Mengenal Sedikit Lebih Jauh Nutrisi Hidroponik


Mengenal Sedikit Lebih Jauh Nutrisi Hidroponik

Oleh Paktani Hydrofarm pada 3 Desember 2013 pukul 0:29

Nutrisi hidroponik bisa menjadi masalah yang kompleks atau sederhana tidak seperti mencampur dan menuangkannya…Nutrisi adalah pupuk..,  sebagai sumber makanan utama tanaman dari setiap sistem hidroponik… dengan bahan2 baku yang diambil dari garam mineral yang dimurnikan… Agar pupuk / nutrisi yang akan dimasukkan ke dalam sistem hidroponik benar2 larut dalam air dan mudah diserap tanama… Jika tidak, tanaman tidak dapat mengaksesnya. Para pembuat Nutrisi Hidroponik memiliki kontrol penuh atas pelaksanaan dalam pembuatan nutrisi…, baik jenis bahan dasar serta konsentrasinya…Mereka juga memiliki kemampuan untuk memantau dan menjaga secara konsisten.., beberapa peralatan dibutuhkan untuk mengatur konsentrasi pupuk / nutrisi…, seperti meter hara, meter pH, timbangan yang akurat dll…. Susunan nutrisi yang penting ada lebih dari dua puluh elemen yang dibutuhkan untuk tanaman  tumbuh dimana Karbon , hydrogen dan oksigen diserap dari udara dan air…Sisa elemen yang disebut nutrisi mineral dilarutkan dalam larutan nutrisi dan perlu pengukuran dalam rasio yang benar… Setiap nutrisi hidroponik yang baik hendaknya mengandung semua elemen ini, Nitrogen ( N ) , Kalium ( K ) , fosfor ( P ) , Kalsium ( Ca ) , Magnesium ( Mg ) , Sulfur ( S ) , Besi ( Fe ) , Mangan ( Mn ) , Tembaga ( Cu ) , Seng ( Zn ) , Molydenum ( Mo ) , Boron (B ) , Klorin ( Cl )…Pastikan untuk menggunakan nutrisi yang di formulasikan untuk Hidroponik dalam sistem hidroponik Anda… Komposisi bahan serta unsur2 nutrisi yang dibuat untuk tanah sangat berbeda dengan Hidroponik…, karena tanaman yang tumbuh pada tanah mendapatkan sebagian besar unsur2 yang terdapat dari tanah…, sehingga keduanya sangat berbeda dalam komposisi karena tidak dirancang untuk menjadi sumber makanan tanaman lengkap seperti pada nutrisi Hidroponik dan mungkin tidak larut dalam air…. Misalnya, Nitrogen dalam bentuk urea tidak mudah tersedia dan siap diserap tanaman pada metode Hidroponik meskipun mudah larut dalam air… karena Nitrogen pada urea harus dirombak dan diberikan dalam bentuk Nitrat…Banyak yang bertanya melalui INBOX… ” kenapa membuat Nutrisi hidroponik perlu hitungan serta takaran atau bahan dasar perlu di pilih dan di timbang… bla…bla.. bla…? “Baik untuk penjelasan disini saja agar pertanyaan yang sama tidak diulang2 lagi… sederhananya seperti ini…Setiap bahan dasar utama yang akan digunakan sebagai nutrisi hidroponik bisa memiliki lebih dari 1 unsur/ elemen… contoh : KH2PO4 Senyawa ini juga dikenal sebagai difosfat Kalium…memiliki elemen dengan komposisi % dari setiap elemen di dalamnya terdiri dari : H, O, P, KHidrogen dengan simbol H memiliki masa atom 1,00794 – Atom 2 – masa % 1,481%Oksigen dengan simbol O memiliki masaatom 15,9994 – Atom 4 – masa % 47,027%Fosfor dengan simbol P memiliki masa atom 30.973761 – Atom 1 – masa % 22,761%Kalium dengan simbol K memiliki masa atom 39,0983 – Atom 1 – dan masa % 28,731%Kemudian KNO3 atau biasa disebut Potassium nitrate… ini juga sama memiliki lebih dari 1 unsur/ elemen.., dalam komposisinyapun ada persamaan dimana terdapat unsur/ elemen N, O, K, dalam KNO3 atau Potassium nitrate ini…tentunya dengan kadar yang berbeda… diantaranya :Nitrogen dengan simbol N- memiliki masa atom 14.0067 – Atom 1 – masa % 13.854%Oxygen dengan simbol O memiliki masa atom 15.9994 – Atom 3 – masa % 47.474%Potassium dengan simbol K – memiliki masa atom 39.0983 – Atom 1 – masa atom 38.672%….Dalam kimia…, berat rumus adalah jumlah yang dihitung dengan mengalikan berat atom atau dalam satuan massa atom… untuk menemukan massa molar dimulai dengan satuan gram per mol (g / mol). Saat menghitung berat molekul dari senyawa kimia, itu memberitahu kita berapa gram dalam satu mol zat tersebut…. agar dalam pembuatan formula nutrisi hidroponik bisa benar2 seimbang…Karena tingginya kadar nutrisi tertentu dapat mengganggu ketersediaan dan penyerapan nutrisi lainnya…. Nutrisi yang mengganggu satu sama lain biasanya disebut sebagai