kertas kumalku


Kertas kumalku

==============

sudah kupasrahkan raga ini

Sudah ku pindahkan asa ini

Sudah ku diamkan hati ini

Tapi aku tak mampu

Tak bisa melupakan dirimu

Banyak ranting yg jatuh

Banyak daun berguguran

Namun aku tetep memunguti

Aku tetap menyimpan

 

Salah bukan berarti tak boleh berbenah

Khilaf tak harus di buang

Aku tak bisa, lakukan

Aku tak mampu berjalan sendiri

 

Rajutlah kembali klambu yg terkoyak

Biyarkan banyak sulaman…..

Namun kita nyaman di dalamnya

Aku menunggumu

Kapan ……

 

Iklan

1 Komentar

  1. bagus puisinya, syarat akan makna yg mendalam. kata2 terakhirnya “aku menunggumu, kapan….. jadi bikin baper


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

  • TOPIC

  • Komentar yang masuk

    Mohd khair othman di Mungkin ini yang Anda CARI…
    Kusuma di menangis saat SAKIT
    herdiansyah di Doa Pemuda yang Ingin Mencari…
    Dani di Memberi Kehidupan
    Lampung Jobs di Bilangan dalam bahasa Jaw…
  • Arsip Bulanan