Ngaji Yuk !


Nggowes kali ini beda banget

Di pedestrian (pulau jalan) (dr soetomo depan komjen AMRIK, dikumpulkan beberapa anak yang kurang mampu untu diberikan sedikit yang kami bawa, sambil ngelempoh (duduk bareng) bersama mereka. Kami bagi makanan cepa tsaji AMRIK macdonal, kita bagikan sekitar 8 anak mereka kita suruh maem bareng kita maem batagor sambil ngeliat lahapnya mereka makan makanan AMRIK.

Apa yang dapat saya tarik dari perisrtiwa itu, saat merewka sebelum makan kami suruh berdoa dulu doa makan, ehhh yang keluar bukan doa makan malah doa lain, sungguh, dia anak anak kecil itu menyentuh sekali, sapa yaa yang kasih tahu atau ngajari doanya nyentuh banget :

Yaa Allah, Berikan Rezeki yang barakah pada mereka yang berbagi pada kami
Yaa Allah, kasihanilah mereka punya empati pada kami
Ya Robbi Tuhan yang maha Rahman dan Rahim, tambahkan kasih sayang MU pada mereka yang datang pada kami, jangan kau putuskan rezeki mereka sehingga mereka bisa terus menerus bersilaturahim dengan kami.

Robbana Ya Alim, ya ghonyy Ya Rozak, sempurnakan Harta harta mereka, ampunilah kesalahan mereka, berkahilah rezeki mereka baik yang sudah ada atau yang akan KAU datangkan kelak.
“Rabbana atina fiddunya hasanah wa fil akhiroti hasanah waqina ‘adzabannar”
Amiin.
Ya Allah aku nangis, mendengar doa tulus anak anak itu, sungguh luar biasa mereka membalas dengan doa yang nilai leboh besar dasri yang kami berikan kepada mereka, sungguh DULUR aku nangis mewek mewek aku peluk gais yang kumal dengan aroma kecut itu dengan harapan doanya diijabah Gsti Allah

DULUR
Coba bayangkan kalo doa mereka diijabah gisti Allah kita akan semakin mempii kelebihan rejeki untuk berempati dengan mreka sedangkan kita seneng mreka seperti ini terus, seharjusnya kita berdoa, agar mreka dapat memperbaiki nasib tidak lagi menjadi seperti ini, mreka dapat menjadi pemimpin bangsa yang akan pounya empati , . . . duh gusti JAHAT rasanya bila aku selalu inginmereka speeri ini terus menerus . . . .

Aku ingat ayat , “Tahukah kamu orang yang mendustakan agama?, Itulah orang yang menghardik anak yatim.” (Q.S. Al-Maa’uun [107]: 1-2)
Artinya, kewajiban memberikan kasih sayang, pengajaran sopan santun, dan segala perlakuan yang baik berbanding lurus dengan kewajiban pemberian materi. Demikianlah Islam mengajarkan kepada kita tentang etika berinteraksi dengan anak yatim.

(QS; Saba’ : 39). “Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan maka Allah akan menggantinya dan Dialah Pemberi rizki yang sebaik-baiknya”

(HR Bukhari : Kitab Azzakah). “Tidaklah para hamba berada di pagi hari kecuali didalamnya terdapat dua malaikat yang turun. Salah satunya berdo’a, “Ya Allah, berikanlah pada orang yang berinfak ganti (dari apa yang dia infakkan)”. Sedang yang lain berkata, “Ya Allah, berikanlah kepada orang yang menahan (hartanya) kebinasaan”

Kesimpulannya :
1. Dulur mari kita mulai dari diri sendiri memiliki empati pada siapa saja yang memerlukan bantuan kita, agar mereka juga bisa berdoa untuk kita
2. Doakan mreka yang kitang beruntung agar sejajar dengan kita jangan malah kita senang ketemu mreka terus sebagai pengharap belas kasih kita.
3. Ingatlah setiap hari ada malaikat berdoa untuk kita, berbuat baek agat kita didoakan dan mengamini perbuata baik kita.

Semoga kkita mampu dari sedikit sedikit
Pakde Azmi
Mandi Dulu setelah Nggowes

 

Iklan