antagonis….Misalnya, tingkat nitrogen yang tinggi dapat mengurangi ketersediaan boron, kalium dan tembaga…, fosfor yang berlebihan juga sama dapat mempengaruhi penyerapan zat besi, kalsium kalium, tembaga dan seng…, demikian juga untuk kalium yang berlebih dapat mengurangi ketersediaan magnesium…. Untuk itu semua bahan dasar dari setiap elemen kita haeus tau… karena ini akan mempengaruhi pertumbuhan tanaman…. untuk memastikan pasokan yang cukup dan seimbang diperlukan perhitungan2 dari semua sumber bahan dasar sebagai nutrisi hidroponik…Jadi aplikasi terlalu banyak nitrogen, fosfor dan kalium serta beberapa unsur mikro lainya dalam campuran atau mix Nutrisi hidroponik dapat menginduksi kekurangan nutrisi penting lainnya….Fosfor yang berlebihan akan mengurangi ketersediaan zat besi, kalsium, kalium, tembaga dan seng….Tingginya kadar kalsium akan mengurangi ketersediaan fosfor, seng, magnesium, besi, kalium dan mangan….Unsur Nitrogen yang tinggi dapat mengurangi ketersediaan boron, kalium dan tembaga… sementara jika kita meningkatan kadar boron akan meningkatkan ketersediaan nitrogen….Maaf itu baru 2 bahan dasar saja yang kita sebutkan… padahal kebtuhan unsur2 hara untuk tanaman bisa lebih dari 10 unsur… jadi disinilah pentingnya mengetahui sumber bahan dasar serta perhitungan2…. terkecuali jika Anda hanya tinggal meraciknya saja dari formula yang sudah ada di bebera informasi… Anda tidak perlu repot2 menghitung cukup timbang sesuai daftar resep saja… nah itu di sebut Racikator kalau kata teman saya… heheh bukan Formulator… tapi perlu di ketahui formulasi Nutrisi untuk iklim Subtropis dan Tropis tentunya bisa berbeda…Untuk membuat formula Nutrisi yang diinginkan tentunya ada beberapa cara salah satunya dgn megetahui berat atom.., berat molekul unsur dan senyawanya… ini sebagai persyaratan dalam menghitung konsentrasinya misal : dalam garam mineral Ca(NO3) 2 ini memiliki 3 elemen diantaranya : Kalsium.., Nitrogen dan Oksigen…adapun berat keseluruhannya molekul adalah 164,1…, molekul ini mengandung 1 atom kalsium.., 2 atom nitrogen dan 6 atom Oksigen…Sedangkan berat atom untuk :Kalsium – 40,Nitrogen – 14Oksigen – 16.Jadi hitungannya sebagai berikut : Mol. wt Ca (NO3) 2 adalah 40 + (2×14) + (6×16) = 164.Nah sekarang, jika dalam formulasi nutrisi yang akan kita buat membutuhkan 200 ppm kalsium atau 200 mg / ltr…, kita bisa menhitungnya karena kita telah mengetahui bahwa dalam 164 mg Ca (NO3) 2 ini memiliki 40 mg kalsium…, langkah pertama dalam perhitungan untuk mengetahui berapa banyak Ca (NO3) 2 yang dibutuhkan untuk memasok 200 mg kalsium sebagai berikut :Dalam 164 mg Ca (NO3) 2 diatas telah diketahui memiliki berat atom kalsium = 40 mg Cauntuk sederhananya dalam penghitungan tinggal 164 x 200/40 = 820 mgjadi total yang dibutuhkan untuk mendapatkan 200 mg kalsium/ltr = 820 mg Ca (NO3) 2.., tapi ingat dalam 820 mg Ca (NO3) 2 ini memiliki kandungan Nitrogen juga…, jadi belum selesai proses menghitungnya karena nitrogennya juga perlu dihitung…untuk menhitungnya sebagai berikut (820/164) x 28 = 140 mg Nitrogen / ltr tersedia pada 820 mg Ca (NO3) 2..Jika dalam formulasi yang kita buat membutuhkan 160 mg Nitrogen…,maka ada kekurangan sebanyak 20 mg….nah ini dapat ditambahkan dari garam mineral KNO3.., namun jangan lupa KNO3 juga memiliki unsur lain selain Nitrogen yaitu Kalium… ini juga perlu dihitung kembali… begitulah seterusnya sampai formulasi yang kita inginkan semuanya terpenuhi dengan benar dari garam2 mineral yang kita pilih….Pemilihan garam mineral yang akan digunakan tergantung pada sejumlah faktor seperti kelarutan dalam air…, biaya.., ketersediaan dan yang paling penting untuk memenuhi kebutuhan jumlah ppm dari semua elemen tanpa pasokan yang berlebihan…, misalnya satu molekul potasium nitrat (KNO3) akan menghasilkan satu ion kalium (K +) dan satu ion nitrat, sedangkan satu molekul kalsium nitrat (Ca (NO3) 2) akan menghasilkan 1 ion kalsium (Ca + +) dan 2 ion nitrat 2 (NO3-)….mudah2an bermanfaat… lain waktu kita sambung lagi…karena ini masih sangat panjang….Salam…

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s