Mbah…ciri orang beriman itu bagaimana sich mbah


“Mbah…ciri orang beriman itu bagaimana sich mbah”
“Ya yang percaya kepada yang Ghoib, yg tdk terlihat oleh mata”
“Termasuk percaya pd hantu setan, jin juga”
“…….”
“Ich..mbah senyam senyyum terus”
“Nduk….setan juga itu ada, tapi tdk untuk dipercayai”
“Hantu itu ciptaan manusia nduk, beda sama setan atau jin”
“Kok”
“La iya tow..coba kamu ingat ingat…hantu itu beda beda…kalau di indonesia hantunya itu genderuwo, kuntilanak…kalau di negara lain di kenal nama drakula …”
“Iya juga ya mbah”
“Seperti itu, nah kalau setan atau jin itu, mempunyai tugas yg sama dg kita nduk”
“Oh! Aku ingat…wamakholaktul jinna wal insa illa liyak buduun…tdk aku ciptakan jin dan manusia melainkan untuk beripadah kepada_KU …”
“Hemmm…pintarnya….cucuku yang ayu ini”
“Hehe…ya iya…kan cucunya mbah….”
“……seperti itu, tdk boleh….”
“Kok.”
“Namanya takabar….dan takabur itu menyesatkan”
“Iyya…enggak lagi…”
“Mbah”
“Ya…”
“Enggak jadi dech”
“Kok”
“Iya…takut dibilang takaabur”
“Memang kamu mau bilang apa cah ayu…”
“Aku bisa lihat yg enggak kelihatan”
“Apa itu”
“Udara”
“Caranya”
“Itu kalau pagi pagi…aku sengaja niup niup..terus aku lihat ada seperti asap ”
“Walaaaahh….mbah kira apa”
“Hehe”
…..dan sinar matahari pagi itu, begitu indah berkilau….@ya Allah….Alhamdulillah…..

03 Mei 2015

Sepenggal Kisah…


Sepenggal Kisah…
Suasana kerja hari ITU….betul betul padat, perempuan berparas lembut itu, masih berada di ruang kerja nya…
Menyelesaikan slolat magrib, …baru sj ia hendak meluruskan kakinya…tiba telepon genggamnya tiba mengisyaratkan ada panggilan masuk…
Perlahan ia bangkit…menuju meja kerjanya…
Kembali sederet huruf terlihat ..
“Ass..”
“Wass wr wb..”
“Adik..”
“Ya mas,..”
“Mas jembut ya..”
“Ya mas” Baca lebih lanjut

sepenggal kisah


Sepenggal Kisah….
dan perempuan berparas ayu itu begitu bahagia saat ia membuka pintu ruang erjanya…dan didapatinya…lelaki yang bergitu dirinduinya sudah berdiri tegap di hadapannya…keduanya saling bersilang pandang….menyapa dalam seluruh rasa…dan tersenyum…
“Ass…”
“Oh..Mas, waalaikumsalam. sdh lama kah..”
“Tdk..baru sja jari ini mau ketuk pintu ruang kerja ini..ndak taunya yg empunya sdh keluar.” Baca lebih lanjut

dan sore ini teduh banget


Dan sore ini teduh banged…tapi…pengennya…tidur tiduran
“Looo….sdh mau manggrib kok belum mandi mandi”
“Hehe”
“Sudah sana, nanti keburu magrib”
“Mbaah”
“Sudah tow…mandi”
“Iyya, ben tetap awet ayu kaannn…”
“His! Nek dikasih tahu”
“Hehe”
……Dan senja pun sindah lembayung…. Baca lebih lanjut

Sepenggal Kisah…


Sebuah sedan buatan eropa berwarna silver ITU, menepi di sebuah jalan,
“Nak….kamu sungguhan mau makan di sini”
“Iya, ibu malu makan disini”
“Tentu tidak anakku, hanya saja tidak biasanya kan kamu suka mie ayam”
“Buk, aku minta uang 50 ribu ya”
“Lo, untuk apa, nanti ibu saja yang bayar”
“Bukan untuk bayar makanan”
Tanpa, bertanya lagi perempuan berkulit manis itu…membuka dompetnya… Baca lebih lanjut

Terdengar, suara gamelang


Terdengar, suara gamelang dr radio transistor di kamar mbah…aku, menggerai rambutku, kubiarkan angin malam menyapanya …
“Masih belum tdr …”
“Belum mbah”
“Sdg apa”
“Sedang baca mbah”
“Tidak lelah nduk”
“Ini lo mbah, anak kecil hebat banged, bisa hafal a-quran 30 juz”
“Kamu juga bisa kalau mau”
“Aku,..kan sering lupaan mbah”
“Itu, karena kamu krng berlatih pertajam ingatan nduk…”
“Caranya”
“…smile emotikon..”

Baca lebih lanjut

dan..titik embun pagi itu menggantung di ujung daun.


dan..titik embun pagi itu menggantung di ujung daun..sesaat lagi mentes bersama angin..
“Nduk, kok belum diminum jamunya”
“Belum mbah”
“Ada apa”
“Tidak. Ada”
“Lalu mengapa hanya bermenung saja”
“Mbah, apakah kalau sesuatu itu sudah terjadi, berarti sdh menjadi takdir Gusti Allah untuk aku”
“Itu, krn kamu mengijinkannya terjadi”
“Jadi aku hrs bgaimana”
“Apakah kejadian itu mengganggu kejernihan bathinmu”
..oh..mbah.. Baca lebih lanjut