudian kakek meninggal rumah saya sambil berkata, semoga kalian semua diganjar Gusti Allah dengan rejeki tak tidak kalian sangka sangka darimana arahnya…..

Lanjut bakul roti goreng cerita :

Tak disangka, malam ini kok yaa mujur kedatangan mb sok’IBAH, ckckckck banyak  pembeli gadungan akibatnya mereka cuman kasih duit terus minggat, sehingga setoran malam ini betul betul tak semestinya, ya udah entar aku beli nasi 3 bungkus aku berikan pada pengemis lampu BANGJO (traficclight)……

Kesimpulan :

  1. Dagangan sering merasa tersisihkan, kadang  malah membuat sebel pedagang.
  2. Amalan sedikit saja, bila disertai dengan keikhlasan, dapat mendatangkan rejeki berlimpah.
  3. Rasa sukur setelah menerima banyak rejeki perlu ditanam setiap saat.
  4. Jangan suka mendolimi dagangan sendiri dengan berkata kau malam ini sepi banget, yaa bisa berakibat sepi bener, karena ucapan kita kadang jadi doa buat kita sendiri.

Pakde Azmi

Pengen jadi JURAGAN ROTI GORENG plus gandengane mb sok’IBAH

NOTE MALAM JUMAT sebagai interospeksi diri dan renungan

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s