Janin itu telah nampak


ngayal cerita fiksi konyol, imaginatip

===================

Janin itu telah nampak

===================

janin1Malam pertamaku telah usai

Kini sudah delapan minggu berlalu

Isteriku telah mulai merasakan ada sesuatu

Yang tak biasa, sifat tak lazim mulai nampak

Orang bilang itu ngidam.

Isteriku, sabarlah semua akan baik baik saja

Namun isteriku mulai nampak galaknya

Semua makanan tak pernah tersentuh

Permintaan untuk sarapan sudah aku siapkan

Namun hanya dimakan se sendok, selebihnya . . .

Makan siang minta bakso kepala sapi, itupun tak dimakan

Makan malam, Mc Donald juga bernasib sama

 

Isteriku mulai menunjukkan gejala aneh

Rambutku digunting hingga plontos

Badanku di sirami parfum, katanya :

Aku tak suka bau badanmu

Setiap pagi aku harus beli parfum baru

Karena isteriku selalu menuangkan ke tubuhku

Sayang memang tapi aku tak mampu berbuat apa apa

 

Apakah aku suami siaga ?

Tak tahulah.

Karena ini baru pertama aku alami punya isteri hamil muda, sungguh penyiksaan untuk diriku.

Setelah aku pikir……

isteriku bukannya malah lebih berat siksaannya

malam tak mau tidur bersamaku ….

mintanya tidur sendirian, sedangkan aku harus

siap di bawah kasur, agar tak jauh jauh katanya

 

apakah aku suami siaga ?

setiap pagi harus memandikan isteriku

siang menyuapin isteriku, walo sesendok

malam aku harus mencari makan malam isteriku

kini perut isteriku sudah mulai nampak janinnya

 

Kusetubuhi istriku dengan doa :

Bismillaahi, Alloohumma jannibnaashshaythoona

wa jannibishaiythoona maa rijaktanaa

“Dengan Nama Allah, ya Allah, jauhkanlah kami dari syaitan

dan jauhkan syaitan agar tidak mengganggu apa (anak)

yang Engkau rizkikan kepada kami.”

 

Aku selalu berdoa saat duduk disampingnya :

 

” wahai Rabbku, jadikanlah aku dan keturunanku,

sebagai orang-orang yang senantiasa mendirikan shalat.

wahai Rabbku, kabulkanlah doaku.” ( ibrahim : 40 ).

 

” dan jauhkanlah diriku beserta anak keturunanku

dari penyembahan berhala.” ( ibrahim : 35 ).

 

” wahai Rabb kami,

jadikanlah kami berdua orang-orang yang berserah diri kepada-Mu

dan jadikanlah pula keturunan kami sebagai

orang-orang yang berserah diri kepada-Mu.” ( al-baqarah : 128 )

 

semoga cabang bayi ini nanti jadi penerus generasiku

pecinta dunia dan penakluk angan angan

dicintai banyak orang juga jadi anak sholeh/a.

 

Amiin.

 

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s