nasehat isuk isuk


Melakukan banyak kebaikan bisa dilupakan karena satu kesalahan kecil saja ?
kalimat ini bisa benar adanya.

ada ungkapan :
“Manusia akan lebih mengingat satu keburukan kita daripada seratus kebaikan kita.”

Seseorang lebih mudah memberikan gelar buruk kepada orang lain dari pada gelar kebaikan.
karena itu lakukan kabaikan sedikit saja, daripada tidak sama sekali dalam satu hari, karena kabaikan anda tidak bernilai sama sekali dibandingkan setitik keburukan yang mungkin tak sengaja anda lakukan….
maka LAKUKAN SAJA WALO SEDIKIT KEBAIKAN . . . .

nasehat subuh bakul TAHU 

ANTARANE BENER LAN RUMONGSO BENER


ANTARANE BENER LAN RUMONGSO BENER
Dhados *Bener* niku penting, ananging *Rumongso Bener* niku mboten sae
*Kearifan* bakal ndhadosaken tiang meniko dados Bener, ananging *mboten*
Rumongso Bener
Bentenipun *Tiang Bener* lan *Tiang ingkang Rumongso Bener*:
*1* Tiang Bener, *mboten bakal nduweni pikiran* bilih piyambakipun ingkang *paling* bener
*2* Kosok wangsulipun* tiang ingkang * rumongso bener*, wonten ing pikiranipun namung piyambakipun ingkang *paling* bener Baca lebih lanjut

KERTAS KUMAL JUMAT MUBAROQ


ANGIN SAMPAIKAN PADANYA
=========================
dirimu memang bukan yg terbaik
Bukan juga istimewa
tuhan sudah mendekatkan kita dalam segalanya
aku sudah Pasrah atas kehendakNYA
Baca lebih lanjut

PESENE PARA LELUHUR


*KATA LELUHUR* :

(1). “Lading landhep paling-paling mung ngiris driji. Ilat landhep bisa ngiris ati”.

(“Pisau tajam paling-paling hanya mengiris jari… Lidah tajam bisa mengiris hati”). Baca lebih lanjut

KEMERDEKAAN yang ke 71 TAHUN


MERDEKAAAAAAA !Gambar 17 Agustus 2016 Terbaru Hut RI
kita bukan pejuang, tapi tingkah kita seperti pejuang negeri
kita bukan pemain, tetapi kita selalu menyeruak pengen di depan
bangsa ini sudah MERDEKA . . . . bukan katanya . . . .
bangsa ini pemilik negeri KAYA . . . . bukan katanya . . . .
namun apakah kita sudah menikmati itu semua ?
banyak yang bilang kita bangsa MALAS !
kita bangsa tertulis dalam takdir sebagai terjajah !
apakah kita tak bisa BANGKIT ?
sungguh bangsa ini bangsa yang besar . . . .
harus di isi oleh orang orang yang berjiwa BESAR
berJIWA tulus . . . seperti kalimat ini , kepentinganmu rakyatku aku dulukan, sedang aku boleh dapatnya paling belakang

MERDEKAAAA
apakah kita tak percaya kita telah MERDEKA ?
pengabdian kita boleh berbeda beda, namun negeri ini harus diisi dengan kebaikan dan kemakmuran
banyak bangsa berebut, pengen mendiami negeri ini sejak dulu !
sadarkah kita ?, apakah kita sudah memberi pagar agar bangsa lain tak makan tamanan dalam pagar kita !
kita hanya merasa dan bangga saja pada kata kata MERDEKA . . .
namun KORUPTOR bebas meringis di depan mata kita….
agen agen penjual tanah ber jengkal jengkal, tanpa peduli… apa yang akan terjadi kelak untuk anak cucunya . . . Baca lebih lanjut

renungan


Pertanyaannya : “kita mau.jadi manusia biasa saja, beribadah serius/istiqomah, berbuat untuk.kepentingan banyak orang”

khoirun naas anfa’uhum lin naas : sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia …

Kemanfaatan diri kita tergambar seberapa banyak orang membutuhkan diri kita, bukan seberapa iatiqomah kita beribadah.

Catatannya :
Tidak semua orang kaya sll dimintai tolong orang saat kesusahan, tidak semua orang pandai dimintai pendapat orang, saat otal banyak orang sudah buntu.
Bisa terjadi justru orang akan datang pada yg kekurangan, sebab mreka tahu akan terbantu…. demikian untuk yg pinter jgn ngarep yaaa….
Hanya orang2 yg berbarokah saja yg bermanfaat bagi orang lain….

‪#‎kiyaiKomplek_sapphire‬

ajaran falsafah JAWA


Dalam menghadapi kehidupan yang semakin tidak menentu ini, mungkin ada baiknya kalau kita mencoba merenung, menggali kembali ajaran-ajaran bijak generasi pendahulu kita yang mungkin akan sangat berguna bagi kehidupan masyarakat sekarang ini. Ajaran yang bukan hanya diperuntukkan bagi masyarakat Jawa saja, tetapi juga bisa bermanfaat bagi siapapun yang ingin mempelajarinya.
“SURODIRO JOYONINGRAT, LEBUR DENING PANGASTUTI”
Semua Keberanian, Kekuatan, Kejayaan, dan Kemewahan yang ada di dalam diri manusia akan dikalahkan oleh Kebijaksanaan, Kasih Sayang, dan Kebaikan yang ada di sisi lain dari manusia itu sendiri. Baca lebih lanjut