CINTA PADA MANUSIA TAK KEKAL


CINTA PADA MANUSIA TAK KEKAL
(Cinta padaku tak boleh melebihi cintamu pada Allah)

Pujianmu terhadap diriku jangan berlebihan
Karena pemilik diriku sejatinya adalah Allah
Dia peguasa jagad ini
Kata kataku kadang terbaca indah,
kadang terselip keangkuhan
Namun kalam ilahi lebih indah bila dibacakan

Jangan kau sebut sebut namaku
Bila dirimu belum dapat menyebut Allah
Menyebut nama Allah dapat melembutkan hatimu
Mencintai aku berlebihan kadang kau salah sangka
Mencintai Allah tak pernah ada salahnya
Saat duduk, jalan maupun saat berbaring . .
Semua terbawa nyaman . . . .
Karena cinta kepada Allah sama dengan menyelamatkan
Diri kita dalam kesesatan dunia maupun akherat

Yaaa Allah Ya Latif
Lembutkan hati kami agar tak ada dendam
Bila ada salah pada kalimat telanjur terucap
Yaa Ghoniy – yaa Razaq
Rejeki yang kau limpahkan tak pernah aku sukuri
Amunilah hambamu ini yaa rahman yaa rahim
Dengan kasih sayangmu diriku akan terselamatkan
Dalam siksamu yang amat pedih bila kufur nikmatMU
Yaa Sami dan bashar
Berikan kepandaian diri hambaMu ini
Dalam melihat dan mendengar apa apa yag belum
Hamba mengerti, sehingga hambahMu ini
Tak sesat jalan
Ihdinas sirotol Mustaqiim)
Tunjukkan jalan yang benar (lurus)
Shirotol ladzi naan ‘am talaihim, Ghoiril maghdubi alihim wa ladh-dhool liin)
Yaitu jalan orang yang KAU ridhoi, bukan jalan orang” yang KAU sesatkan

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s