Terdengar, suara gamelang


Terdengar, suara gamelang dr radio transistor di kamar mbah…aku, menggerai rambutku, kubiarkan angin malam menyapanya …
“Masih belum tdr …”
“Belum mbah”
“Sdg apa”
“Sedang baca mbah”
“Tidak lelah nduk”
“Ini lo mbah, anak kecil hebat banged, bisa hafal a-quran 30 juz”
“Kamu juga bisa kalau mau”
“Aku,..kan sering lupaan mbah”
“Itu, karena kamu krng berlatih pertajam ingatan nduk…”
“Caranya”
“…smile emotikon..”

“Jadi kemampuan mengingat ITU, bukan hadiah dr Alam ya mbah”
“Kemampuan mengingat ITU, ada yg didapat sebagai hadiah dr Gusti Allah…tapi itu hanya sedikit orang yg seperti itu, kebanyakan orang, untuk dpt mempertajam ingatan ITU berlatih”
“Caranya mbah”
“Ya…pertajam INDRA-mu”
“Maksud mbah”
“Sering sering pergunakan seluruh indramu…”
“mata, hidung, telinga, kulit…ITU ya mbah”
“Iyo”

“Selain ITU, apa lagi mbah”
“Ya seringlah menulis”
“Kok”
“Iya dg membiasakan menulis, itu meningkatkan kemampuan mu mengingat”
“Kok”
“Kalau kamu menuliskan sesuatu itu kan artinya kamu ingat ulang peristiwa peristiwa yg kamu tangkap dengan indramu, kalau kamu sdh biasakan seperti itu, nantinya..DAYA ingatanmu dg sendirinya yg berkerja dg sendirinya”
“Berlatih trs kayak gitu”
“Iya”
“Hemmm..”
“Itu kalau kamu lakukan bersungguh sungguh…saat tua nanti akan terhindar dr penyakit pikun…”
“Begitu ya mbah”

2 Maret 2015 pukul 23:35

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s