oleh oleh jumatan


Oleh oleh jumatan

================

Kata pak khotib ; orang sekolah (tarbiyah), punya motivasi beda beda, ada orang pengen jadi dokter, agar bisa menolong orang lain, ada yg pengen sugih setelah jadi dokter, ada yg pengen jadi sarjana hukum, pengen jadi pembela kebenaran, ada yg pengen spt pengacara dg mobil dan rumah mewah.

Demikian juga orang belajar agama, ada yg tulus ingin belajar ttg agama, tetapi ada yg punya motivasi menghancurkan agama.

Jaman global begini, bila kita ga pinter dan mau belajar ttg agama, maka kita mudah terhasut untuk bertengkar, dg mengkafirkan orang lain.

Jamaah, perbedaan paham dan pertentangan yg mengarah pada perpecahan umat, sudah nampak di sosial media, ada kiyai dg kiyai beda pendapat, saling balas menyalahkan.

Jamaah, mari kita kembali pada alquran dan assunnah, sebagai pedoman hingga akhir zaman….

Dulu ada beda mahzab antara muhammadiyah dan NU, alhamdulillah kini sudah bisa saling memahami, namun sekarang muncul macam2 aliran garis keras yg tak bisa terima paham orang lain, saling mengkafirkan, naudzubillah….

Kita sebatas tablig, soal orang lain bisa atau tidak menerima yg kita sampaikan, yaaa tergantung, hidayah Allah…… (ingat rosulullah tak bisa mengislam pamannya sendiri, karena itu urusan Allah).

Mari kita kembalikan esensi tablig yang benar seperti yg dilakukan rosulullah, dengan uswah (teladan), kelembutan bicara, gemar sedekah, rajin ke mesjid, suka baca alquran, ibadah2 sunnah dilakukan……..

 

Semoga ada manfaatnya.

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s