oleh oleh jumatan


Oleh oleh jumatan

================

Kata pak khotib : “sesungguh kenikmatan yang telah Allah berikan kepada kita, seyogyanya kita sukuri dengan berucap alhamdulillah” ….

bisa jumatan spt ini saja, Alhamdulillah, bayangkan orang2 disana juga sehat tapi ga sempat jumatan.

Bangun tidur, kita berucap alhamdulillah….. mau kerja kita berucap.alhamdulillah pulang kerja alhamdulillah.

Banyak orang napas saja (oksigen) harus beli, itupun gak boleh sambil jalan jalan dan hidungnya masih dipasangi selang  masa’allah, betapa nikmatnya kita…

Ayo berucap Alhamdulillah…

 

Hindarkan diri kita dari “riya'”….

Karena riya’ itu bagaikan :

-uban yang terletak di atas kain putih.

Sungguh sulit terlihat, namun dirinya sendiri bisa merasakan.

Ibadah yang di dasari riya’ makan ibadahnya tertolak sedang perbuatannya dosa, bayangkan kita dapat dua catata  penting dari gusti Allah.

 

Seharusnya kita harus kuat seperti sumpah kita :

Inna solati, wanusuki, wamahyaya, wamamati, Lillahirabbil ‘alamin….Sesungguhnya solatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah kerana Allah, Tuhan seluruh alam…

 

kenapa harus kita sandarkan selain guati Allah ?

 

Semoga ada manfaatnya

=2722015=

 

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s