oleh oleh jumatan


Kata pak khotib : 

Jika kita bertanya ke semua orang, baik dia orang taat atau pelaku maksiat, pejabat atau rakyat, kaya atau miskin, “maukah kalian masuk surga?”. Jawabanya pasti mau. Tapi masalahnya mau tidak surganya dihuni oleh orang tersebut? 


Rasulullah SAW bersabda: Surga itu merindukan kepada 4 golongan: orang yang membaca Al Quran, orang yang menjaga lidah, orang yang memberi makan orang yang sedang kelaparan, dan orang-orang yang berpuasa pada bulan Ramadhan. 

 

Pertama: orang yang membaca Al Quran. Kita tahu bahwa Al Quran merupakan pedoman hidup manusia, bukan hanya umat Islam, tapi sekali lagi pedoman manusia. Ketika membacanya satu huruf saja maka ia mendapat sepuluh kebaikan. Itu hanya membaca lho, belum membawa, melihat, dan menyentuhnya, semua itu akan diberi pahala oleh Allah. 

 

 Jadi tadarusan sebenarnya adalah mentadabburi (berusaha memahami) isi al Quran sehingga dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

 

Kedua: orang yang menjaga lidah. Lidah ini daging empuk tak bertulang, tapi bahayanya lebih tajam daripada pedang. Ada ungkapan Arab “kalau luka karena pedang mudah diobati, namun luka karena lidah hendak kemana obat dicari.” Banyak keluarga berantakan, kawan menjadi lawan, saudara menjadi musuh, karena lidah yang tak dijaga. Marilah kita jaga lidah ini. 

 

Sebuah hadis Nabi SAW dalam kitab sahih Bukhari: “Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah berkata yang baik atau hendaklah diam.” 

 

Ketiga: orang yang memberi makan orang yang kelaparan, seperti fakir miskin, yatim piatu atau anak terlantar. 

sebagaimana hadis yang diriwayatkan Imam Turmudzi bahwa orang yang memberi makan atau minum, meskipun hanya seteguk air dan sebutir kurma untuk orang yang berbuka puasa, maka pahalanya sama dengan orang yang puasa itu, tidak dikurangi sedikitpun.

 

Namun jika kita membiarkan anak yatim terlantar, fakir miskin kelaparan, maka kita akan di cap sebagai pendusta agama, sebagaimana firman Allah yang terdapat di dalam QS Al Maun: 1-3

 

Keempat: orang yang berpuasa di bulan Ramadhan. Puasa merupakan rukun islam yang keempat yang diwajibkan kepada kita selaku orang yang beriman, sebagaimana seruan Allah dalam surat Al Baqarah: 183, kalau tidak berpuasa kita akan mendapat dosa, sedangkan jika puasa kita akan mendapat pahala dan dirindukan oleh surga, bahkan dosa kita yang telah lalu akan diampuni oleh Allah. Sebagaimana dalam hadis dalam kitab Sahih Bukhari: 

 

“Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhan, karena iman dan ikhlas, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari Muslim)

 

Semoga ada manfaatnya

 

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s