Berikut tata cara salat gerhana


Liputan6.com, Jakarta Salat yang dilaksanakan saat gerhana matahari tiba disebut dengan salat kusuf. Salat ini dilatarbelakangi oleh beberapa Hadits. Diantaranya, “Telah terjadi gerhana Matahari pada hari wafatnya Ibrahim putra Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam. Berkatalah manusia: Telah terjadi gerhana Matahari karana wafatnya Ibrahim. Maka bersabdalah Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam “Bahwasanya Matahari dan bulan adalah dua tanda dari tanda-tanda kebesaran Allah. Allah mempertakutkan hamba-hambaNya dengan keduanya. Matahari gerhana, bukanlah kerana matinya seseorang atau lahirnya. Maka apabila kamu melihat yang demikian, maka hendaklah kamu salat dan berdoa sehingga selesai gerhana.”, HR. Bukhari & Muslim.

gerhana

 

 

 

 

 

 

 

Menyambut gerhana matahari total pada tanggal 9 Maret 2016 mendatang beberapa persiapkan untuk menyaksikan fenomena alam langka yang satu ini dilakukan. Salah satunya mengetahui tata cara salah gerhana matahari yang tepat.

Salat gerhana dilakukan dua rakaat dengan 4 kali rukuk, yaitu pada rakaat pertama, setelah rukuk dan Iktidal membaca Al Fatihah kembali. Kemudian rukuk dan iktidal kembali setelah itu sujud sebagaimana biasa. Begitu pula pada rakaat kedua.

Berikut tata cara salat gerhana :

Niat di dalam hati. Saya niat salat sunnah gerhana matahari/ kusuf dua raka’at karena Allah Ta’ala.
Takbiratul ihram.
Baca doa iftitah, berta’awudz, lalu diikuti surat Al-fatihah dan surat yang panjang dengan tidak dikeraskan suaranya.
Ruku sambil memanjangkannya.
Bangkit dari ruku (itidal) sambil mengucapkan Sami’allahu Liman Hamidah, Rabbana wa lakalhamd’.
Setelah i’tidal, baca surat Al-Fatihah dan surat, yang panjang (lebih singkat dari yang pertama).
Ruku kembali (lebih pendek dari ruku sebelumnya)
I’tidal.
Sujud panjangnya sebagaimana ruku’, lalu duduk diantara dua sujud dan sujud kembali.
Bangkit dari sujud, lalu menjalankan rakaat kedua sebagaimana rakaat pertama (bacaan dan gerakannya lebih singkat dari sebelumnya).
Tasyud.
Salam.
Setelah salam, Imam menyampaikan kotbah kepada para jama’ah yang berisi anjuran zikir, doa, istighfar, dan sedekah.
sumber : http://m.liputan6.com/lifestyle/read/2452310/tata-cara-salat-gerhana

sholat gerhana

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s