Nduk…Belum Istirahat


“Nduk…Belum Istirahat”
“Belum mbah”
“Hujan sejak sore ya”
“Iya mbah sepertinya…akan lama ya mbah hujannya”
“Ya begitu”
“Mbah”
“Ya nduk”
“Mbah…aku boleh tanya sesuatu”
“Apa yg mau kamu tanyakan”
“Aku smalam bermimpi”
“Mimpi”
“Iya aku mimpi berada di suatu padang yg sangat luas, disana tdk.ada siapa siapa. Hanya aku sendirian”
“Apa yg kamu rasakan”
“Damai…nanum sepi”
“Apa yang kamu inginkan”
“Tidak ada”

“Tidak ada keinginan”
“Tidak mbah…tidak ada keinginan…sebab apapun bisa akulakukan”
“Apa itu”
“Mau terbang….aku bisa terbang…mau menari…aku bebas menari karena sendiri”
“Tadi katamu sepi…”
“Iya….bahkan lebih ke arah ssunyi…”
“Kamu tdk mendengar apa apa”
“Hanya suara desingan….terus menerus”
“Tidakkah itu menyakitkan telingamu”
“Sama. Sekali tidak mbah, dan desingan itu kadang menjauh….saaaangat jauuuuhhh….kadang mendekat…dan begitu dekat”
“Apa yg kamu raskan”
“Damai saja, padahal kalau desingan itu, beralas dr pengeras suara seperti yg di balai desa itu…sakit di telinga, beda dengan desingan yg ada di dalam mimipiku”
“Nduk….itu kan hanya mimpi”
“Mbah…mengapa mbah seperti itu….mengapa mbah bilang itu hanya mimpi…padahal mbah pernah bilang….tidak ada suatu kejadian di dunia ini….tanpa sebab…tanpa akibat, semua sdh ketentuan_Nya kan. Mbah”
“Nduk….mbah berhaarap…kamu tdk terus menerus memikirkan mimpi itu”
“Mengapa”
“Banyak hal yg masih kamu hrs tunaikan”
” di mimpi itu….aku sendiri…dan….rasa ini…”
“Nduk…jika mimpi itu membuatmu…senang…maka berssyukurlah….jika sebaliknya..maka berlindunglah…kepd Gusti Allah…yg Maha Perkasa”
…..dan malam kian hening….desingan suara di mimpiku itu terdengar kembali….rasanya aku ingin bersegera rebahkkan seluruh rasa di pembaringan berseprai putih yang td sore dipasangkkan oleh simbok….di beberapa sudutnya sdh ada taburan kembang melati…aromanya…..oh…mengingatkanku pada sesuatu…..

“Nduk….”
“Ya mbah….”
“Boleh mbah tahu sesuatu”
“Boleh”
“Sebelum tidur, kamu memikirkan atau mengjarapkan sesuatu”
“Tidak”
“Apa yang kamu lakukan”
“Ya, seperti biasa, berwudhu, berganti pakaian yg bersih, bermohn ampunan Gusti Allah untuk bpk ibu, saudara, sahabat dan orang orang yg berbuat salah….trs ….mhn ampun u diri sendiri….dan juga…ya itu…bacaa baca bacaan yg mbah ajarkan…yg mbah bilang itu”
“Tdk menyalahi kitab kebenaran kan”
“Ya tdklah mbah”
“Ya, sdh sebaiknya kamu istirahat….sdh hampir tengah malam…nanti bangun sholat malamnya…bagaimana”
“Ya mbah….”
….Dan aku rasanya…jd smakin ngantuk….

Selamat bbk….Temans….salam damai semesta…..
8 April 2015 pukul 23:22 ·

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s